Dukung Ajang MotoGP 2022, Jabar Gandeng NTB Ciptakan Produk Kreatif

Kompas.com - 21/11/2021, 13:48 WIB
ADW

Penulis

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Ridwal Kamil mengatakan, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar menjalin komitmen kerja sama dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat ( NTB).

Salah satu komitmennya adalah Jabar akan menyumbangkan konsep atau gagasan produk-produk kreatif terkait penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada Maret 2022. Para inovator Jabar pun telah menyatakan komitmennya.

Nantinya, pembuatan dan pemasaran berbagai produk tersebut akan dilakukan oleh masyarakat NTB.

"Produk-produk MotoGP dikerjakan oleh masyarakat NTB, tapi kerja sama kreatif atau gagasannya dari anak-anak Jabar. Kami ingin saling mengisi. Salah satu komitmen Jabar di NTB adalah membantu pengembangan ekonomi kreatif," kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

Baca juga: Saat Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil Nonton WSBK Mandalika…

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara Dialog Kebangsaan: Peran Kepemimpinan Dalam Membangun Keunggulan Daerah, di Hotel Jayakarta, Lombok Barat, Jumat (19/11/2021).

Kang Emil mengatakan, Jabar dikenal memiliki banyak komunitas kreatif. Melalui ide kreatif tersebut mereka mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Karenanya, diharapkan melalui kerja sama itu perekonomian masyarakat NTB pun turut meningkat.

"Orang Jabar kreativitasnya sudah tidak diragukan lagi, maka kami ingin berbagi dengan masyarakat NTB," kata Kang Emil.

Lebih lanjut, Kang Emil menuturkan bahwa komitmen kerja sama tersebut merupakan wujud kekompakan dari para pimpinan daerah. Menurutnya, kepala daerah yang rajin menghasilkan gagasan besar akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Karena kalau kepala daerahnya kompak masyarakatnya akan sejahtera juga," ucapnya dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (21/11/2021).

Baca juga: Nonton WSBK, Ridwan Kamil Bagikan Tiket Gratis untuk Warga

Seperti diketahui, gelaran World Superbike 2021 dan MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika menjadi peluang besar yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Ajang internasional tersebut memberi semangat baru untuk terus memproduksi berbagai produk lokal yang dapat dinikmati oleh para wisatawan.

"The power of sport tourism sangat luar biasa karena orang mau mengeluarkan uang lebih banyak. Ini baru urusan motor, belum yang lain," ujar Kang Emil.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com