Di Depan Gubernur Herman Deru, Wapres Ma'ruf Puji Keseriusan Sumsel Turunkan Angka "Stunting"

Kompas.com - 07/07/2023, 13:08 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) KH Ma'ruf Amin memuji keseriusan Sumatera Selatan (Sumsel) di bawah komando Gubernur H Herman Deru dalam menurunkan angka stunting atau tengkes.

Menurut Wapres Ma’ruf Amin, upaya penurunan angka stunting di Sumsel hingga saat ini masih dilakukan secara masif.

"Kita mengapresiasi Sumsel dan beberapa daerah lain atas capaianya dalam penurunan angka stunting ini," kata Wapres Ma'ruf Amin saat bersama Herman Deru meninjau Bedah Rumah bagi keluarga berisiko stunting di Desa Rimba Balai Kabupaten Banyuasin, Palembang, Sumsel, Kamis (6/7/2023).

Perlu diketahui, saat ini angka stunting di Sumsel sebesar 18,6 persen atau turun 6,2 persen dari dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 24,8 persen.

"Sumsel merupakan daerah terbaik dalam penurunan stunting ini sehingga angka stunting secara nasional turun sebesar 21,6 persen. Target kita pada 2024, angka stunting bisa di angka 14 persen," paparnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (7/7/2023).

Baca juga: Wapres Maruf Amin: Pernikahan Anak Jadi Pemicu Stunting

Tidak hanya itu, kata dia, angka stunting di Sumsel pada 2024 diharapkan dapat semakin turun di bawah 10 persen, yakni hingga 6 persen di semester II-2024.

Menurut Wapres, upaya penurunan stunting tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk membentuk bangsa yang kuat.

"Kita ingin membangun bangsa kuat yang bersumber dari keluarga. Pemerataan kesejahteraan keluarga dari segala aspek menjadi tujuan kita, utamanya melalui upaya penurunan angka stunting ni," tuturnya.

Upaya itu juga, lanjut Wapres, merupakan salah satu langkah untuk menyiapkan generasi muda yang tanggung dan mampu bersaing.

Dia pun menyebutkan sudah mempersiapkan dengan baik sejumlah strategi untuk mengintervensi angka stunting.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) KH Ma'ruf Amin meninjau Bedah Rumah bagi keluarga berisiko stunting di Desa Rimba Balai, Kabupaten Banyuasin, Palembang, Sumsel, Kamis (6/7/2023).DOk. Pemprov Sumsel Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) KH Ma'ruf Amin meninjau Bedah Rumah bagi keluarga berisiko stunting di Desa Rimba Balai, Kabupaten Banyuasin, Palembang, Sumsel, Kamis (6/7/2023).

"Kita melakukan gerakan yang melibatkan semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, daerah, kemudian swasta untuk ikut bergerak. Termasuk juga perorangan hingga generasi muda," imbuhnya.

Tidak hanya itu, kata Wapres Ma'ruf Amin, pemerintah juga akan memantau penggunaan anggaran penanganan stunting di sejumlah kementerian dan lembaga. Hal ini agar penggunaan anggaran efektif dan tidak digunakan untuk keperluan lain.

Dia pun menegaskan, jika Sumsel akan menjadi percontohan dalam penurunan angka stunting di Indonesia.

"Sumsel dan beberapa daerah ini akan menjadi model dalam penurunan stunting di Indonesia ini," tegasnya.

Optimis Sumsel jadi Tuan Rumah Harganas 2023

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku optimis jika Sumsel akan menjadi tuan rumah Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun 2023. Ini mengingat Sumsel sendiri sudah berupaya maksimal dalam penurunan angka stunting atau tengkes. 

"Kami tidak heran Sumsel menjadi tuan tumah Harganas (2023) ini karena memang Sumsel memiliki prestasi dalam penurunan stunting," katanya.

Menurutnya, prestasi itu merupakan upaya bersama dari berbagai pihak dan didorong oleh kesadaran masyarakat.

