Lewat Jakarta Investment Forum, Pemprov DKI Harap Dapat Tingkatkan Realisasi Investasi

Kompas.com - 08/11/2021, 14:35 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Daerah Khusus Ibu kota ( DKI) Jakarta Benni Aguscandra berharap, pelaksanaan Jakarta Investment Forum (JIF) 2021 dapat meningkatkan realisasi investasi di wilayahnya.

“Dengan meningkatnya realisasi investasi di Jakarta, kami berharap dapat merestrukturisasi dan memulihkan kembali kondisi ekonomi pascapandemi Covid- 19,” imbuhnya seperti dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (8/11/2021).

Lebih lanjut Benni menjelaskan, JIF 2021 merupakan bentuk upaya DPMPTSP provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Jakarta Investment Centre (JIC) sebagai wadah yang akan memfasilitasi investor potensial untuk melihat peluang investasi di berbagai sektor di Jakarta.

JIF 2021 sendiri merupakan forum bisnis investasi yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membuka lebih banyak peluang investasi dan kolaborasi antara pemerintah, swasta dan badan usaha lainnya.

Baca juga: Termasuk Indikator Kota Berkelanjutan, Pengelolaan Sampah yang Baik Jadi Investasi untuk Masa Depan

Dengan kolaborasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap, JIF 2021 dapat menjadi stimulus bagi terwujudnya peningkatan investasi yang signifikan. Utamanya dalam membangun infrastruktur yang berbasis pada rencana pembangunan berkelanjutan.

“Terlebih, situasi pandemi Covid-19 yang kian terkendali di Jakarta menjadi momentum yang tepat untuk melakukan pemulihan kondisi ekonomi serta memperbaiki keadaan fiskal di Jakarta melalui skema investasi,” ucap Benni.

Ia menjelaskan, sejak diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan pada 2018, JIC telah memfasilitasi banyak calon investor yang berasal dari berbagai sektor, seperti sektor pengelolaan limbah, infrastruktur dan pembangunan, transportasi, dan pariwisata.

Selain mendampingi investor untuk melakukan one on one meeting dengan pemilik proyek, Benni mengatakan, JIC juga dapat memberikan pendampingan atau asistensi kepada para investor dalam negeri maupun luar negeri untuk kemudahan berinvestasi di Jakarta.

Baca juga: IHSG Sesi I Menguat, Investor Asing Koleksi BBCA, KLBF, dan BBNI

“JIC merupakan mitra strategis bagi pelaku usaha untuk mengetahui proyek-proyek potensial di Jakarta, nilai investasi dari setiap proyek serta menghubungkan pelaku usaha dengan perusahaan pengembang,” imbuh Benni.

Tak hanya itu, lanjut dia, JIC juga dapat menjadi asistensi atau pendampingan pengurusan perizinan dan nonperizinan terkait investasi. Hal ini diharapkan agar para pelaku usaha dapat melakukan realisasi Investasi di Jakarta.

Pelaksanaan dan tema JIF 2021

Jakarta Investment Forum (JIF) 2021.DOK. Humas Pemprov DKI Jakarta Jakarta Investment Forum (JIF) 2021.

Untuk diketahui, Jakarta Investment Forum (JIF) 2021 akan digelar selama dua hari pada Kamis (11/11/2021) hingga Jumat (12/11/2021) mendatang secara virtual melalui aplikasi zoom webinar dan disiarkan secara langsung melalui akun Youtube Pemprov DKI Jakarta.

“Tujuan dari acara JIF 2021 untuk mempromosikan DKI Jakarta sebagai kota ramah investasi sekaligus kota kolaborasi sebagai strategi pemerintah dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19,” ucap Benni.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, JIF 2021 akan diawali dengan talkshow utama yang mengangkat tema 'Urban Sustainability: Strengthening the Post-Pandemic Economy through Collaboration' dengan menghadirkan pembicara-pembicara internasional dan nasional.

Adapun fokus diskusi yang dibahas adalah terkait tindakan, program dan pemberlakuan kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah dalam pemulihan ekonomi, perencanaan peningkatan program kegiatan kolaborasi bisnis melalui skema investasi.

Kemudian perencanaan pengembangan kota berdasarkan studi kasus atau study case, dan tantangan investasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca juga: Kerugian akibat Investasi Bodong Ditaksir Capai Rp 117,4 Triliun

“Pada hari kedua penyelenggaraan acara akan difokuskan pada forum diskusi dengan membahas problematika Jakarta yang dapat diselesaikan melalui kerja sama dengan investor,” jelas Benni.

