Jawa Barat Kian Gemilang pada Ulang Tahun ke-72

Kompas.com - 19/08/2017, 14:17 WIB

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjadi pembina upacara hari ulang tahun (HUT) ke-72 Provinsi Jawa Barat di lapangan Gasibu Bandung, Sabtu (19/8/2017).

Peringatan hari jadi provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia itu mengangkat tema "Jabar Ngahiji Jabar Kahiji." Dalam Bahasa Indonesia tema itu berarti, Jawa Barat Bersatu, Jawa Barat (menjadi) Nomor Satu.

"Jabar ngahiji Jabar kahiji menjadi landasan arah pembangunan Jawa Barat menuju kemajuan dan mensejahterakan rakyat. Hal itu senada dengan kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia di mana Jawa Barat menjadi bagian dari NKRI," kata Ahmad Heryawan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Heryawan memaparkan berbagai prestasi Jawa Barat sebagai persembahan ulang tahun ke-72. Dalam sembilan tahun terakhir, Jawa Barat menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Prestasi pertama di bidang pengelolaan keuangan daerah. Jawa Barat mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) selama enam kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca: Gubernur Jawa Barat Raih Penghargaan Gubernur Inovatif 2017

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menilai kapabilitas pegawai Pemerintah Jawa Barat dengan nilai A. Selain Jawa Barat, provinsi lain yang mendapat nilai A adalah Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain itu, Kementerian Dalam Negeri juga memberi penghargaan atas laporan pembangunan pemerintahan daerah.

Baca juga: Inovasi Jawa Barat yang Patut Dilirik


Penghargaan terbaru diberikan Kementerian Ristek dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk provinsi yang paling inovatif. Pada Kamis (10/8/2017), Jawa Barat menerima Anugerah Budhipura 2017 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Terakhir kita mendapat penghargaan sebagai Provinsi Berkinerja Terbaik, lalu capaian prestasi Provinsi Terinovasi salah satunya karena budidaya Ikan Patin yang dapat meningkatkan produktivitas berlipat-lipat," katanya.

Prestasi Jawa Barat bisa diraih karena kebersamaan dan kerja keras dari semua pihak, baik pemerintah, DPRD, dan masyarakat Jawa Barat.

Provinsi Jawa Barat berulang tahun ke-72 Provinsi Jawa Barat berulang tahun ke-72

Seluruh undangan dan peserta mengenakan pakaian khas daerah Jawa Barat. Dalam apel besar HUT ke-72 Jawa Barat juga diundi hadiah dari Bank Jabar Banten (BJB), di antaranya 50 sepeda motor, 5 mobil dan hadiah umrah untuk pegawai negeri sipil (PNS) Jawa Barat.


Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com