Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Kompas.com - 27/10/2021, 17:58 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Ridwan Kamil berencana mempromosikan berbagai produk unggulan di wilayahnya dalam gelaran pameran dagang dan investasi Dubai Expo 2021 pada Selasa (2/10/2021) hingga Maret 2022.

Promosi tersebut dilakukan sebagai upaya membidik peluang pasar ekspor yang lebih luas dan pengembangan industri halal.

"Di ajang Dubai Expo 2021, kami akan promosikan produk-produk unggulan, mulai dari fashion, kriya, produk agrobisnis seperti teh dan kopi, hingga pariwisata dan kebudayaan," kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (27/10/2021).

Tak hanya itu, kata dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar juga akan mempromosikan produk kecantikan dan kesehatan, fashion daur ulang, makanan kemasan, serta produk halal.

Baca juga: Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Produk-produk unggulan Jabar akan dihadirkan di Rolling Exhibition Paviliun Indonesia yang menempati lahan seluas 1.860 meter persegi (m2) dan luas bangunan sekitar 3.000 m2.

Perlu diketahui, Paviliun Indonesia terdiri dari tiga lantai dan terletak di zona Opportunity District dengan konsep Indonesia Emas 2045.

Lebih lanjut, Kang Emil mengaku, dirinya akan menghadiri ajang pameran tersebut. Lewat partisipasi ini, dia berharap akan lebih banyak investasi penunjang produk dagang di Jabar.

“Oleh karena itu, kami akan menghadirkan berbagai produk dan tawaran investasi yang berasal dari Pemprov Jabar, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar, ada juga partisipasi dari beberapa kabupaten dan kota di Dubai Expo,” katanya.

Baca juga: Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Promosikan produk Jabar ke Timur Tengah

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar Moh Arifin Soedjayana mengatakan, Dubai Expo 2021 adalah ajang yang tepat untuk mempromosikan dan membidik peluang ekspor ke Timur Tengah, khususnya ke wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Sebab, kata dia, hasil data periode Januari hingga Juli 2021 menunjukan bahwa ekspor Jabar ke UEA mengalami kenaikan yang signifikan.

”Angkanya naik 40,1 persen dibanding periode yang sama 2020 lalu. Artinya, kondisi perdagangan Jabar ke Uni Emirat Arab pulih selama masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Arifin.

Tak hanya itu, ia juga mencatat kinerja ekspor nonmigas pada Agustus 2021 yang mengalami peningkatan sebesar 37.54 persen jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2020.

Baca juga: Ridwan Kamil: Proyek Investasi Jabar Selatan Diperkirakan Rp 7,9 Triliun

Selain ekspor, Arifin mengatakan, Jabar juga bisa menjadi destinasi investasi industri halal.

Menurutnya Jabar mampu menjadi provinsi yang progresif dalam perkembangan industri halal. Hal ini didukung dengan adanya 6.000 industri kecil menengah (IKM) yang berhasil mengantongi sertifikasi halal pada 2019.

Selain itu, Provinsi Jabar telah memiliki beberapa lembaga pelatihan terakreditasi sebagai penyelenggara pelatihan industri halal.

Di sisi lain, peluang investor dari UEA untuk masuk ke Jabar juga terbuka karena pemerintah pusat sudah menetapkan pengembangan kawasan industri halal.

“Prospek industri halal di Jabar sangat tinggi, karena itu tepat jika ditawarkan di Dubai Expo,” kata Arifin.

Baca juga: Tingkatkan Industri Halal, Surveyor Indonesia Gandeng MUI

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com