BI Harapkan PKJB dan KKJB Munculkan UMKM Berkelas Internasional

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Senin, 5 April 2021
Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) dan Karya Kreatif Jawa Barat (KKJB) di Trans Studio Mall (TSM), Kota Bandung, Minggu (4/4/2021).
DOK. Humas Pemprov Jabar Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) dan Karya Kreatif Jawa Barat (KKJB) di Trans Studio Mall (TSM), Kota Bandung, Minggu (4/4/2021).

KOMPAS.com – Deputi Direktur Analis Eksekutif Divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan Bank Indonesia (BI) Gentur Wibisono berharap gelaran dalam Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) dan Karya Kreatif Jawa Barat (KKJB) dapat melahirkan usaha mikro kecil menengah ( UMKM) berkelas internasional.

Sebab, animo masyarakat membeli produk UMKM di Jabar sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya produk UMKM yang terjual dalam gelaran PKJB dan KKJB di Trans Studio Mall (TSM), Kota Bandung, Minggu (4/4/2021).

“Target dari PKJB dan KKJB adalah memunculkan para UMKM berkelas internasional. Mereka telah terkurasi dengan baik oleh teman-teman BI dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (5/4/2021).

Gentur mengatakan, kurasi tersebut juga dilakukan di bawah arahan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Kepala Perwakilan Jawa Barat Bapak Herawanto.

Baca juga: Pulihkan Ekonomi Nasional, Pemprov Jabar Adakan Gernas BBI 2021 untuk UMKM

“Semua kita dedikasikan agar “UMKM Jawa Barat Paten dan UMKM Jabar Juara,” terang Gentur.

Menjawab harapan tersebut, pelaksanaan PKJB dan KKJB ini pun mendapatkan apresiasi dari para pelaku UMKM dan pemangku kepentingan terkait.

Perwakilan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon Heri Rinaldi mengatakan, Batik Cirebon jadi salah satu produk yang paling banyak dicari warga dalam PKJB dan KKJB 2021.

“Ada yang suka batik pewarna alami, batik kontemporer, dan batik cirebonan, alhamdulillah motif keratonan kita habis. Yang batik pewarna alami juga sudah banyak peminatnya,” katanya.

Heri menilai, PKJB dan KKJB menjadi ruang bagi UMKM Jabar, khususnya Kota Cirebon, untuk mempromosikan produknya. Dengan begitu, produk UMKM dapat dikenal masyarakat meski dalam situasi pandemi.

Hal senada dikatakan pemilik brand TYU, Zara. Menurutnya, kedua gelaran tersebut menjadi momentum pelaku UMKM untuk memperluas pasar.

Baca juga: Produk UMKM Jabar Bisa Naik Kelas Masuk Hotel Berbintang, Begini Caranya

Terlebih, produk yang ditawarkan TYU, yakni buah kering atau dried fruit masih belum familiar.

“Saya berharap, semoga orang-orang bisa lebih kenal dengan TYU karena ini merupakan brand baru. Kami sangat berharap brand awareness dari masyarakat," harapnya.

Zara pun berharap PKJB dan KKJB bisa menjadi bagian dari branding TYU agar masyarakat lebih mengenal produknya, yakni buah kering tanpa gula dan tanpa pengawet.

Adapun, acara PKJB dan KKJB 2021 digelar untuk mendukung Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Kedua acara itu mengusung tema “Sinergi Mengembangkan Kreativitas Menuju UKM Jabar Teratas” dengan tagar #UKMJabarPaten.

Dalam rangkaian acara tersebut, ditampilkan berbagai produk kriya, kain, kuliner, kopi dan industri kreatif mitra BI Jawa Barat dan Dekranasda Jawa Barat.

Baca juga: Gernas BBI, BCA Beri Fasilitas Pembiayaan dan Pendampingan kepada UMKM

Selain itu, akan ditampilkan pula pemutaran video pariwisata, tarian, fashion show, talkshow akses pembiayaan dan business matching, serta berbagai penampilan hiburan menarik lainnya untuk mempromosikan UMKM dan pariwisata di Jawa Barat secara nasional.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silahkan Berekspresi di Sini
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silahkan Berekspresi di Sini
jawa barat
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran
jawa barat
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”
jawa barat
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar
jawa barat
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah
jawa barat
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah
jawa barat
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus
jawa barat
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan
jawa barat
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa
jawa barat
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda
jawa barat
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa
jawa barat
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan
jawa barat
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang
jawa barat
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret
jawa barat
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan
jawa barat