Peringkat Kedua Perolehan Medali Peparnas, Jabar Didukung Warganya di Papua

Kompas.com - 08/11/2021, 11:13 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ketua Kontingen Jawa Barat ( Jabar) Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 Dedi Supandi mengajak berbagai elemen terus mendukung para atlet Peparnas Jabar di Papua.

Dedi bahkan sudah berkoordinasi dengan warga Jabar yang kini tinggal di Papua untuk membantu aspek transportasi bagi para atlet.

"Terkadang jadwal atlet bertanding ini tidak sesuai dengan rencana, sehingga agar tidak ada kendala kami harus menyiapkan kendaraan di luar yang disiapkan panitia untuk mengantarkan atlet ke venue atau tempat lain," katanya, Minggu (7/11/2021).

Selain itu, ikatan warga Jabar di Papua juga mendukung dalam hal penyiapan konsumsi untuk kontingen Peparnas Jabar untuk memastikan para atlet mendapatkan asupan bergizi menjelang pertandingan.

"Terutama untuk makan malam ya. Karena makanan yang disediakan biasa dimasak saat siang maka kami berinisiatif menyiapkan dapur umum untuk para atlet,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Jabar Bidik Juara Umum dan 130 Emas di Peparnas XIV Papua 2021

Menurut Dedi, hal tersebut untuk mengantisipasi dan memastikan atlet Jabar dalam kondisi fit jelang pertandingan.

Kontingen Jabar tempel ketat Papua

Adapun, Jabar saat ini menempel ketat Papua di peringkat dua di perolehan sementara medali Peparnas XVI Papua Tahun 2021.

Dilansir situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Minggu (7/11/2021), Jabar sudah meraih 8 emas, 7 perak, dan 3 perunggu.

Di peringkat pertama, tuan rumah Papua memperoleh 8 emas, 7 perak, dan 5 perunggu.

Untuk diketahui, seluruh emas yang diraih Jabar tersebut berasal dari cabang olahraga (cabor) atletik.

Baca juga: 3 Hari Sekali Atlet Peparnas Papua Wajib Ikut Tes Cepat Covid-19

Emas pertama Jabar di Peparnas Papua 2021 dipersembahkan Bayu Mas Ari setelah mencapai garis finis pertama dalam kelas T+54 (Rungu Wicara) di nomor 1.500 meter pada Sabtu (06/11/2021).

Manajer Atletik Kontingen Peparnas Jabar Seni Aprilianty mengatakan, raihan tersebut merupakan langkah awal yang baik untuk kembali mendulang emas di Peparnas XVI Tahun 2021.

“Delapan emas yang kami raih hari ini awal yang baik untuk meraih emas di hari berikutnya. Total emas di cabor atletik yang diperebutkan sebanyak 203 keping,” kata Seni.

Kontingen Peparnas XVI Jabar terdiri dari 430 orang, yakni 235 atlet, 90 orang pelatih, 12 manajer. Sisanya adalah tim kesehatan, ofisial, mekanik, dan terapis, serta tim pendukung lainnya.

Baca juga: Peparnas XVI Papua, Asa Indonesia Kandas oleh Brisbane, tapi...

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com