Raih Emas di Swiss, 3 Pebulu Tangkis Jabar Ini Dapat Apresiasi

Kompas.com - 30/08/2019, 19:18 WIB
ADW,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi


KOMPAS.com —
 Pemerintah Daerah Provinsi ( Pemdaprov) Jawa Barat ( Jabar) memberikan apresiasi dan penghargaan untuk 3 pebulu tangkis asal Jabar yang meraih medali emas dalam kejuaraan dunia Para-Badminton 2019 di Basel, Swiss.

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, apresiasi itu layak diberikan Pemdaprov Jabar karena ketiganya sudah mengharumkan nama Indonesia dan Tanah Pasundan di kancah internasional.

"Alhamdulillah mereka berhasil, tidak hanya mengharumkan nama Jabar, tetapi juga Indonesia. Karena itu, wajar kalau pemerintah memberikan perhatian dan apresiasi," kata Uu saat acara pemberian penghargaan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (30/8/19).

Menurut Uu, prestasi itu dapat memotivasi atlet lain untuk menghadapi Pekan Paralimpiade Nasional ( Peparnas) XVI 2020 di Papua. Dia pun optimistis Jabar akan menjadi juara umum dalam ajang tersebut.

Baca juga: Ini Penampakan Walini, Daerah yang Diusulkan Ridwal Kamil Jadi Ibu Kota Baru Jabar

"Saya yakin di Papua nanti kita bisa juara umum lagi, apalagi ada mereka (tiga pebulu tangkis yang meraih emas di Swiss) walaupun sesuai aturan hanya bisa ikut di satu nomor pertandingan,” ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Pembina NPCI Pusat Irjen Bambang Waskito. Dia pun memastikan ketiga pebulu tangkis asal Jabar tersebut lolos seleksi dan akan ikut dalam Paralimpiade 2020 di Jepang.

"Potensi atlet dari Jabar ini luar biasa dan mereka bertiga dipastikan lolos seleksi ikut Olimpiade. Prestasi ini harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan," ujar Bambang.

Pada kesempatan yang sama, Uu merespons permintaan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Jabar terkait penambahan anggaran untuk pemusatan latihan daerah (pelatda) jelang Peparnas XVI.

Baca juga: Impian M Fadli Raih Tiket ke Paralimpiade Tokyo 2020

"Apa yang diinginkan NPCI Jabar untuk pelatda kami akan upayakan untuk ditambah, mudah-mudahan ada tambahan karena masih ada peluang yang pasti akan kami usahakan," ucap Uu dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Menurut Ketua NPCI Jabar Supriatna Gumilar, pelatda dibutuhkan agar atlet-atlet Jabar siap menghadapi pesaing-pesaing berat di Peparnas XVI, seperti kontingen Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Papua.

"Mudah-mudahan anggaran pun bisa ditambah untuk pelatda yang harus segera digelar. Mudah-mudahan kami mempertahankan gelar juara umum," katanya.

Sementara itu, salah satu pebulu tangkis peraih emas kejuaraan dunia Para-Badminton 2019, Hary Sutanto, mengatakan, dirinya akan terus berlatih dan berupaya mengharumkan Indonesia.

Baca juga: Ini Klasifikasi Bulu Tangkis Paralimpiade 2020

Caranya dengan mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Solo jelang Asean Para Games 2019 di Filipina serta Paralimpiade 2020 di Jepang.

"Saya sangat siap dan semakin bersemangat mengikuti kejuaraan dunia lainnya dan membawa Jabar raih juara di Peparnas," katanya.

Tak lupa, dia pun berterima kasih kepada Pemdaprov Jabar yang selalu memberikan dukungan penuh untuk keberhasilannya.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com