Keterlibatan Semua Pihak Dalam Gerakan Nasi Bungkus Diapresiasi Atalia Kamil

Kompas.com - 28/04/2020, 19:03 WIB
Maria Arimbi Haryas Prabawanti,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( TP PKK) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil mengapresiasi semua pihak yang terlibat dan mendukung Gerakan Nasi Bungkus ( Gasibu).

Hal tersebut Atalia sampaikan saat meninjau dapur umum Gasibu TP PKK Desa Ciwaruga di Kabupaten Bandung Barat, Senin (27/4/2020), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Di kesempatan itu Atalya juga mengucapkan terima kasih kepada camat, kepala desa (Kades), dan semua jajaran TP PKK yang turut bergerak, sehingga Gasibu berjalan lancar.

Istri Gubernur Jawa Barat ini mengatakan Gasibu merupakan bentuk kolaborasi yang dilakukan oleh ibu-ibu PKK dengan berbagai elemen masyarakat melalui dapur umum yang dibuka di desa atau kelurahan.

Baca juga: Polemik Bansos Pemprov Jabar, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

“Kenapa harus ada dapur umum? Karena dari 8 pintu bantuan, pemerintah belum tentu mampu untuk mencapai semuanya,” kata Atalya.

Menurut Atalia, Gasibu ini diluncurkan dan didukung penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk menangani dampak sosial dan ekonomi akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Atalya berharap program ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan dan tidak ada lagi masyarakat yang kelaparan.

“Mudah-mudahan semua diberikan kesehatan dan juga pelaksanaan,” tambahnya.

Baca juga: Masih Ada Catatan, 5 Kepala Daerah di Jabar Kompak Usul Perpanjangan Masa PSBB

Dapur umum Gasibu di 7 kecamatan

Pada kesempatan tersebut hadur pula Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Barat, Yuyun Umbara. Ia mengatakan saat ini ada tujuh kecamatan yang membuka dapur umum Gasibu di Kabupaten Bandung Barat.

Adapun kecamatan tersebut yakni Kecamatan Parongpong, Cisarua, Lembang, Batujajar, Padalarang, Ngamprah, dan Kecamatan Cipatat.

“Gerakan Gasibu sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat, karena sedikitnya dapat meringankan beban ekonomi masyarakat akibat Covid-19,” kata Yuyun dalam sambutannya.

Yuyun mengatakan Gasibu Desa Ciwaruga telah menyiapkan 500 nasi kotak yang akan disalurkan kepada warga di Desa Ciwaruga dan enam desa yang ada di Kecamatan Parongpong.

Baca juga: Masih Ada Catatan, 5 Kepala Daerah di Jabar Kompak Usul Perpanjangan Masa PSBB

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Cimahi Lucyana Priatna yang juga hadir dalam kunjungan tersebut mengatakan gerakan Gasibu di Kota Cimahi digelar di tiga kecamatan.

“Di dapur umum Kantor Kecamatan Cimahi Selatan sendiri setiap harinya membagikan sebanyak 500 nasi kotak yang disalurkan ke lima kelurahan yang ada di Cimahi Selatan," kata Lucy.

Lucy mengatakan, sasaran Gasibu di Kota Cimahi adalah untuk masyarakat yang kekurangan pangan karena terdampak pandemi Covid-19 ini.

"Gasibu ini direncanakan akan berlangsung selama 14 hari bersamaan dengan PSBB di Kota Cimahi yang dimulai tanggal 22 April sampai 6 Mei 2020," kata Lucy.

Baca juga: Tenaga Medis Jadi Korban Pasien Tak Jujur, Pemprov Jabar: Kami Hanya Bisa Mengimbau Warga

Hadir pula dalam kunjungan Atalia Kamil tersebut adalah  Ketua TP PKK Kota Bandung Siti Muntamah Oded. Ia menuturkan, PKK di Kota Bandung menjadi bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung di divisi pencegahan.

Umi pun memberikan apresiasinya kepada seluruh kader PKK Kota Bandung yang sudah terlibat dalam penanganan dan pencegahan Covid-19, serta mendukung gerakan Gasibu.

Di Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung ada enam kelurahan yang menggelar Gasibu, yaitu Kelurahan Cikutra, Padasuka, Sukapada, Pasirlayung, Sukamaju, dan Kelurahan Cicadas.

Total ada 2.250 nasi kotak yang akan dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 secara langsung ke rumah-rumah warga pada hari ini.

Baca juga: Warga Jabar Terdampak Covid-19 Dapat 9 Jenis Bantuan

Pada kesempatan ini, atas nama TP PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia juga menyerahkan bantuan secara simbolis untuk masing – masing dapur umum.

Adapun penerima bantuan tersebut, yakni TP PKK Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kota Bandung.

Selain itu, Atalia menyerahkan pula bantuan kepada tim Jabar Bergerak untuk disalurkan ke Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kota Bandung.

Atalya pun memberikan bantuan kepada Pendamping Kader Posyandu (PKP) di Kabupaten Bandung Barat, PKP Kota Cimahi, dan PKP Kota Bandung.

Masing-masing bantuan berupa masker kain, sarung tangan, susu, teh, sabun mandi, jamu, kurma, multivitamin dan obat-obatan.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com