Alun-alun Cililin, Ruang Publik Berkonsep "Little Madinah" di Bandung Barat

Kompas.com - 19/09/2023, 14:48 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menyelesaikan proyek pembangunan taman Alun-alun Cililin di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat dengan konsep “ Little Madinah”.

Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan bersyukur pembangunan Alun-alun Cililin sudah selesai 100 persen. 

“Setelah ini tinggal dirapikan secara teknis bagaimana pengelola kebersihan, penataan pedagang dan parkirnya," ujarnya dalam siaran pers, Selasa (19/9/2023).

Dia menyebutkan, gagasan ide konsep “Little Madinah”berasal dari fakta sosial masyarakat Bandung Barat bagian selatan. 

Hengky menjelaskan, Bandung Barat di wilayah selatan didominasi pondok pesantren dan wisata religi, seperti makam-makam tokoh ulama besar.

"Beberapa kali saya kunjungan ke pesantren, ketemu sama orangtua santri yang ternyata banyak berasal dari luar daerah. Secara umum, kami ingin membangun Bandung Barat bagian selatan bernuansa islami," ujarnya.

Baca juga: Parahyangan Eco Business Park, Tawarkan Gudang Bernuansa Vila di Bandung Barat

Dia mengatakan, dengan melihat banyaknya pondok pesantren di Bandung Barat di wilayah selatan, pihaknya ingin kabupaten ini menjadi kawasan destinasi wisata religi dengan memadukan wisata alamnya.

Oleh karenanya, Hengky mendorong Bandung Barat wilayah selatan menjadi kawasan wisata religi dengan konsep memadukan potensi pertanian, wisata alam, dan wisata religi atau konsep agro eduwisata.

"Mudah-mudahan ke depannya apa yang Institut Pertanian Bogor (IPB) sebut sebagai agro edutourism benar-benar bisa dijalankan di wilayah selatan. Saat ini sedang dikaji dulu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)," tuturnya.

Mantan artis sinetron itu mengatakan, Alun-alun Cililin dibangun dengan konsep miniatur masjid Nabawi di Madinah, lengkap dengan payung dan miniatur Al Quran.

Alun-alun dengan sentuhan desain islami itu akan menjadi ikon wajah Bandung Barat bagian selatan sebagai representasi kawasan pendidikan islam dan kawasan wisata religi.

Baca juga: Hengky Kurniawan Mundur dari Jabatan Bupati Bandung Barat untuk Nyaleg

Tidak hanya menyuguhkan keindahan arsitektur gaya islami, Alun-alun Cililin juga menyiapkan ruang untuk mengakomodasi para pelaku usaha kecil yang sebelumnya berjualan di sekitar taman alun-alun.

Taman Alun-alun Cililin membangun dua lantai, dengan lantai utama terdapat hamparan taman payung ala Masjid Nabawi dan miniatur Al Qur'an. 

Sementara itu, lantai bawah atau basement akan diperuntukan sebagai ruang parkir dan area makan atau foodcourt.

"Pedagang-pedagang kaki lima dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) nanti akan diarahkan ke basement. Terkait pengelolaannya, secara teknis nanti dirapatkan Pak sekretaris daerah (sekda)," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) M Ridwan mengatakan, pembangunan Alun-alun Cililin digagas dan dikerjakan selama dua tahun saat Hengky menjabat sebagai Bupati.

Pembangunan tersebut melihat dari urgensi ruang publik untuk masyarakat wilayah selatan. 

Selain itu, kata dia, ikon Little Madinah sengaja diusung sebagai wajah sosial masyarakat di Bandung Barat bagian selatan.

Baca juga: Investasi Rp 10 Triliun di Bandung Barat untuk Pembangunan Patung Soekarno dan Kota Mandiri

"Anggarannya di pembangunan tahap pertama Rp 13 miliar lebih. Pada tahap kedua, pembangunan berlanjut dengan anggaran Rp 7,1 miliar. Kalau ditotal lebih dari Rp 20 miliar," jelasnya.

Terkini Lainnya
Pemkab Bandung Barat Imbau Perayaan Nataru 2025/2026 Sederhana, Larang Pesta Kembang Api

Pemkab Bandung Barat Imbau Perayaan Nataru 2025/2026 Sederhana, Larang Pesta Kembang Api

Bandung Barat
Tingkatkan Higienitas dan Kualitas Layanan, Pemkab Bandung Barat Resmikan RPH Modern Berstandar Nasional

Tingkatkan Higienitas dan Kualitas Layanan, Pemkab Bandung Barat Resmikan RPH Modern Berstandar Nasional

Bandung Barat
Diskominfotik KBB Raih Nilai Tinggi IP ASN 2025, Bukti SDM Kian Profesional

Diskominfotik KBB Raih Nilai Tinggi IP ASN 2025, Bukti SDM Kian Profesional

Bandung Barat
Jeje Ajak ASN Bandung Barat Tingkatkan Profesionalitas

Jeje Ajak ASN Bandung Barat Tingkatkan Profesionalitas

Bandung Barat
Pemkab Bandung Barat Perkuat Usaha Kuliner, Wabup Asep: UMKM Harus Adaptif

Pemkab Bandung Barat Perkuat Usaha Kuliner, Wabup Asep: UMKM Harus Adaptif

Bandung Barat
Wujudkan Smart City, Pemkab Bandung Barat Perkuat SDM Digital Lewat Sertifikasi GCIO 

Wujudkan Smart City, Pemkab Bandung Barat Perkuat SDM Digital Lewat Sertifikasi GCIO 

Bandung Barat
Pemkab Bandung Barat Salurkan Bantuan Beras kepada Warga Terdampak Longsor di Rongga

Pemkab Bandung Barat Salurkan Bantuan Beras kepada Warga Terdampak Longsor di Rongga

Bandung Barat
Pemkab Bandung Barat Tegaskan Tak Pernah Terima Insentif Stunting Rp 5,44 Miliar

Pemkab Bandung Barat Tegaskan Tak Pernah Terima Insentif Stunting Rp 5,44 Miliar

Bandung Barat
Resmi Angkat 5.812 PPPK Paruh Waktu, Pemkab Bandung Barat Ingin Perkuat Layanan Dasar

Resmi Angkat 5.812 PPPK Paruh Waktu, Pemkab Bandung Barat Ingin Perkuat Layanan Dasar

Bandung Barat
Tingkatkan Profesionalisme ASN, Pemkab Bandung Barat Raih Penghargaan Mitra Kerja Terbaik dari BKN

Tingkatkan Profesionalisme ASN, Pemkab Bandung Barat Raih Penghargaan Mitra Kerja Terbaik dari BKN

Bandung Barat
Terapkan Kabupaten/Kota Sehat, Bandung Barat Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara

Terapkan Kabupaten/Kota Sehat, Bandung Barat Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara

Bandung Barat
Naikkan NJOP PBB, Pj Bupati Bandung Barat: Untuk Pembangunan yang Lebih Adil dan Merata

Naikkan NJOP PBB, Pj Bupati Bandung Barat: Untuk Pembangunan yang Lebih Adil dan Merata

Bandung Barat
Tekan Inflasi, Pemkab Bandung Barat Alokasikan 100 Ton Beras Murah di 5 Titik Pasar 

Tekan Inflasi, Pemkab Bandung Barat Alokasikan 100 Ton Beras Murah di 5 Titik Pasar 

Bandung Barat
Jaga Ketertiban Lingkungan Tanpa Jam Kerja, Linmas Bandung Barat Akan Dapat Insentif pada 2024

Jaga Ketertiban Lingkungan Tanpa Jam Kerja, Linmas Bandung Barat Akan Dapat Insentif pada 2024

Bandung Barat
Pj Bupati Bandung Barat Siapkan Anggaran Rp 60 Miliar untuk Atasi 3 Persoalan Pokok hingga Akhir 2023

Pj Bupati Bandung Barat Siapkan Anggaran Rp 60 Miliar untuk Atasi 3 Persoalan Pokok hingga Akhir 2023

Bandung Barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com