Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Mico Desrianto
Kompas.com - Selasa, 15 Oktober 2019
DPMPTSP Provinsi Jawa Barat (tengah) bersama Kabid Pengendalian DPMPTSP Diding Abidin dan Kepala Group Advisory Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Jabar Pribadi Santoso saat menghadiri Jabar Punya Informasi, di Lobby Museum Gedung Sate, Bandung, Senin (14/10/2019).Humas Pemprov Jabar DPMPTSP Provinsi Jawa Barat (tengah) bersama Kabid Pengendalian DPMPTSP Diding Abidin dan Kepala Group Advisory Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Jabar Pribadi Santoso saat menghadiri Jabar Punya Informasi, di Lobby Museum Gedung Sate, Bandung, Senin (14/10/2019).

KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat ( Jabar) akan menawarkan sejumlah proyek strategis kepada sekitar 300 investor asing saat West Java Investment Summit (WIJS) 2019.

Gelaran yang dilaksanakan di Trans Luxury Hotel, Bandung, Jumat (18/10/2019), itu bertujuan menggejot investasi di Jawa Barat.

Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Eka Hendrawan, mengatakan proyek yang ditawarkan antara lain pembangunan monorail Bandung Raya.

Selain itu, Pemdaprov Jabat menawarkan proyek pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka dan Ciayumajakuning serta Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Jatigede dan Bandung Raya.

Lalu, ia melanjutkan, proyek pembangunan Aerocity BIJB, proyek pembangunan kawasan industri Segitiga Rebana di Cirebon, Subang, dan Majalengka, serta proyek pembangunan kawasan industri Lido di tiga kabupaten, yaitu Bogor‚ Sukabumi, dan Pangandaran.

"300 investor yang hadir berasal dari berbagai negara, sebut saja Belgia, Inggris, Prancis, Amerika, Kanada, Singapura, Korea Selatan, dan Tiongkok," ujar Eka dalam pernyataan tertulis, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Wagub Jabar Apresiasi Upaya Tasikmalaya Gairahkan Sektor Pariwisata

Ia menjelaskan, WJIS biasanya digelar dua tahun sekali.

"Tapi tahun ini kami ingin menyelenggarakan lebih baik, sesuai arahan Gubernur Jabar," jelas Eka.

Kegiatan WJIS 2019, imbuh dia, terbagi menjadi lima kegiatan utama, yaitu high level session, penandatanganan MoU kesepakatan investasi dan perdagangan, project consultation, one on one meeting, serta pameran investasi dan UMKM.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Group Advisory Pengembangan Ekonomi BI Jabar Pribadi Santoso menilai, perkembangan ekonomi Jabar baik.

Rata-rata pertumbuhan ekonomi tiga tahun terakhir sebesar 5,55 persen, Iebih baik dibandingkan rata-rata perekonomian nasional yang sebesar 5,07 persen.

Baca juga: Di West Java Green 2019, Pelaku Usaha Diajak Garap Bisnis Ramah Lingkungan

"Kinerja positif tersebut ditopang oleh sektor industri pengolahan dengan pangsa 42 persen (lapangan usaha) dan kinerja tingkat konsumsi khususnya konsumsi rumah tangga sebesar 65 persen," ujar Pribadi.

Dalam WJIS 2019, ia optimistis Jabar akan dapat menggaet banyak investor karena iklim investasi yang kondusif.

Pribadi menambahkan, melalui data Asian Competitiveness Index, tingkat daya saing Jabar naik ke posisi tiga pada 2018, setelah pada 2017 berada di posisi lima.

Peningkatan itu terjadi karena membaiknya ekonomi regional, fleksibilitas pasar tenaga kerja, kebijakan pemerintah, ketahanan fiskal, dan daya tarik terhadap investasi asing.

"Ini menciptakan peluang untuk mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru di Jabar," terang Pribadi.

PenulisMico Desrianto
EditorKurniasih Budi
Terkini Lainnya
Sekitar 22.000 Kepala Keluarga di Indramayu Dapat Bantuan Sosial
Sekitar 22.000 Kepala Keluarga di Indramayu Dapat Bantuan Sosial
jawa barat
Mulai 27 Juli, Warga Tak Pakai Masker di Jabar Didenda Hingga Rp 150.000
Mulai 27 Juli, Warga Tak Pakai Masker di Jabar Didenda Hingga Rp 150.000
jawa barat
Mudahkan Masyarakat Berzakat di Tengah Pandemi, Kang Emil Minta Baznas Jabar Berinovasi
Mudahkan Masyarakat Berzakat di Tengah Pandemi, Kang Emil Minta Baznas Jabar Berinovasi
jawa barat
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur
jawa barat
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19
jawa barat
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia
jawa barat
Sasar Klaster Industri, Gugus Tugas Jabar Sediakan 2.000 Swab Test PCR
Sasar Klaster Industri, Gugus Tugas Jabar Sediakan 2.000 Swab Test PCR
jawa barat
Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium
Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium
jawa barat
SMAN 4 dan Ponpes Assobariyyah Sudah Jalankan KBM, Wapres Tinjau Penerapan Protokol Kesehatannya
SMAN 4 dan Ponpes Assobariyyah Sudah Jalankan KBM, Wapres Tinjau Penerapan Protokol Kesehatannya
jawa barat
“New Normal”, Orangtua Diminta Utamakan Pencegahan Covid-19 terhadap Anak
“New Normal”, Orangtua Diminta Utamakan Pencegahan Covid-19 terhadap Anak
jawa barat
Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK
Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK
jawa barat
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan
jawa barat
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan
jawa barat
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat
jawa barat
Terkait Penyebaran Covid-19, Ridwan Kamil Minta Bupati Pangandaran Tingkatkan Komunikasi ke Warga
Terkait Penyebaran Covid-19, Ridwan Kamil Minta Bupati Pangandaran Tingkatkan Komunikasi ke Warga
jawa barat