Tingkatkan Pelayanan Publik, BKD Jabar Hadirkan Jabar SMART Birokrasi untuk Pacu Performa ASN

Kompas.com - 11/11/2021, 12:35 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com – Kepala Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) Jawa Barat ( Jabar) Yerry mengatakan, Jabar SMART Birokrasi hadir untuk membantu kinerja aparatur sipil negara ( ASN) dan meningkatkan atau memacu performanya sebagai pelayan publik.

“Dengan ASN dapat fokus berkinerja terbaik, maka masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang optimal dari ASN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar,” ucap Yerry dikutip dari Podcast ASN Jabar Ikut Biacara (AJIB) episode 28, Kamis (11/10/2021).

Pernyataan tersebut Yerry sampaikan menyusul peluncurkan “Jabar SMART Birokrasi” oleh BKD Jabar.

Ia mengatakan, ASN Jabar akan terbantu karena tujuh aplikasi layanan kepegawaian dalam Jabar SMART Birokrasi telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Aparatur Pemprov Jawa Barat (SIAp Jabar) dan Sistem Tanda Tangan Elektronik (TTE) Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE)

Adapun tujuh aplikasi dalam Jabar SMART Birokrasi, yakni e-Cuti untuk pengelolaan cuti PNS (1), e-Fungsional untuk pengajuan kompetensi dan pengangkatan Jabatan Fungsional (2), e-Kartu untuk fasilitasi penerbitan Kartu Istri , Kartu Suami, Kartu Pegawai dan Kartu Taspen (3).

Baca juga: Dukung Kompetisi Inovasi Jabar, Wagub Uu Harap Lahir Inovator Baru Bangun Jabar

Kemudian, e-KGB untuk proses kenaikan gaji berkala (4), e-Mutasi untuk manajemen dan pengajuan perpindahan PNS antarperangkat daerah (5), e-Pangkat untuk pengelolaan kenaikan pangkat PNS dari pengusulan sampai cetak SK (6), dan (e-Pensiun untuk pengajuan pensiun dari pengusulan sampai cetak SK Pensiun (7).

Yerry menuturkan, selain tujuh aplikasi tersebut, BKD Jabar juga mengembangkan fitur Executive Dashboard Kepegawaian yang berfungsi untuk memantau sejumlah aspek.

Salah satunya adalah aspek kompetensi dan pencapaian kinerja pegawai sehingga manajemen ASN Pemprov Jabar dilakukan secara akurat dan berbasis data.

“Pimpinan bisa mendapatkan informasi tentang aspek-aspek apa sajakah yang harus diusahakan untuk ditingkatkan di instansi masing-masing dalam rangka mencapai ASN Jabar yang profesional, andal, dan memberikan layanan prima kepada masyarakat,” tuturnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Yerry mengatakan, aplikasi-aplikasi hasil inovasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jabar untuk mengakses layanan kepegawaian yang dibutuhkannya.

Baca juga: Siap-siap, Jabar Dilirik Pengembang Monorail asal London

Adapun aplikasi Layanan tersebut dapat diakses melalui aplikasi SIAp Jabar dengan sistem Single Sign On (SSO).

"Jadi pegawai cukup masuk ke aplikasi SIAp Jabar, maka secara otomatis pegawai sudah dapat mengakses seluruh aplikasi Layanan Kepegawaian tersebut melalui Aplikasi SIAp Jabar,” jelasnya.

"Pengembangan aplikasi-aplikasi ini sudah dilakukan secara bertahap sejak Juni 2020 dan terus di sempurnakan. Pada 2021, dilakukan serangkaian uji coba untuk penyempurnaan aplikasi dan integrasi dengan sistem TTE BSRE sehingga proses layanan online di aplikasi bisa berjalan semakin efektif, efisien, dan aman,” imbuhnya.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com