Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Kompas.com - 21/10/2021, 21:17 WIB
A P Sari

Penulis

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyosialisasikan Perpres dan Perda tentang Pesantren jelang Hari Santi Nasional di Pendopo Bupati Cianjur, Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis (21/10/2021).DOK. Humas Pemprov Jabar Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyosialisasikan Perpres dan Perda tentang Pesantren jelang Hari Santi Nasional di Pendopo Bupati Cianjur, Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis (21/10/2021).

KOMPAS.com – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh setiap 22 Oktober, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menyatakan kesiapan pihaknya untuk membina pondok pesantren ( ponpes).

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar siap membina ponpes sesuai Peraturan Presiden (Perpres) dan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pesantren,” ungkap Uu, dikutip dari keterangan pers resminya, Kamis (21/10/2021).

Hal tersebut disampaikan Uu dalam sosialisasi Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren dan Perda Provinsi Jabar Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, di Pendopo Bupati Cianjur, Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis.

Ia menuturkan, ada tiga fokus bantuan untuk ponpes sesuai Perda Pesantren, yakni hak menerima anggaran, hak mendapatkan pembinaan, serta hak menerima pemberdayaan dari pemerintah.

Baca juga: Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Terkait pembinaan, kata Uu, bidang pendidikan dan kurikulum menjadi prioritas utama. Pemprov Jabar nantinya akan menyiapkan ini bagi ponpes yang membutuhkan.

"Untuk pembinaan tidak termasuk pembinaan bidang pendidikan dan kurikulum, karena setiap ponpes sudah punya kurikulum dan silabus masing-masing. Ini biasanya berdasarkan almamaternya. Tapi pemerintah menyediakan kalau ponpes ingin penyuluhan pendidikan dan kurikulum," kata dia.

Meski demikian, menurut Uu, masih ada pimpinan ponpes yang menganggap hubungan dengan pemerintah sebagai hal yang tabu.

Menanggapi hal itu, Uu pun memastikan akan menghargai keputusan setiap pimpinan ponpes dan tidak akan memaksa mereka untuk mengikuti program bantuan Perpres dan Perda Pesantren.

Baca juga: Dukung Kompetisi Inovasi Jabar, Wagub Uu Harap Lahir Inovator Baru Bangun Jabar

"Hari ini banyak pimpinan ponpes yang tidak mau, menganggap tabu, dan seolah-olah mengharamkan untuk datang ke pihak pemerintah, padahal ada peluang bantuan," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan memang diperuntukkan untuk ponpes yang bersedia menerima.

"Tetapi kami tidak memaksa. Kalau mereka memang tidak mau anggaran dari pemerintah, ya tidak apa-apa. Kami sebagai politisi dan pemerintah sudah membuat legalitas, sehingga nanti bisa terus melakukan pembangunan di ponpes lewat Perpres dan Perda Pesantren," paparnya.

Lebih lanjut, Uu menjelaskan, guna menghindari penyelewengan dana pesantren, pihaknya akan melakukan penyerahan bantuan dalam bentuk fisik.

Sebab, sebut dia, kurang mampunya ponpes mengelola administrasi dapat berisiko terhadap temuan pada laporan keuangan.

Baca juga: Lewat 5 Prioritas Pembangunan Ini, Wagub Uu Paparkan Cara Dongkrak Perekonomian Jabar Selatan

"Bantuan dari pemerintah kepada ponpes sifatnya hibah dan bantuan sosial (bansos). Di situ ada kelemahan di pihak ponpes dalam hal administrasi. Terkadang yang digunakan secara maksimal untuk keperluan tetapi administrasi tidak beres, akan terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan.”

"Tapi kalau yang diserahkan bantuannya tidak dalam bentuk uang, pesantren hanya menerima manfaat dalam bentuk bangunan dan yang lainnya, itu bisa mengantisipasi adanya penyelewengan dana," katanya.

