KOMPAS.com - Transformasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes terhadap PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bank Brebes (Perseroda) mulai membuahkan hasil signifikan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Paramitha Widya Kusuma, bank milik daerah itu telah bertransformasi menjadi entitas bisnis profesional, modern, dan menyandang predikat bank "Sangat Sehat" di tingkat nasional.
Keberhasilan transformasi tersebut dibuktikan melalui capaian Bank Brebes dalam meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD) Awards 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan TOP BUMD Awards 2026 dengan predikat BPR Bintang 4.
Berkat komitmennya dalam membenahi tata kelola BUMD, Bupati Paramitha juga dianugerahi penghargaan khusus sebagai TOP Pembina PT BPR Bank Brebes. Sementara itu, Direktur Utama Bank Brebes Dadan Hardiana Agustina meraih penghargaan TOP CEO BUMD.
Baca juga: Lantik 114 Pejabat Pemkab, Bupati Brebes: Jangan Ada Manuver Politik Terselubung...
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan evaluasi secara menyeluruh. Bank Brebes dinilai berada pada kategori "Sangat Sehat" karena memiliki permodalan kuat, tingkat kredit macet rendah, pertumbuhan laba stabil, serta pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana positif.
Untuk diketahui, Bank Brebes berhasil melampaui target laba hingga 130 persen pada awal 2026.
“Kinerja gemilang ini tidak lepas dari perhatian besar pemerintah daerah (pemda). Dukungan penuh dari Bupati Paramitha memungkinkan Bank Brebes terus berprestasi dan menunjukkan kapasitasnya sebagai bank daerah yang andal,” ujar Pejabat Eksekutif Bagian Operasional Bank Brebes Nur Afridah dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (15/4/2026).
Keberhasilan Bank Brebes juga didukung oleh inovasinya dalam menghadirkan layanan digital yang memuaskan nasabah serta komitmennya untuk memperluas jangkauan pelayanan ke seluruh wilayah Brebes.
Baca juga: Kerja Sama Telkom–PGN Buka Jalan Data Center Hemat Energi, Layanan Digital Lebih Andal
Selain itu, kepercayaan masyarakat dan pemda terhadap Bank Brebes juga meningkat. Hal ini dibuktikan melalui penunjukannya sebagai mitra utama dalam pengelolaan penggajian pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu.
“Pada tahap awal, bank ini mengelola pembayaran gaji untuk sekitar 2.400 personel. Ini membuktikan kapasitas dan keandalan sistem yang kami miliki sangat solid,” ungkap Afridah.
Sebagai upaya memenuhi kepercayaan publik, Bank Brebes berencana membuka lima kantor pelayanan baru yang tersebar di sejumlah titik strategis. Upaya ini dilakukan agar layanan perbankan yang mudah, cepat, dan dekat dapat dinikmati lebih banyak lapisan masyarakat.
“Bank Brebes selalu berprestasi setiap tahunnya. Semoga semakin maju menuju Brebes Beres,” ucap Afridah.
Baca juga: Pemkab Brebes Gabung Proyek PSEL Tegal Raya, Olah 1.015 Ton Sampah Jadi Listrik
Pada kesempatan tersebut, Afridah mengungkapkan lima strategi utama Bank Brebes untuk mempertahankan kinerja.
Pertama, memastikan sumber daya manusia (SDM) unggul dengan meningkatkan kompetensi karyawan melalui pelatihan intensif produk perbankan, manajemen risiko, hingga strategi penurunan non-performing loan (NPL), serta evaluasi kinerja berbasis key performance indicator (KPI).
Kedua, sinergi dengan pemerintah. Dalam hal ini, Bank Brebes terus mempererat kerja sama dengan Pemkab Brebes terkait pengelolaan dana daerah secara optimal dan legal.
Ketiga, pemberdayaan ekonomi melalui penguatan pembiayaan modal usaha, khususnya bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar roda ekonomi daerah makin berputar.
Baca juga: Plastik Mahal, Puan Maharani: Kemasan Daun Bisa Jadi Solusi UMKM
Keempat, digitalisasi dan edukasi melalui pengembangan sistem digital dan sosialisasi literasi keuangan. Salah satunya, Bank Brebes baru saja menggelar sosialisasi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Brebes.
Kelima, penanganan hukum. Untuk menjalankan strategi ini, Bank Brebes bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Brebes dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) guna menangani debitur bermasalah secara hukum dan profesional.
Menutup paparannya, Afridah menegaskan visi jangka panjang perseroan, yakni mendorong pertumbuhan aset, menekan angka NPL serendah mungkin, serta menjaga agar Bank Brebes selalu menjadi bank yang sangat sehat dan tepercaya.
Dengan segala pencapaian dan rencana matang tersebut, Bank Brebes siap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Brebes yang semakin maju dan sejahtera.
Baca juga: Efisiensi Energi, Pemkab Brebes Kaji Aturan WFH ASN Sesuai Kearifan Lokal