Di Rapat Paripurna DPRD, Emil Beberkan Keberhasilan Jabar Raih 131 Penghargaan

Kompas.com - 21/04/2020, 15:21 WIB
Maria Arimbi Haryas Prabawanti,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ( Jabar) meraih 131 penghargaan pembangunan di sepanjang tahun 2019.

Adapun penghargaan tersebut, yakni enam penghargaan internasional, 100 penghargaan dari pemerintah pusat, dan 25 penghargaan dari lembaga non pemerintah.

" Penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap prestasi kolektif Pemprov Jabar dengan dukungan yang kuat dari DPRD,” kata Ridwan, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Jabar Tahun Anggaran 2019, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Senin (20/4/2020).

Baca juga: Jabar Paling Tinggi dalam Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Ridwan Kamil di hadapan anggota dewan membeberakan capaian indikator kinerja makro daerah Pemprov Jabar.

Diantaranya meliputi indeks pembangunan manusia (IPM) mencapai 72,03 poin, laju pertumbuhan penduduk 1,30 persen, dan peningkatan capaian indikator lainnya.

Gubernur Jabar yang karib disapa Kang Emil ini juga menjelaskan mengenai ketercapaian sektor pendidikan pada 2019 .

Tingkat ketercapaian di sektor Pendidikan ditunjukkan melalui capaian angka partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM) sekolah menengah atas atau sederajat masing-masing sebesar 83,81 persen dan 64,41 persen.

Baca juga: Tanggap Atasi Pandemi Covid-19 di Jabar, Ridwan Kamil Banjir Pujian

Selanjutnya, Emil menyampaikan keberhasilan Jabar dalam bidang kesehatan. Hal ini ditunjukkan dengan diraihnya penghargaan Swasti Saba dari Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes menganugerahi Jabar sebagai Tim Pembina Provinsi Terbaik yang Berdedikasi dalam terwujudnya Kabupaten atau Kota Sehat.

Sementara itu, pada bidang ketenagakerjaan Jabar mendapatkan penghargaan Anugerah Paramakarya sebagai Pembina Pelaku Usaha Kecil Menengah dan Besar terbaik nasional.

Baca juga: Terdampak Covid-19, Guru Ngaji di Jabar Dapat Paket Sembako

Selain itu, Jabar meraih peringkat pertama nasional pengupahan dan kesejahteraan pekerja terbaik, dan sebagai Pembina Keamanan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) terbaik nasional.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kang emil mengatakan Jabar juga meraih penghargaan di bidang perumahan rakyat dan kawasan permukiman.

Penghargaan ini diperoleh setelah dibangunnya creative center di lima kabupaten atau kota dan penataan alun-alun di enam kabupaten atau kota. 

Apresiasi itu juga diperoleh setelah Jabar membenahi ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.

Kemudian penghargaan lainnya yakni keberhasilan penyelenggaraan urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Baca juga: Tanggap Atasi Pandemi Covid-19 di Jabar, Ridwan Kamil Banjir Pujian

“Capaian kinerja tersebut dilaksanakan melalui program peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan dan anak lintas daerah kabupaten atau kota,” kata Kang Emil.

Prestasi lainnya yakni keberhasilan penyelenggaraan urusan sosial yang ditunjukkan dengan diraihnya penghargaan Keserasian Sosial.

“Juga masih ada penghargaan terbaik pertama nasional atas capaian kinerja Program Penanganan Fakir Miskin dari Kementerian Sosial RI,” tambah Kang Emil

Disusul oleh prestasi pada bidang ketahanan pangan yang ditunjukkan dengan nilai ketersediaan pangan sebesar 90,40 poin.

Baca juga: Jelang PSBB Jabar, 5.492 KK Terdampak Covid-19 Mulai dapat Bansos

Sementara itu, pada urusan pertanahan ditunjukkan dengan meningkatnya tertib tata kelola pertanahan.

Tak sampai disitu, penghargaan juga diperoleh pada segenap urusan administrasi kependudukan dan urusan pemerintahan lainnya.

Gubernur Emil mengatakan, segenap prestasi tersebut merupakan bentuk kerja sama pemerintah kabupaten atau kota, akademisi, dunia usaha dan seluruh masyarakat Jabar.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com