Nabila, Bocah yang Viral di Medsos Karena Di-"Bully" Teman-temannya, Dapat Donasi Rp 378 Juta

Kompas.com - 26/04/2019, 10:33 WIB
Mikhael Gewati

Editor

Suasana penyerahan bantuan oleh Jabar Quick Response dari hasil penggalangan dana Ahmad Suhendar melalui situs Kitabisa.com kepada keluarga Nabila di Kampung Cibodas, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung, Kamis (25/4/19).Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat Suasana penyerahan bantuan oleh Jabar Quick Response dari hasil penggalangan dana Ahmad Suhendar melalui situs Kitabisa.com kepada keluarga Nabila di Kampung Cibodas, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung, Kamis (25/4/19).


KOMPAS.com
- Jabar Quick Response (JQR) bersama lembaga crowdfounding Kitabisa.com menyerahkan bantuan uang kepada Nabila di Kampung Cibodas, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung, Kamis (25/4/2019).

Bantuan itu berupa donasi dari masyarakat sebesar Rp 378.235.618 hasil penggalangan selama tiga hari sejak tanggal 16-18 April 2019 yang diinisiasi Ahmad Suhendar melalui Kitabisa.com.

Selain Ahmad, dana juga digalang akun Faradita Aulia yang berhasil mengumpulkan Rp 530.000. Di Instagram, akun @lembangnews juga mengumpulkan donasi buat bila sebanyak Rp 24,3 juta.

Nabila adalah gadis cilik yang dikenal karena video “marahnya” yang viral di media sosial. Di video ini ia khawatir sepatunya diinjak-injak oleh teman-teman di sekolah, 

Baca juga: Viral, Video Memilukan Bocah Nabila yang Di-"Bully" Teman-temannya karena Sepatu

Bukan tanpa sebab Nabila seperti itu, ia marah karena sepatu tersebut ia beli dengan kerja keras, hasil keringatnya sendiri. Ia mengumpulkan rongsokan seperti kardus, botol plastik atau besi 

Pekerjaan ini ia lakoni sehabis pulang sekolah selama beberapa jam, sebelum pergi mengaji sewaktu hari memasuki petang. Barang rongsokan tersebut dikumpulkan di belakang rumah lalu dijual.

Sebagai informasi, Nabila yang masih duduk di bangku sekolah dasar sejak lama menjadi tulang punggung kakek dan neneknya. Sementara itu, Ibu dan ayah kandung Nabila sudah tidak tinggal bersamanya.

Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Hermansyah, mengatakan, sesuai hasil kesepakatan donasi untuk Nabila akan digunakan dengan porsi 40 persen untuk biaya pendidikan sampai kulih dalam bentuk deposito pendidikan. 

"Sisa uang akan digunakan untuk kebutuhan primer Nabila bersama kakek neneknya, serta sebagian lagi akan dijadikan modal usaha. Usahanya dalam bentuk apa, masih dalam pembahasan,” kata Hermansyah, seperti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/4/2019).

Adapun penggunaan dana tersebut, lanjut Hermansyah, akan diatur oleh Dr. Denis, orang yang selama ini mengurus keluarga Nabila.

“Jadi JQR akan mengontrol secara periodik,” sebutnya.

Selain penyerahaan donasi, pada kesempatan itu Kitabisa.com juga membuat MoU untuk ditandatangani oleh JQR, inisiator penggalang dana, perwakilan keluarga, pemerintah setempat, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKBJawa Barat.

Sementara itu, bertindak sebagai saksi lurah, ketua RT/RW, dan perwakilan masyarakat

“DP3AKB akan terus mendampingi Nabila dan untuk saat ini Nabila tidak diizinkan untuk bertemu orang banyak karena itu sangat mengganggu ke psikis anak,” kata Hermansyah.

Terkini Lainnya
Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN
Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN
jawa barat
Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Sukses Digelar, Kang Emil: Pecah Rekor Semuanya, Luar Biasa
Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Sukses Digelar, Kang Emil: Pecah Rekor Semuanya, Luar Biasa
jawa barat
Strategi Pemprov Jabar Kembangkan Desa Wisata, Rekrut 1.000 Kreator Konten hingga Latih 18 Desa
Strategi Pemprov Jabar Kembangkan Desa Wisata, Rekrut 1.000 Kreator Konten hingga Latih 18 Desa
jawa barat
Jadi Sekda Provinsi dengan Kepemimpinan Digital Terbaik, Sekdaprov Jabar: Ini Jerih Payah Seluruh Perangkat Daerah
Jadi Sekda Provinsi dengan Kepemimpinan Digital Terbaik, Sekdaprov Jabar: Ini Jerih Payah Seluruh Perangkat Daerah
jawa barat
Konsorsium Jepang Bakal Garap Proyek TPPAS Legok Nangka
Konsorsium Jepang Bakal Garap Proyek TPPAS Legok Nangka
jawa barat
Program Desa Digital dan Startup eFishery Ubah Cara Pandang Masyarakat tentang Teknologi Digital
Program Desa Digital dan Startup eFishery Ubah Cara Pandang Masyarakat tentang Teknologi Digital
jawa barat
Di Era Ridwan Kamil, Transaksi Digitalisasi Pajak Jabar Capai Hampir Rp 700 Miliar pada 2022
Di Era Ridwan Kamil, Transaksi Digitalisasi Pajak Jabar Capai Hampir Rp 700 Miliar pada 2022
jawa barat
Jabar Buka Program Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor, Cek Ketentuannya
Jabar Buka Program Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor, Cek Ketentuannya
jawa barat
JQR Bangun Jembatan Baru di Pelosok Garut Selatan, Warga Tak Perlu Lagi Seberangi Jembatan Reyot
JQR Bangun Jembatan Baru di Pelosok Garut Selatan, Warga Tak Perlu Lagi Seberangi Jembatan Reyot
jawa barat
Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan Pimpinan Pesantren Al-Zaytun
Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan Pimpinan Pesantren Al-Zaytun
jawa barat
Hadiri PKN ll Angkatan XXVII: Wagub Uu: Kalau Kita Diam Tidak Tambah Ilmu, Kita Ketinggalan
Hadiri PKN ll Angkatan XXVII: Wagub Uu: Kalau Kita Diam Tidak Tambah Ilmu, Kita Ketinggalan
jawa barat
Hadapi Ancaman Kekeringan, Dinas Sumber Daya Air Jabar Prioritaskan Antisipasi Gagal Panen
Hadapi Ancaman Kekeringan, Dinas Sumber Daya Air Jabar Prioritaskan Antisipasi Gagal Panen
jawa barat
Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Berinovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan 50 Juta Masyarakat Jabar
Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Berinovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan 50 Juta Masyarakat Jabar
jawa barat
HealthHeroes Nutrihunt, Aplikasi Baru yang Bantu Pindai Kandungan Nutrisi Makanan
HealthHeroes Nutrihunt, Aplikasi Baru yang Bantu Pindai Kandungan Nutrisi Makanan
jawa barat
Lewat Kredit BJB Mesra, Kang Emil Bantu Tingkatkan Perekonomian 15.000 Orang di Jabar
Lewat Kredit BJB Mesra, Kang Emil Bantu Tingkatkan Perekonomian 15.000 Orang di Jabar
jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke