Produk Jabar Hadir di Expo Dubai, Atalia: Kualitas Produk Kami Bersaing di Kancah Internasional

Kompas.com - 29/10/2021, 17:09 WIB
Alifia Nuralita Rezqiana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat ( Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil optimis, berbagai produk asal Jabar dapat bersaing di pasar global.

“Jawa Barat memiliki potensi yang sangat besar, di mana kualitas produk-produk kami dapat bersaing di kancah internasional,” ujarnya dalam acara forum bisnis bertajuk “West Jawa Talkshow” di pameran internasional Expo 2020 Dubai, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Rabu (27/10/2021).

Sebagai informasi, forum bisnis tersebut diadakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar pada hari keikutsertaannya di Paviliun Indonesia Expo 2020 Dubai.

Paviliun Indonesia mulai dibuka 1 Oktober 2021 sampai 31 Maret 2022 dengan mengangkat tema “Creating the Future from Indonesia to the World”.

Baca juga: Ikut Expo 2020 Dubai, Kemenperin:Pemerintah Dukung Sektor Manufaktur Terapkan Industri 4.0

Atalia mengatakan, Expo 2020 Dubai menjadi tempat strategis agar industri jabar dikenal pasar internasional.

“Expo 2020 Dubai merupakan tempat yang strategis dan kami akan terus mendorong dikenalnya produk-produk asal Jawa Barat ke pasar global," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (29/10/2021).

Sementara itu, melalui Paviliun Indonesia, Pemprov Jabar memamerkan potensi perdagangan, peluang investasi, dan aneka produk fesyen.

Menariknya, produk fesyen dari Jabar mendapat atensi tinggi dari para pengunjung Expo 2020 Dubai selama tujuh hari dipamerkan. Tak sedikit pengunjung yang mencoba produk fesyen dari Jabar.

Baca juga: Alat Deteksi Covid-19 Buatan Unpad Ditawarkan di Dubai Expo 2021

Berbagai produk fesyen dari Jabar yang dipamerkan termasuk batik Jabar yang terdiri dari motif mega mendung, Garutan, Cianjur, dan Tasik, kemudian fesyen kekinian seperti jaket berbahan jeans dan sepatu kulit ramah lingkungan.

Selain fesyen, para pengunjung Expo 2020 Dubai juga tertarik dengan produk dekorasi rumah asal Jabar, seperit wayang dan tempat makan yang terbuat dari bambu.

Atalia mengatakan, perkembangan industri fesyen di Jabar tidak lepas dari pesatnya perkembangan industri kreatif di tengah masyarakat.

Ia melanjutkan, Jabar tidak pernah berhenti memproduksi produk kerajinan dekorasi rumah dan fesyen yang kerap menjadi trendsetter di kalangan anak muda.

Baca juga: Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Atalia menyampaikan, Jabar yang memiliki populasi sejumlah hampir 50 juta jiwa memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Bahkan, Jabar menjadi salah satu daerah percontohan industri kreatif di tanah air.

Tidak hanya produk kerajinan dan fesyen saja, Jabar juga memamerkan potensi wisatanya, seperti wisata Tangkuban Perahu dan wisata Sawah Berundak di Majalengka.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com