Bersama Mabes Polri, Sarana Jaya Bantu Sediakan Hunian untuk Anggota dan PNS Polri

Kompas.com - 10/11/2023, 12:21 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Badan usaha milik daerah (BUMD) Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta yang bergerak di bidang pengembangan properti, Sarana Jaya, meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Polri) untuk menyediakan hunian bagi anggota dan pegawai negeri sipil (PNS) Polri.

Penandatanganan MoU itu bertepatan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Pembinaan (Rakorbin) Sumber Daya Manusia (SDM)-PNS Polri di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (07/11/2023).

Adapun MoU tersebut bertujuan untuk memfasilitasi personel dan PNS Polri dengan hunian yang aman, nyaman, terjangkau, prospektif, dan memiliki fasilitas yang lengkap.

Selain itu, kerja sama itu juga menunjukkan komitmen Sarana Jaya dan Polri dalam meningkatkan sinergitas yang bertujuan untuk memudahkan akses kepemilikan hunian bagi para anggota Polri di DKI Jakarta.

Baca juga: Sarana Jaya Siapkan Hunian Sewa untuk Polisi dan PNS Polri

Adapun penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran dan Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) DKI Jakarta Nasrudin Djoko Surjono.

Direktur Utama (Dirut) Sarana Jaya Andira Reoputra, menyambut baik terlaksananya MoU tersebut. Sarana Jaya mengaku bangga bisa bekerja sama dengan Mabes Polri.

“Tentunya ini merupakan kehormatan bagi Sarana Jaya sebagai perusahaan umum daerah (perumda) Provinsi DKI Jakarta yang bertugas memfasilitasi kepemilikan hunian yang terjangkau, layak dan nyaman, terutama bagi para anggota dan PNS Polri,” ucap Andira melalui keterangan persnya, Jumat (10/11/2023).

Hunian potensial Sarana Jaya

Selain memiliki nilai investasi yang baik, hunian dari Sarana Jaya juga memiliki potensi bisnis yang baik, karena lokasinya berada di titik-titik strategis dan terintegrasi yang mudah diakses dengan berbagai moda transportasi. Kondisi ini membuat penghuninya mudah untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Dukung Pemprov DKI Jakarta Siapkan Kebutuhan Rumah, Sarana Jaya Konsisten Bangun Hunian Terjangkau

Hunian yang ditawarkan oleh Sarana Jaya terletak di dua kawasan, yakni Nuansa Pondok Kelapa yang terdiri dari dua menara, Menara Samawa dan Menara Swasana.

Sedangkan di Nuansa Cilangkap, terdapat dua menara, yaitu Menara Kanaya yang telah siap huni dan Menara Ayasa yang masih dalam tahap proses pembangunan.

Selain itu, hunian yang disediakan Sarana Jaya juga memiliki beragam fasilitas, mulai dari area terbuka hijau, playground, sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD), balai warga, sistem keamanan 24 jam, halte yang terintegrasi, hingga area parkir.

Terkini Lainnya
Ringankan Beban TPST Bantargebang, DLH Jakarta Optimalisasi RDF Plant Rorotan

Ringankan Beban TPST Bantargebang, DLH Jakarta Optimalisasi RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

Jakarta Maju Bersama
Ahli Lingkungan ITB: RDF Plant Solusi Paling Sesuai untuk Atasi Sampah Jakarta

Ahli Lingkungan ITB: RDF Plant Solusi Paling Sesuai untuk Atasi Sampah Jakarta

Jakarta Maju Bersama
DLH Jakarta Gandeng Ahli Lingkungan untuk Evaluasi Sumber Kebauan RDF Plant Rorotan

DLH Jakarta Gandeng Ahli Lingkungan untuk Evaluasi Sumber Kebauan RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
Diskusi dengan Tim Kerja Pemantauan, DLH Jakarta Ingin RDF Plant Rorotan Dioperasikan Kembali

Diskusi dengan Tim Kerja Pemantauan, DLH Jakarta Ingin RDF Plant Rorotan Dioperasikan Kembali

Jakarta Maju Bersama
Hasil Dialog dengan Warga, DLH Jakarta Bentuk Tim Pengawas dan SOP Khusus RDF Plant Rorotan

Hasil Dialog dengan Warga, DLH Jakarta Bentuk Tim Pengawas dan SOP Khusus RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
RDF Rorotan Hadir sebagai Solusi, Berikut Komentar Warga

RDF Rorotan Hadir sebagai Solusi, Berikut Komentar Warga

Jakarta Maju Bersama
Dukungan Mengalir, LMK Cakung Nyatakan RDF Rorotan Perlu Terus Beroperasi

Dukungan Mengalir, LMK Cakung Nyatakan RDF Rorotan Perlu Terus Beroperasi

Jakarta Maju Bersama
Ekonomi Jakarta Menguat Sepanjang 2025, Tiga Sektor Ini Jadi Penopang

Ekonomi Jakarta Menguat Sepanjang 2025, Tiga Sektor Ini Jadi Penopang

Jakarta Maju Bersama
Salat Subuh Berjamaah di Balai Kota, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen Kerukunan dan Keberpihakan pada Warga

Salat Subuh Berjamaah di Balai Kota, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen Kerukunan dan Keberpihakan pada Warga

Jakarta Maju Bersama
Pramono Anung Luncurkan Modul Penerimaan Daerah, Pajak Lebih Transparan dan Terdata

Pramono Anung Luncurkan Modul Penerimaan Daerah, Pajak Lebih Transparan dan Terdata "Real Time"

Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Jakarta Raih Peringkat Pertama dalam Pencegahan Korupsi Versi KPK

Pemprov DKI Jakarta Raih Peringkat Pertama dalam Pencegahan Korupsi Versi KPK

Jakarta Maju Bersama
Gubernur Pramono Soroti Peran Strategis Waduk Pluit Kendalikan Banjir Jakarta

Gubernur Pramono Soroti Peran Strategis Waduk Pluit Kendalikan Banjir Jakarta

Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Perkuat Kampung Siaga TBC, Pengamat: Ini Langkah Tepat

Pemprov DKI Perkuat Kampung Siaga TBC, Pengamat: Ini Langkah Tepat

Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Jakarta Perkuat Pemantauan Kualitas Udara lewat 111 SPKU Terintegrasi

Pemprov DKI Jakarta Perkuat Pemantauan Kualitas Udara lewat 111 SPKU Terintegrasi

Jakarta Maju Bersama
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com