Seperti halnya pada tema 'Urban Health', lanjut dia, JIF 2021 akan menyajikan seputar kebijakan atau tindakan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong peluang kerja sama di bidang kesehatan, strategi pemulihan yang dilakukan terkait digitalisasi layanan kesehatan.

Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan dengan melakukan penyesuaian sistem kesehatan dalam negeri dengan tren global.

Sementara itu, Bennie menuturkan, untuk tema kedua adalah 'Urban Mobility'. Tema ini akan difokuskan pada upaya berkelanjutan Pemprov DKI Jakarta dalam menyediakan transportasi umum yang lebih memadai.

Baca juga: Masyarakat Belum Percaya Transportasi Umum

Tidak hanya memadai, tetapi juga transportasi yang menghubungkan semua fasilitas publik di pusat ekonomi kota, potensi bisnis dan investasi dalam pengembangan transportasi berbasis kereta api, dampak tingginya tingkat produktivitas terhadap pertumbuhan ekonomi khususnya untuk mendukung pengembangan sektor transportasi.

Kemudian menghubungkan pula potensi bisnis pengembangan sektor properti di Jakarta sebagai potensi bisnis baru yang dihasilkan dari penyediaan transportasi umum memadai dari pemerintah serta peluang investasi baru di berbagai sektor sebagai dampak positif dari tersedianya fasilitas publik yang lebih baik.

“Selanjutnya tema 'Urban Tourism' dimana topik diskusi akan dipusatkan pada bagaimana upaya pemerintah untuk membuka kembali peluang investasi khusus sektor pariwisata di Jakarta,” imbuh Benni.

Hal tersebut termasuk upaya pemerintah memajukan peran industri digital dalam mempromosikan wisata lokal di Jakarta dan peluang bisnis yang berpotensi bagi pihak swasta dan lembaga keuangan untuk berpartisipasi dalam pembangunan urban tourism.

Baca juga: Seharian Keliling Pacitan, Cocok untuk Wisata Lokal saat Lebaran

Benni menambahkan, selama acara berlangsung peserta juga dapat melihat tampilan proyek-proyek potensial yang siap ditawarkan atau ready to offer melalui Online Mini Exhibition yang dapat diakses melalui website JIF www.jakartainvestmentforum.com.

Tidak hanya tema menarik, Bennie menjelaskan, Jakarta Investment Forum (JIF) juga akan menghadirkan momen khusus untuk para investor bertajuk “Meet The Leaders”.

Meet the leaders, kata dia, akan memberikan kesempatan lebih luas kepada pelaku usaha untuk bertanya langsung terhadap para pemangku kebijakan terkait investasi di berbagai sektor.

Adapun sektor yang dimaksud, seperti kesehatan, transportasi, pariwisata, properti, dan tata kota serta kesempatan untuk berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Baca juga: 28 Kepala Daerah Akan Kumpul di Bogor Bahas Tantangan Pembangunan Perkotaan

“Informasi selengkapnya terkait rangkaian kegiatan JIF 2021 dan Pendaftaran peserta dapat dilihat di media sosial (medsos) @jakartainvestmentforum, @layananjakarta, dan @jic. jakarta. Saatnya berkontribusi nyata membangun negeri dengan Investasi dan Kolaborasi,” ucap Benni.

Pembukaan JIF 2021 

Sebagai informasi, JIF 2021 akan dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dengan menghadirkan berbagai pemangku kebijakan dan narasumber.

Adapun pemangku kebijakan dan narasumber tersebut di antaranya Mayor of London Sadiq Khan, Director of PT Roche of Indonesia Div. Diagnostic Ahmed Hassan, Senior Vice President Operations and Government Relations for Indonesia and Malaysia Accor Adi Satria, dan Chief Executive Officer Halodoc Jonathan Sudharta.

Kemudian, hadir pula Chief Executive Officer PT Go Online Destinations Pegi-pegi.com Serlina Wijaya, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti, Kadis Perhubungan Pemprov DKI Jakarta Syafrin Liputo, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Andhika Permata, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, Direktur PT Jakarta Tourisindo - JXB Novita Dewi, dan perwakilan World Health Organization (WHO) untuk Indonesia.