Ia mengatakan, upaya penurunan stunting di Sumsel dilakukan secara masif melalui aktivasi di pusat layanan terpagu (Posyandu). Hal ini dilakukan untuk mendeteksi stunting sejak dini.

“Terapi terus kami lakukan, termasuk memberikan imbauan kepada calon pengantin sehingga nantinya anak yang dilahirkan bebas stunting," terangnya.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, beserta Bupati Banyuasin H. Askolani Jasi dan istri mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) KH Ma'ruf Amin meninjau bedah rumah bagi keluarga berisiko stunting di Desa Rimba Balai Kabupaten Banyuasin, Palembang, Sumsel, Kamis (6/7/2023).DOK. Pemprov Sumsel Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, beserta Bupati Banyuasin H. Askolani Jasi dan istri mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) KH Ma'ruf Amin meninjau bedah rumah bagi keluarga berisiko stunting di Desa Rimba Balai Kabupaten Banyuasin, Palembang, Sumsel, Kamis (6/7/2023).

Dia menyakini, angka stunting di Sumsel berpotensi dapat kembali turun secara signifikan.

"Penurunan stunting 6,2 persen saat ini sangat luar biasa dan ini berpotensi dapat kembali turun secara signifikan. Kami yakin angka stunting di Sumsel ini dapat turun menjadi 5 persen," ujar Gubernur Sumsel Herman Deru.

Untuk itu, kata dia, upaya intervensi seperti bedah rumah ini akan terus dilakukan untuk mendorong penurunan angka stunting.

Ditempat yang Sama, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Hasto Wadoyo memaparkan, pihaknya menggunakan strategi lima pilar dalam upaya penurunan angka stunting.

Adapun lima pilar yang dimaksud terdiri dari membangun komitmen semua pihak, masif melakukan sosialisasi, mengerucutkan program stunting, ketersediaan pangan, serta pendataan dan evaluasi.

Baca juga: Penurunan Stunting Sumsel Terbaik Se-Indonesia, Menko PMK Apresiasi Herman Deru

"Kami optimis di tahun 2023 angka stunting ini bisa mencapai target. Karena tahun 2021 ke 2022 yang tergolong masih pandemi, kita bisa menurunkan angka stunting cukup signifikan," ujarnya.

Untuk diketahui dalam peninjauan program Bedah Rumah tersebut, Wapres Ma'ruf Amin juga menyerahkan bantuan Program Keluarga Sejahtera (PKS) Tahap 3 kepada 269.424 kepala keluarga (KK). Nilai total bantuan yang diserahkan kurang lebih senilai Rp 199 miliar

Wapres Ma'ruf Amin juga menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial Semester II-2023 kepada Gubernur Herman Deru senilai kurang lebih Rp 1,2 miliar

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru dan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) KH Ma'ruf Amin berfoto bersama Bupati Banyuasin H. Askolani Jasi dan penerima bantuan bedah rumah bagi keluarga berisiko stunting di Desa Rimba Balai, di Kabupaten Banyuasin, Palembang, Sumsel, Kamis (6/7/2023).DOK. Pemprov Sumsel Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru dan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) KH Ma'ruf Amin berfoto bersama Bupati Banyuasin H. Askolani Jasi dan penerima bantuan bedah rumah bagi keluarga berisiko stunting di Desa Rimba Balai, di Kabupaten Banyuasin, Palembang, Sumsel, Kamis (6/7/2023).

Tidak hanya itu, Wapres juga menyerahkan bantuan sosial kepada penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial kepada disabilitas secara simbolis kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wapres di dampingi Ibu Wakil Presiden RI Hj Wury Ma'ruf Amin. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, Bupati Banyuasin H. Askolani Jasi serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel.

