Dapat Kursi Roda Khusus, Kembar Siam Asal Garut Ini Tersenyum Bahagia

Kompas.com - 24/11/2021, 12:08 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - 'Bahagia itu sederhana', ungkapan ini bisa menggambarkan perasaan gadis cilik kembar siam asal Garut, Ai Putri Dewi Ningsih dan Ai Putri Anugrah.

Pasalanya wajah mereka terlihat tersenyum bahagia saat menerima bantuan berupa kursi roda khusus dari tim kemanusiaan bentukan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, Jabar Quick Response (JQR).

Untuk diketahui, kursi roda khusus itu merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh JQR bersama dengan Rumah Yatim.

Meski harus menempuh perjalanan jauh dari kediamannya di Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Putri dan Dewi tampak bersemangat datang ke Kota Bandung untuk menjemput kursi roda didampingi relawan JQR dan keluarganya.

Baca juga: Arka dan Arya, Anak Buruh Bangunan yang Terlahir Kembar Siam

Saat menggunakan kursi roda tersebut, kedua gadis itu tampak nyaman duduk dan bergerak ke sana ke mari. Padahal sebelumnya mereka tak bisa bebas bergerak karena menggunakan kursi roda biasa.

Perlu diketahui, Putri dan Dewi merupakan anak kembar siam satu-satunya di Indonesia yang secara medis dinilai bisa bertahan hidup dengan kondisi yang sehat.

Pada Jumat (29/10/2021), mereka baru saja merayakan ulang tahunnya yang kedelapan. Pada usia ini, mereka berharap agar tidak lagi merepotkan sang ayah.

“Sekarang aku cuma mau nggak ngerepotin ayah lagi. Kasian ayah nggak kerja, nggak punya uang buat ngurusin kami” ujar Dewi beberapa waktu lalu, seperti dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Anggarkan Bantuan Rp 300.000 Per Bulan untuk 10.339 Yatim Piatu akibat Covid-19

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum (Ketum) JQR Bambang Trenggono mengatakan, pihaknya sudah tiga kali memberikan bantuan kursi roda.

Akan tetapi, kata dia, Putri dan Dewi memang mendapat perhatian besar setelah bertemu secara virtual dengan Gubernur Jabar yang akrab disapa Kang Emil itu.

"Kami berikan tiga kursi roda. Satu untuk di dalam rumah, satu untuk di luar dan satu lagi untuk latihan keseimbangan berjalan,” ujar Bambang.

Sementara itu, ayah dari gadis kembar siam Irwan (42) menjelaskan, bahwasanya hingga saat ini kondisi kesehatan Putri dan Dewi cukup baik. Hanya saja kedua putrinya masih kesulitan untuk menyeimbangkan diri.

Baca juga: Kadisdik Jabar Pastikan Kembar Siam di Garut Bisa Masuk Sekolah Negeri

“Kondisi kesehatan Putri dan Dewi baik untuk sekarang ini. Kalaupun ada masalah, saya langsung konsultasi juga dengan pihak pusat kesehatan masyarakat (puskesmas),” katanya.

Dalam kesempatan itu, tak lupa Irwan mengucapkan banyak terima kasih kepada JQR dan Rumah Yatim yang telah memberikan bantuan dan perhatian kepada putri kembarnya.

 

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com