Baca juga: Kemendagri Pastikan Pangkas Jabatan Eselon IV di DPMPTSP Tingkat Daerah

Sebelumnya, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta selama beberapa pekan telah menggelar kegiatan JIF Class yang merupakan rangkaian acara Pre-Event JIF 2021.

Acara tersebut diselenggarakan untuk memberikan edukasi mengenai dunia investasi, properti, arsitektur dengan konsep webinar yang menghadirkan berbagai narasumber dengan kompetensi dan berpengalaman di bidangnya.

Adapun narasumber yang hadir di antaranya Kepala BKPM Periode 2016-2019 Tom Lembong, Duta Besar Indonesia untuk Singapura E Suryo Pratomo, Direktur Eksekutif Jakarta Property Institute Wendy Haryanto, Presiden Direktur PT Integrasi Transit Jakarta Aidin Barlean, dan pendiri Urban+ Ardzuna Sinaga.

Terkini Lainnya
Ringankan Beban TPST Bantargebang, DLH Jakarta Optimalisasi RDF Plant Rorotan

Ringankan Beban TPST Bantargebang, DLH Jakarta Optimalisasi RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

Jakarta Maju Bersama
Ahli Lingkungan ITB: RDF Plant Solusi Paling Sesuai untuk Atasi Sampah Jakarta

Ahli Lingkungan ITB: RDF Plant Solusi Paling Sesuai untuk Atasi Sampah Jakarta

Jakarta Maju Bersama
DLH Jakarta Gandeng Ahli Lingkungan untuk Evaluasi Sumber Kebauan RDF Plant Rorotan

DLH Jakarta Gandeng Ahli Lingkungan untuk Evaluasi Sumber Kebauan RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
Diskusi dengan Tim Kerja Pemantauan, DLH Jakarta Ingin RDF Plant Rorotan Dioperasikan Kembali

Diskusi dengan Tim Kerja Pemantauan, DLH Jakarta Ingin RDF Plant Rorotan Dioperasikan Kembali

Jakarta Maju Bersama
Hasil Dialog dengan Warga, DLH Jakarta Bentuk Tim Pengawas dan SOP Khusus RDF Plant Rorotan

Hasil Dialog dengan Warga, DLH Jakarta Bentuk Tim Pengawas dan SOP Khusus RDF Plant Rorotan

Jakarta Maju Bersama
RDF Rorotan Hadir sebagai Solusi, Berikut Komentar Warga

RDF Rorotan Hadir sebagai Solusi, Berikut Komentar Warga

Jakarta Maju Bersama
Dukungan Mengalir, LMK Cakung Nyatakan RDF Rorotan Perlu Terus Beroperasi

Dukungan Mengalir, LMK Cakung Nyatakan RDF Rorotan Perlu Terus Beroperasi

Jakarta Maju Bersama
Ekonomi Jakarta Menguat Sepanjang 2025, Tiga Sektor Ini Jadi Penopang

Ekonomi Jakarta Menguat Sepanjang 2025, Tiga Sektor Ini Jadi Penopang

Jakarta Maju Bersama
Salat Subuh Berjamaah di Balai Kota, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen Kerukunan dan Keberpihakan pada Warga

Salat Subuh Berjamaah di Balai Kota, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen Kerukunan dan Keberpihakan pada Warga

Jakarta Maju Bersama
Pramono Anung Luncurkan Modul Penerimaan Daerah, Pajak Lebih Transparan dan Terdata

Pramono Anung Luncurkan Modul Penerimaan Daerah, Pajak Lebih Transparan dan Terdata "Real Time"

Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Jakarta Raih Peringkat Pertama dalam Pencegahan Korupsi Versi KPK

Pemprov DKI Jakarta Raih Peringkat Pertama dalam Pencegahan Korupsi Versi KPK

Jakarta Maju Bersama
Gubernur Pramono Soroti Peran Strategis Waduk Pluit Kendalikan Banjir Jakarta

Gubernur Pramono Soroti Peran Strategis Waduk Pluit Kendalikan Banjir Jakarta

Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Perkuat Kampung Siaga TBC, Pengamat: Ini Langkah Tepat

Pemprov DKI Perkuat Kampung Siaga TBC, Pengamat: Ini Langkah Tepat

Jakarta Maju Bersama
Pemprov DKI Jakarta Perkuat Pemantauan Kualitas Udara lewat 111 SPKU Terintegrasi

Pemprov DKI Jakarta Perkuat Pemantauan Kualitas Udara lewat 111 SPKU Terintegrasi

Jakarta Maju Bersama
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com