Pemdaprov Jabar Kaji Regulasi Penyuluhan Hutan Swadaya

Mikhael Gewati
Kompas.com - Jumat, 8 November 2019
Pemdaprov Jabar Kaji Regulasi Penyuluhan Hutan SwadayaDOK. Humas Pemerintah Provinsi DKI JakartaWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (tengah) saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (Ipkindo) DPW Jabar di kantor Dinas Kehutanan Jabar, Kota Bandung, Kamis (7/11/19).

KOMPAS.com – Wakil Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar tengah mengkaji regulasi terkait Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat.

Hal itu dilakukan guna menyelesaikan masalah Sumber Daya Manusia (SDM). Sebab, saat ini, hanya ada 248 penyuluh kehutanan di Jabar.

“Solusinya dengan Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM). Ini sedang diproses legalitasnya," kata Uu seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Baca juga: Kakek Suhendri Rela Tolak Rp 10 Miliar Demi Jaga Hutan, Ini Motivasinya

Kalau legalitasnya sudah selesai, lanjut dia, kemudian anggarannya sudah disediakan, baru akan ada pengangkatan bagi penyuluh mandiri di Jawa Barat. Ini karena kehadiran mereka angat dibutuhkan.

"Semakin banyak penyuluh insyaallah, semakin cepat apa yang diharapkan tentang fungsi hutan yang ada di Jawa Barat,” ucap Uu melanjutkan.

Fungsi Penyuluh Kehutanan

Lebih lanjut Uu menjelaskan Penyuluh Kehutanan memiliki dua fungsi utama dalam menjaga kelestarian hutan. 

Pertama memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang lingkungan hidup, hutan, dan yang lainnya. Kedua, adalah memberikan pendampingan kepada masyarakat.

Uu melanjutkan fungsi penyuluh kehutanan yang tergolong strategis itu akan berdampak langsung pada kelestarian hutan.

Baca juga: Studi Terbaru: Dampak Iklim karena Kerusakan Hutan 600 Persen Lebih Parah dari Perkiraan

Apalagi, total luas kawasan hutan di Jabar mencapai 816.603 hektar (ha) atau 22,01 persen dari total luas wilayah Jabar. Data tersebut berdasarkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 195/KPTS-II/2003.

Uu sendiri mengatakan itu saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (Ipkindo) DPW Jabar di Kantor Dinas Kehutanan Jabar, Kota Bandung, Kamis (7/11/19).

“Musyawarah ini untuk memberikan kembali gairah insan-insan penyuluh kehutanan di Jawa Barat agar lebih peduli terhadap kehutanan,” kata Uu.

Gagas program reboisasi

Di kesempatan yang sama Uu menjelaskan, Pemdaprov Jabar sudah menggagas program reboisasi untuk kawasan hutan yang gundul.

Dalam waktu dekat, kata dia, Pemdaprov Jabar akan melakukan penanaman pohon berbuah di Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Pantau Bendungan Bilibili, Wapres Kalla Perintahkan Reboisasi Hutan

“Pemdaprov Jawa Barat bekerja sama dengan balai-balai benih, termasuk dengan masyarakat, membuat gerakan (penanaman pohon). Jadi, program tentang reboisasi, penanaman pohon berbuah, dan yang lainnya sedang kami galakan,” katanya.

Pelaksana tugas harian (Plh) Gubernur Jabar ini juga berharap kepada masyarakat Jabar agar menjaga hutan dengan baik untuk kelestarian hidup bersama.

"Lebih baik mewariskan mata air kepada masyarakat daripada mewariskan air mata. Maka itu, jaga lingkungan hidup untuk kebaikan dan kehidupan anak cucu kita,” kata Uu.

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Athalia Ridwan Kamil: Meski PSBB, Layanan Posyandu Tidak Boleh Berhenti
Athalia Ridwan Kamil: Meski PSBB, Layanan Posyandu Tidak Boleh Berhenti
jawa barat
Ridwan Kamil: Berdonasi dan Berdiam di Rumah adalah Bentuk Bela Negara
Ridwan Kamil: Berdonasi dan Berdiam di Rumah adalah Bentuk Bela Negara
jawa barat
Keterlibatan Semua Pihak Dalam Gerakan Nasi Bungkus Diapresiasi Atalia Kamil
Keterlibatan Semua Pihak Dalam Gerakan Nasi Bungkus Diapresiasi Atalia Kamil
jawa barat
Soal Larangan Warga Tidak Keluar dari Daerahnya, Emil Minta Bantuan Kepolisian
Soal Larangan Warga Tidak Keluar dari Daerahnya, Emil Minta Bantuan Kepolisian
jawa barat
Pemerintah Berikan Jabar 21.000 Reagen PCR dari Korsel dan Tiongkok
Pemerintah Berikan Jabar 21.000 Reagen PCR dari Korsel dan Tiongkok
jawa barat
Pemprov Jawa Barat Kembali Terima Donasi Penanganan Covid-19
Pemprov Jawa Barat Kembali Terima Donasi Penanganan Covid-19
jawa barat
Warga Jabar Terdampak Covid-19 Dapat 9 Jenis Bantuan
Warga Jabar Terdampak Covid-19 Dapat 9 Jenis Bantuan
jawa barat
Percepat Penanggulangan Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng LIPI
Percepat Penanggulangan Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng LIPI
jawa barat
Wagub Uu Dukung Pengusulan 2 Tokoh Jabar Jadi Pahlawan Nasional
Wagub Uu Dukung Pengusulan 2 Tokoh Jabar Jadi Pahlawan Nasional
jawa barat
Gandeng Ojek Online dan PT Pos Indonesia, Pemprov Jabar Genjot Penyaluran Bansos
Gandeng Ojek Online dan PT Pos Indonesia, Pemprov Jabar Genjot Penyaluran Bansos
jawa barat
Program Gasibu di Gunung Putri Bogor Bagikan 500 Nasi Bungkus Setiap Hari
Program Gasibu di Gunung Putri Bogor Bagikan 500 Nasi Bungkus Setiap Hari
jawa barat
Di Rapat Paripurna DPRD, Emil Beberkan Keberhasilan Jabar Raih 131 Penghargaan
Di Rapat Paripurna DPRD, Emil Beberkan Keberhasilan Jabar Raih 131 Penghargaan
jawa barat
Jabar Paling Tinggi dalam Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19
Jabar Paling Tinggi dalam Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19
jawa barat
Wagub Jabar Minta Tokoh Agama Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
Wagub Jabar Minta Tokoh Agama Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
jawa barat
Jelang PSBB Jabar, 5.492 KK Terdampak Covid-19 Mulai dapat Bansos
Jelang PSBB Jabar, 5.492 KK Terdampak Covid-19 Mulai dapat Bansos
jawa barat