Jabar Paling Tinggi dalam Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Senin, 20 April 2020
Jabar Paling Tinggi dalam Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19Dok. Pemprov JabarSekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja.

KOMPAS.com – Provinsi Jawa Barat ( Jabar) telah merealokasi anggaran untuk penanganan coronavirus disease 2019 ( Covid-19).

Realokasi anggaran digunakan untuk tiga sektor penanggulangan Covid-19, yakni bidang kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan jaring pengaman sosial.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja, realokasi yang dimaksud bukan dilihat dari nominal.

“Tetapi persentase anggaran dibanding Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Jabar paling tinggi,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2020).

Baca juga: Upaya SehatQ Perangi Covid-19, Bagikan Masker hingga Gelar Rapid Test Gratis

Pernyataan itu ia sampaikan dalam telekonferensi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Telekonferensi itu memang ditujukan untuk membahas realokasi APBD tahun anggaran 2020 untuk penanggulangan Covid-19.

Persentase alokasi penanganan bidang kesehatan Jabar adalah 6,26 persen. Sementara itu, DKI Jakarta 3,04 persen, Jawa Timur 2,69 persen, Banten 2,33 persen, dan Jawa Tengah 1,57 persen.

Untuk anggaran penanganan dampak ekonomi, Jabar 1,50 persen, Jawa Tengah 1,13 persen, Jawa Timur 0,77 persen, DKI Jakarta 0,57 persen, dan Banten 0,24 persen.

Baca juga: Pendaftar Relawan Covid-19 Terbanyak dari Jawa Barat, Jumlahnya Capai 5.900 Orang

Sedangkan penyediaan jaring pengaman sosial, Jawa Barat 9,63 persen, DKI Jakarta 8,65 persen, Banten 7,05 persen, Jawa Tengah 4,61 persen, dan Jawa Timur 3,33 persen.

Persentase itu menurut Kang Iwan (sapaan akrab Setiawan Wangsaatmaja) menunjukkan tingginya komitmen Jabar dalam menanggulangi Covid-19.

“Artinya bahwa Jawa Barat ini mempunyai kepedulian yang sangat tinggi dalam mengatasi pandemi ini,” ujar dia.

Ia melanjutkan, upaya itu pun diapresiasi Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan. Diharapkan apa yang dilakukan Jabar menjadi contoh daerah lain.

Masih ada yang belum maksimal

Pada kesempatan itu, Mendagri menyampaikan bahwa alokasi anggaran nasional penanganan Covid-19 adalah Rp 56 triliun.

Jumlah itu dibagi tiga pos, yakni penanganan kesehatan 42,60 persen, penanganan dampak ekonomi 12,60 persen dan penyediaan jaring pengaman sosial 44,80 persen.

Namun, imbuh Mendagri, masih ada beberapa daerah di Indonesia yang belum maksimal merealokasi anggaran untuk penanganan Covid-19.

Beberapa daerah itu ada di Jabar, seperti Kabupaten Bandung, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Cimahi, Kota Bandung, dan Kota Depok.

Baca juga: Wagub Jabar Minta Tokoh Agama Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Oleh karena itu, Kang Iwan pun mengimbau daerah-daerah seperti itu untuk segera melakukan realokasi anggaran.

“Berdasarkan arahan Mendagri, realokasi anggaran jangan terlalu lama, mengingat penganganan Covid-19 tidak dapat ditunda-tunda,” ujar dia.

Kang Iwan melanjutkan, masalah kesehatan harus diselesaikan terlebih dahulu, kemudian baru membicarakan soal pemulihan.

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan
Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan
jawa barat
Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan
Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan "Contact Tracing"
jawa barat
Pemda Jabar Fasilitasi Swab Test Pemain Persib, Syarat Mutlak Persiapan Liga 1 2020
Pemda Jabar Fasilitasi Swab Test Pemain Persib, Syarat Mutlak Persiapan Liga 1 2020
jawa barat
Ridwan Kamil Anjurkan Industri Lakukan Swab Test Mandiri pada Pekerja
Ridwan Kamil Anjurkan Industri Lakukan Swab Test Mandiri pada Pekerja
jawa barat
Ridwan Kamil Tantang Insinyur Kembangkan Teknologi
Ridwan Kamil Tantang Insinyur Kembangkan Teknologi "Touchless" di Ruang Publik
jawa barat
Rasio Tes Covid-19 di Jabar Sudah Setengah Jalan dari Syarat Minimal WHO
Rasio Tes Covid-19 di Jabar Sudah Setengah Jalan dari Syarat Minimal WHO
jawa barat
Pulihkan Sektor Wisata, Pemprov Jabar Gelar Bulan Diskon
Pulihkan Sektor Wisata, Pemprov Jabar Gelar Bulan Diskon
jawa barat
Anggaran Penanggulangan Covid-19 Pemprov Jabar Sudah Terserap Rp 1,423 Triliun
Anggaran Penanggulangan Covid-19 Pemprov Jabar Sudah Terserap Rp 1,423 Triliun
jawa barat
Jabar Raih Opini WTP 9 Kali Berturut-turut, Ridwan Kamil Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
Jabar Raih Opini WTP 9 Kali Berturut-turut, Ridwan Kamil Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
jawa barat
Swasembada Alat Medis, Jabar Bisa Produksi 100.000 Alat PCR Per Minggu
Swasembada Alat Medis, Jabar Bisa Produksi 100.000 Alat PCR Per Minggu
jawa barat
ASN Pemprov Jabar Secara Sukarela Kumpulkan Rp 11 Miliar untuk Penanganan Covid-19
ASN Pemprov Jabar Secara Sukarela Kumpulkan Rp 11 Miliar untuk Penanganan Covid-19
jawa barat
Ridwan Kamil Minta Orangtua Perkuat Fondasi Anak dengan 4 Kriteria
Ridwan Kamil Minta Orangtua Perkuat Fondasi Anak dengan 4 Kriteria
jawa barat
Atalita Harap UMKM Berkreasi Buat Produk yang Dibutuhkan Saat Pandemi
Atalita Harap UMKM Berkreasi Buat Produk yang Dibutuhkan Saat Pandemi
jawa barat
Pantau Adaptasi Kebiasaan Baru, Kang Emil Hadiri Resepsi Pernikahan Secara Daring
Pantau Adaptasi Kebiasaan Baru, Kang Emil Hadiri Resepsi Pernikahan Secara Daring
jawa barat
Ridwan Kamil Pamerkan Strategi Inovatif Jabar Lawan Covid-19 di Forum Internasional
Ridwan Kamil Pamerkan Strategi Inovatif Jabar Lawan Covid-19 di Forum Internasional
jawa barat