 

Terkini Lainnya
Mendagri Umumkan Pj Gubernur Terbaik Se-Indonesia, Pj Sumsel Elen Setiadi Terbaik Kedua

Mendagri Umumkan Pj Gubernur Terbaik Se-Indonesia, Pj Sumsel Elen Setiadi Terbaik Kedua

Sumsel
Elen Setiadi Dilantik Jadi Pj Gubernur Sumsel, Mendagri Tito Berikan Pesan Ini

Elen Setiadi Dilantik Jadi Pj Gubernur Sumsel, Mendagri Tito Berikan Pesan Ini

Sumsel
Jokowi Disambut Hangat Pj Gubernur dan Warga Sumsel, Ini Agenda Kunkernya

Jokowi Disambut Hangat Pj Gubernur dan Warga Sumsel, Ini Agenda Kunkernya

Sumsel
Bangun Ketahanan Pangan Melalui Sekolah, Pemprov Sumsel dan BI Gencarkan Program GSMP Goes to School

Bangun Ketahanan Pangan Melalui Sekolah, Pemprov Sumsel dan BI Gencarkan Program GSMP Goes to School

Sumsel
Konsisten Kelola Keuangan secara Transparan, Pemprov Sumsel Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Konsisten Kelola Keuangan secara Transparan, Pemprov Sumsel Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Sumsel
Harvesting Gernas BBI-BBWI 2024, Ada Layanan Sertifikasi Halal Gratis hingga Pelatihan UMKM

Harvesting Gernas BBI-BBWI 2024, Ada Layanan Sertifikasi Halal Gratis hingga Pelatihan UMKM

Sumsel
Optimalisasi Lahan Rawa Seluas 98.400 Hektare, Pemprov Sumsel Optimistis Target Produksi 3,1 Ton GKG Tercapai

Optimalisasi Lahan Rawa Seluas 98.400 Hektare, Pemprov Sumsel Optimistis Target Produksi 3,1 Ton GKG Tercapai

Sumsel
Pj Gubernur Sumsel: Kami akan Kembalikan Kejayaan Bumi Sriwijaya

Pj Gubernur Sumsel: Kami akan Kembalikan Kejayaan Bumi Sriwijaya

Sumsel
Rajin Munculkan Inovasi dan Terobosan, Pj Gubernur Sumsel Terima Penghargaan dari PDN

Rajin Munculkan Inovasi dan Terobosan, Pj Gubernur Sumsel Terima Penghargaan dari PDN

Sumsel
Hari Jadi Ke-78 Sumsel, Pemprov Serahkan Berbagai Bantuan untuk Panti Asuhan hingga Ponpes 

Hari Jadi Ke-78 Sumsel, Pemprov Serahkan Berbagai Bantuan untuk Panti Asuhan hingga Ponpes 

Sumsel
Warisan Budaya Sriwijaya Berjaya: Dekranasda Sumsel Juara Umum Dekranas 2024

Warisan Budaya Sriwijaya Berjaya: Dekranasda Sumsel Juara Umum Dekranas 2024

Sumsel
Hadiri HUT Ke-44 Dekranas, Pj Ketua Dekranasda Sumsel Dorong Perajin Hasilkan Karya Terbaik

Hadiri HUT Ke-44 Dekranas, Pj Ketua Dekranasda Sumsel Dorong Perajin Hasilkan Karya Terbaik

Sumsel
HUT Ke-78 Sumsel, Ketua DPRD Berikan Apresiasinya kepada Pj Agus Fatoni

HUT Ke-78 Sumsel, Ketua DPRD Berikan Apresiasinya kepada Pj Agus Fatoni

Sumsel
Kembangkan Potensi Pertanian di Sumsel, Pj Gubernur Fatoni Berupaya Perkuat Sinergi dengan Pupuk Indonesia

Kembangkan Potensi Pertanian di Sumsel, Pj Gubernur Fatoni Berupaya Perkuat Sinergi dengan Pupuk Indonesia

Sumsel
Sumsel Dikenal Jadi Daerah Zero Conflict, Pj Gubernur Minta Dukungan TNI Amankan Pilkada 2024

Sumsel Dikenal Jadi Daerah Zero Conflict, Pj Gubernur Minta Dukungan TNI Amankan Pilkada 2024

Sumsel
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com