Pemerintah Berikan Jabar 21.000 Reagen PCR dari Korsel dan Tiongkok

Maria Arimbi Haryas Prabawanti
Kompas.com - Minggu, 26 April 2020
Pemerintah Berikan Jabar 21.000 Reagen PCR dari Korsel dan TiongkokDok Humas JabarPemerintah Provinsi Jawa Barat menjemput dan mengecek bantuan PCR yang diberikan dari pusat,Sabtu (25/4/2020) malam.


KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat ( Jabar) mendapatkan kuota 21.000 reagen polymerase chain reaction ( PCR) dari pemerintah pusat.

PCR yang didatangkan langsung dari Korea Selatan dan Tiongkok disalurkan melalui Gugus Tugas Covid-19 Nasional kepada pemerintah daerah di Indonesia.

Bantuan berupa alat tes PCR ini nantinya digunakan untuk menambah kapasitas laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) di Jabar.

Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Berli Hamdani mengatakan pihaknya langsung mengambil PCR di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (25/4/2020).

Baca juga: Pemprov Jabar Akan Beli Ventilator Buatan PT DI dan PT Pindad

Hal tersebut dilakukan mengingat saat ini di Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) Labkesda Jabar terjadi peningkatan sampel yang cukup signifikan.

“Terjadi antrian cukup panjang, kami sejak pekan lalu sudah mengirimkan surat permohonan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menambah kapasitas,” ujar Berli.

Berli mengatakan, peningkatan kapasitas dan fasilitas Labkesda dinilai sangat penting karena hasil tes dijadikan salah satu sumber data.

Selanjutnya dari sumber data tersebut, dilakukan diagnostik secara akurat dan tepat untuk menentukan ruang isolasi, tindak lanjut terapi dan penelusuran terkait sebaran Covid-19.

Baca juga: Warga Jabar Terdampak Covid-19 Dapat 9 Jenis Bantuan

Hingga saat ini, Berli memperkirakan total ada 19 laboratorium dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang membutuhkan PCR dan Ribonucleic Acid atau Asam Ribonukleat (RNA) dengan jumlah mencapai 20.000 unit.

“Untuk Labkesda Jabar termasuk Universitas Pajajaran (Unpad) Jatinangor, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dan Politeknik Kesehatan (Poltekes) kebutuhan reagen PCR dan RNA masing - masing 5000 unit,” kata Berli.

Rencananya dua fasilitas tersebut akan disebar ke wilayah Bogor, Subang, Cirebon, Depok dan Bandung Barat.

Total sudah 479.500 unit reagen PCR tiba di Indonesia

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Doni Monardo mengatakan selama sepekan ini, Indonesia sudah mendapatkan reagen PCR sebanyak 479.500 unit.

Pada kesempatan tersebut, Doni juga mengapresiasi para pimpinan daerah yang bersemangat menjemput reagen PCR itu ke Jakarta.

Melalui siaran persnya, Doni menyatakan pihaknya sebenarnya sudah mempersiapkan jalur distribusi reagen PCR ke daerah-daerah.

Namun, meski sudah disiapkan, banyak daerah yang tidak sabar menunggu pengiriman karena sudah kehabisan reagen PCR. Mereka kemudian memilih mengambil sendiri di Jakarta.

Baca juga: Pendatang Harus Putar Balik, Ini Strategi Jabar untuk Menghadapi Pemudik

"Seperti dari Yogyakarta misalnya, mereka memilih untuk ikut menjemput di Bandara Soekarno-Hatta. Ketika saya tanya berapa lama perjalanan ke Yogyakarta? Mereka menjawab sekitar lima jam," kata Doni.

Baca juga: Pendatang Harus Putar Balik, Ini Strategi Jabar untuk Menghadapi Pemudik

Hingga saat ini, TIm Gugus Tugas Nasional sudah mendistribusikan stok reagen PCR itu ke 22 provinsi agar bisa digunakan di 51 laboratorium.

Dari pembagian tersebut DKI Jakarta mendapatkan bagian terbanyak yaitu 52.000 reagen PCR.

Sementara itu, Jawa Tengah mendapatkan 50.000 reagen, Jawa Timur 41.000 reagen, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 25.000 reagen, Jawa Barat 21.000 reagen, dan Banten 10.000 reagen PCR.

PenulisMaria Arimbi Haryas Prabawanti
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan
Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan
jawa barat
Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan
Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan "Contact Tracing"
jawa barat
Pemda Jabar Fasilitasi Swab Test Pemain Persib, Syarat Mutlak Persiapan Liga 1 2020
Pemda Jabar Fasilitasi Swab Test Pemain Persib, Syarat Mutlak Persiapan Liga 1 2020
jawa barat
Ridwan Kamil Anjurkan Industri Lakukan Swab Test Mandiri pada Pekerja
Ridwan Kamil Anjurkan Industri Lakukan Swab Test Mandiri pada Pekerja
jawa barat
Ridwan Kamil Tantang Insinyur Kembangkan Teknologi
Ridwan Kamil Tantang Insinyur Kembangkan Teknologi "Touchless" di Ruang Publik
jawa barat
Rasio Tes Covid-19 di Jabar Sudah Setengah Jalan dari Syarat Minimal WHO
Rasio Tes Covid-19 di Jabar Sudah Setengah Jalan dari Syarat Minimal WHO
jawa barat
Pulihkan Sektor Wisata, Pemprov Jabar Gelar Bulan Diskon
Pulihkan Sektor Wisata, Pemprov Jabar Gelar Bulan Diskon
jawa barat
Anggaran Penanggulangan Covid-19 Pemprov Jabar Sudah Terserap Rp 1,423 Triliun
Anggaran Penanggulangan Covid-19 Pemprov Jabar Sudah Terserap Rp 1,423 Triliun
jawa barat
Jabar Raih Opini WTP 9 Kali Berturut-turut, Ridwan Kamil Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
Jabar Raih Opini WTP 9 Kali Berturut-turut, Ridwan Kamil Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
jawa barat
Swasembada Alat Medis, Jabar Bisa Produksi 100.000 Alat PCR Per Minggu
Swasembada Alat Medis, Jabar Bisa Produksi 100.000 Alat PCR Per Minggu
jawa barat
ASN Pemprov Jabar Secara Sukarela Kumpulkan Rp 11 Miliar untuk Penanganan Covid-19
ASN Pemprov Jabar Secara Sukarela Kumpulkan Rp 11 Miliar untuk Penanganan Covid-19
jawa barat
Ridwan Kamil Minta Orangtua Perkuat Fondasi Anak dengan 4 Kriteria
Ridwan Kamil Minta Orangtua Perkuat Fondasi Anak dengan 4 Kriteria
jawa barat
Atalita Harap UMKM Berkreasi Buat Produk yang Dibutuhkan Saat Pandemi
Atalita Harap UMKM Berkreasi Buat Produk yang Dibutuhkan Saat Pandemi
jawa barat
Pantau Adaptasi Kebiasaan Baru, Kang Emil Hadiri Resepsi Pernikahan Secara Daring
Pantau Adaptasi Kebiasaan Baru, Kang Emil Hadiri Resepsi Pernikahan Secara Daring
jawa barat
Ridwan Kamil Pamerkan Strategi Inovatif Jabar Lawan Covid-19 di Forum Internasional
Ridwan Kamil Pamerkan Strategi Inovatif Jabar Lawan Covid-19 di Forum Internasional
jawa barat