Sebagai informasi, HSN diperingati secara nasional sejak 2015 melalui Keputusan Presiden Nomor 22 tahun 2015 tentang Hari Santri.

Penetapan itu merujuk pada peristiwa Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 ketika banyak santri dan ulama ponpes berjuang membela Tanah Air dari ancaman penjajah.

Baca juga: Jabar Bebas dari Zona Merah dan Oranye Covid-19, Wagub Uu: Kabar Gembira

Terkini Lainnya
Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN
Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN
jawa barat
Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Sukses Digelar, Kang Emil: Pecah Rekor Semuanya, Luar Biasa
Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Sukses Digelar, Kang Emil: Pecah Rekor Semuanya, Luar Biasa
jawa barat
Strategi Pemprov Jabar Kembangkan Desa Wisata, Rekrut 1.000 Kreator Konten hingga Latih 18 Desa
Strategi Pemprov Jabar Kembangkan Desa Wisata, Rekrut 1.000 Kreator Konten hingga Latih 18 Desa
jawa barat
Jadi Sekda Provinsi dengan Kepemimpinan Digital Terbaik, Sekdaprov Jabar: Ini Jerih Payah Seluruh Perangkat Daerah
Jadi Sekda Provinsi dengan Kepemimpinan Digital Terbaik, Sekdaprov Jabar: Ini Jerih Payah Seluruh Perangkat Daerah
jawa barat
Konsorsium Jepang Bakal Garap Proyek TPPAS Legok Nangka
Konsorsium Jepang Bakal Garap Proyek TPPAS Legok Nangka
jawa barat
Program Desa Digital dan Startup eFishery Ubah Cara Pandang Masyarakat tentang Teknologi Digital
Program Desa Digital dan Startup eFishery Ubah Cara Pandang Masyarakat tentang Teknologi Digital
jawa barat
Di Era Ridwan Kamil, Transaksi Digitalisasi Pajak Jabar Capai Hampir Rp 700 Miliar pada 2022
Di Era Ridwan Kamil, Transaksi Digitalisasi Pajak Jabar Capai Hampir Rp 700 Miliar pada 2022
jawa barat
Jabar Buka Program Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor, Cek Ketentuannya
Jabar Buka Program Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor, Cek Ketentuannya
jawa barat
JQR Bangun Jembatan Baru di Pelosok Garut Selatan, Warga Tak Perlu Lagi Seberangi Jembatan Reyot
JQR Bangun Jembatan Baru di Pelosok Garut Selatan, Warga Tak Perlu Lagi Seberangi Jembatan Reyot
jawa barat
Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan Pimpinan Pesantren Al-Zaytun
Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan Pimpinan Pesantren Al-Zaytun
jawa barat
Hadiri PKN ll Angkatan XXVII: Wagub Uu: Kalau Kita Diam Tidak Tambah Ilmu, Kita Ketinggalan
Hadiri PKN ll Angkatan XXVII: Wagub Uu: Kalau Kita Diam Tidak Tambah Ilmu, Kita Ketinggalan
jawa barat
Hadapi Ancaman Kekeringan, Dinas Sumber Daya Air Jabar Prioritaskan Antisipasi Gagal Panen
Hadapi Ancaman Kekeringan, Dinas Sumber Daya Air Jabar Prioritaskan Antisipasi Gagal Panen
jawa barat
Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Berinovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan 50 Juta Masyarakat Jabar
Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Berinovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan 50 Juta Masyarakat Jabar
jawa barat
HealthHeroes Nutrihunt, Aplikasi Baru yang Bantu Pindai Kandungan Nutrisi Makanan
HealthHeroes Nutrihunt, Aplikasi Baru yang Bantu Pindai Kandungan Nutrisi Makanan
jawa barat
Lewat Kredit BJB Mesra, Kang Emil Bantu Tingkatkan Perekonomian 15.000 Orang di Jabar
Lewat Kredit BJB Mesra, Kang Emil Bantu Tingkatkan Perekonomian 15.000 Orang di Jabar
jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke