Kembangkan Perdesaan, Pemuda Jawa Barat Jadi Patriot Desa

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Rabu, 16 Oktober 2019
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi saat membuka pelatihan Patriot Desa di Lapang Panaruban Kabupaten Subang, Selasa (15/10/2019).- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi saat membuka pelatihan Patriot Desa di Lapang Panaruban Kabupaten Subang, Selasa (15/10/2019).

KOMPAS.com – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat ( Jabar) memiliki program bernama Patriot Desa Jawa Barat yang merupakan bagian dari program One Village One Company (OVOC).

Program itu untuk merintis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis potensi desa.

Patriot Desa Jawa Barat bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat, kehidupan sosial budaya, pengembangan partisipasi, dan keswadayaan masyarakat.

Sebanyak 110 pemuda Jawa Barat pun menjalani pelatihan program Patriot Desa yang bertempat di Lapangan Panaruban, Subang, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: “Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Para peserta program nantinya menjadi fasilitator lapangan di desa-desa yang belum memiliki BUMDes aktif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi, mengatakan pelatihan berlangsung sejak 15 Oktober hingga 28 November 2019.

Para patriot desa terbaik di antara yang baik

Dedi melanjutkan, para peserta merupakan yang terbaik di antara yang baik. Mereka sudah memasuki tahapan seleksi yang sangat panjang.

“Saat ini indeks perdesaan Jabar masih di bawah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Mari kita bersama-sama membangun desa yang ada di Jawa Barat dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa," kata Dedi dalam pernyataan tertulis, Rabu (16/10/2019).

Kehadiran para patriot desa itu memang tidak lepas dari kondisi perdesaan Jawa Barat. Saat ini, hanya 37 dari 5.213 desa yang tergolong mandiri.

Baca juga: Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Sebelumnya, ada sebanyak 1.010 pemuda yang telah mendaftar seleksi untuk mengikuti program Patriot Desa.

Adapun materi pelatihan selama 45 hari itu di antaranya kompetensi keuangan, keikhlasan, kerakyatan, dan keteknisan.

Setelah pelatihan, para pemuda akan ditempatkan di desa yang dekat dengan domisili.

Alasannya, para peserta dianggap lebih memahami potensi desa yang dekat dengan tempat tinggalnya. Dengan begitu, mereka akan lebih mudah mengembangkannya.

Dedi menambahkan, Pemdaprov Jabar menggelontorkan dana Rp 9 miliar untuk program Patriot Desa. Anggaran itu juga mencakup biaya pelatihan sebelum terjun ke lapangan.

Baca juga: Warisan Benda Purbakala Bikin Cirebon Berpotensi Jadi Kota Wisata Sejarah

Selain OVOC termasuk Patriot Desa di dalamnya, Pemdaprov Jabar masih memiliki program untuk desa seperti Desa Digital dan pemberian berbagai fasilitas.

Ia berharap, masyarakat desa-desa di Jabar semakin berkembang, baik dari segi perekonomian maupun kesejahteraan, dengan adanya program itu.

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorKurniasih Budi
Terkini Lainnya
Sekitar 22.000 Kepala Keluarga di Indramayu Dapat Bantuan Sosial
Sekitar 22.000 Kepala Keluarga di Indramayu Dapat Bantuan Sosial
jawa barat
Mulai 27 Juli, Warga Tak Pakai Masker di Jabar Didenda Hingga Rp 150.000
Mulai 27 Juli, Warga Tak Pakai Masker di Jabar Didenda Hingga Rp 150.000
jawa barat
Mudahkan Masyarakat Berzakat di Tengah Pandemi, Kang Emil Minta Baznas Jabar Berinovasi
Mudahkan Masyarakat Berzakat di Tengah Pandemi, Kang Emil Minta Baznas Jabar Berinovasi
jawa barat
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur
jawa barat
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19
jawa barat
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia
jawa barat
Sasar Klaster Industri, Gugus Tugas Jabar Sediakan 2.000 Swab Test PCR
Sasar Klaster Industri, Gugus Tugas Jabar Sediakan 2.000 Swab Test PCR
jawa barat
Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium
Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium
jawa barat
SMAN 4 dan Ponpes Assobariyyah Sudah Jalankan KBM, Wapres Tinjau Penerapan Protokol Kesehatannya
SMAN 4 dan Ponpes Assobariyyah Sudah Jalankan KBM, Wapres Tinjau Penerapan Protokol Kesehatannya
jawa barat
“New Normal”, Orangtua Diminta Utamakan Pencegahan Covid-19 terhadap Anak
“New Normal”, Orangtua Diminta Utamakan Pencegahan Covid-19 terhadap Anak
jawa barat
Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK
Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK
jawa barat
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan
jawa barat
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan
jawa barat
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat
jawa barat
Terkait Penyebaran Covid-19, Ridwan Kamil Minta Bupati Pangandaran Tingkatkan Komunikasi ke Warga
Terkait Penyebaran Covid-19, Ridwan Kamil Minta Bupati Pangandaran Tingkatkan Komunikasi ke Warga
jawa barat