Selama PPKM Darurat, Kang Emil Minta RT di Zona Merah Punya Pelacak Kasus Covid-19

Kompas.com - 01/07/2021, 17:36 WIB
A P Sari,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat memberikan keterangan dalam konferensi pers lewat video (daring) dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (30/6/2021).DOK. Humas Pemprov Jabar Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat memberikan keterangan dalam konferensi pers lewat video (daring) dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (30/6/2021).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan, setiap rukun tetangga (RT) berstatus zona merah atau risiko tinggi diwajibkan memiliki satu orang untuk melakukan tracing.

Hal tersebut harus dilakukan saat pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berlangsung, pada Jumat (2/7/2021) hingga Selasa (20/7/2021)

“Rencananya akan ada 700 RT di Jabar yang dianalisis, apakah efektif menahan penularan Covid-19. Setiap RT juga wajib memberi satu nama pelacak Covid-19,” jelasnya dalam keterangan tertulis resmi, Kamis (1/7/2021).

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu melanjutkan, para pelacak di setiap RT itu nantinya akan diberi pelatihan agar bisa berkoordinasi cepat dengan pihak di daerah terkait kasus Covid-19 baru yang muncul.

Baca juga: Ridwan Kamil: Mohon Maaf Seluruh Warga Jabar...

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) saat ini tengah berupaya menyiapkan ruang isolasi terpusat di desa dan kelurahan.

Hal tersebut dilakukan agar pemberlakuan PPKM darurat pada Jumat (2/7/2021) nanti bisa berjalan optimal.

Pemprov Jabar saat ini juga tengah fokus memperkuat pusat isolasi nonrumah sakit. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pasien tanpa gejala dan pasien dengan gejala ringan.

Ia menuturkan, pihaknya juga tengah memperkuat berbagai pusat pemulihan untuk pasien Covid-19 yang sudah mendapatkan penanganan dan perawatan di rumah sakit.

“Pusat-pusat pemulihan itu bisa menekan tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar. Kami juga sedang menurunkan bed occupancy rate (BOR) dengan memperbanyak ruang isolasi di desa,” katanya.

Baca juga: Ridwan Kamil: Varian Delta Banyak Serang Anak Muda, tapi Tingkat Kematian Rendah jika Taat Prokes

Sebagai informasi, rangkaian pernyataan tersebut disampaikan Kang Emil dalam jumpa pers secara daring di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (30/6/2021).

Kepada awak media, Kang Emil menjelaskan, pihaknya sudah menambah sekitar 2.000 tempat tidur. Penambahan kapasitas akan dilakukan sampai 60 persen dari total rumah sakit di Jabar yang saat ini berjumlah 54.000.

“Kita ada total 54.000 tempat tidur di seluruh rumah sakit di Jabar. Saat ini yang digunakan untuk Covid-19 ada 14.000 dan strateginya akan dinaikkan hingga maksimal 60 persen atau 16.000,” paparnya.

Orang nomor satu di Jabar itu bahkan sempat pergi ke Rumah Sakit Borromeus yang disebut telah mengonversikan keterisian tempat tidur umum untuk dijadikan tempat tidur pasien Covid-19.

Baca juga: Jabar Bersiap Lockdown 700-an RT di 11 Zona Merah, Ridwan Kamil: Anggarannya Sekitar Rp 2,8 M Per Hari

“Kami akan terus berkoordinasi dengan bupati atau wali kota di Jabar terkait PPKM darurat. Besok akan saya sosialisasikan dulu kepada 11 zona merah. Setelah itu, akan kami rapatkan secara detail eksekusinya kepada para pimpinan daerah,” ujar dia.

Terkini Lainnya
Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN
Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN
jawa barat
Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Sukses Digelar, Kang Emil: Pecah Rekor Semuanya, Luar Biasa
Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Sukses Digelar, Kang Emil: Pecah Rekor Semuanya, Luar Biasa
jawa barat
Strategi Pemprov Jabar Kembangkan Desa Wisata, Rekrut 1.000 Kreator Konten hingga Latih 18 Desa
Strategi Pemprov Jabar Kembangkan Desa Wisata, Rekrut 1.000 Kreator Konten hingga Latih 18 Desa
jawa barat
Jadi Sekda Provinsi dengan Kepemimpinan Digital Terbaik, Sekdaprov Jabar: Ini Jerih Payah Seluruh Perangkat Daerah
Jadi Sekda Provinsi dengan Kepemimpinan Digital Terbaik, Sekdaprov Jabar: Ini Jerih Payah Seluruh Perangkat Daerah
jawa barat
Konsorsium Jepang Bakal Garap Proyek TPPAS Legok Nangka
Konsorsium Jepang Bakal Garap Proyek TPPAS Legok Nangka
jawa barat
Program Desa Digital dan Startup eFishery Ubah Cara Pandang Masyarakat tentang Teknologi Digital
Program Desa Digital dan Startup eFishery Ubah Cara Pandang Masyarakat tentang Teknologi Digital
jawa barat
Di Era Ridwan Kamil, Transaksi Digitalisasi Pajak Jabar Capai Hampir Rp 700 Miliar pada 2022
Di Era Ridwan Kamil, Transaksi Digitalisasi Pajak Jabar Capai Hampir Rp 700 Miliar pada 2022
jawa barat
Jabar Buka Program Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor, Cek Ketentuannya
Jabar Buka Program Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor, Cek Ketentuannya
jawa barat
JQR Bangun Jembatan Baru di Pelosok Garut Selatan, Warga Tak Perlu Lagi Seberangi Jembatan Reyot
JQR Bangun Jembatan Baru di Pelosok Garut Selatan, Warga Tak Perlu Lagi Seberangi Jembatan Reyot
jawa barat
Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan Pimpinan Pesantren Al-Zaytun
Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan Pimpinan Pesantren Al-Zaytun
jawa barat
Hadiri PKN ll Angkatan XXVII: Wagub Uu: Kalau Kita Diam Tidak Tambah Ilmu, Kita Ketinggalan
Hadiri PKN ll Angkatan XXVII: Wagub Uu: Kalau Kita Diam Tidak Tambah Ilmu, Kita Ketinggalan
jawa barat
Hadapi Ancaman Kekeringan, Dinas Sumber Daya Air Jabar Prioritaskan Antisipasi Gagal Panen
Hadapi Ancaman Kekeringan, Dinas Sumber Daya Air Jabar Prioritaskan Antisipasi Gagal Panen
jawa barat
Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Berinovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan 50 Juta Masyarakat Jabar
Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Berinovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan 50 Juta Masyarakat Jabar
jawa barat
HealthHeroes Nutrihunt, Aplikasi Baru yang Bantu Pindai Kandungan Nutrisi Makanan
HealthHeroes Nutrihunt, Aplikasi Baru yang Bantu Pindai Kandungan Nutrisi Makanan
jawa barat
Lewat Kredit BJB Mesra, Kang Emil Bantu Tingkatkan Perekonomian 15.000 Orang di Jabar
Lewat Kredit BJB Mesra, Kang Emil Bantu Tingkatkan Perekonomian 15.000 Orang di Jabar
jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke