Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Kompas.com - 30/11/2023, 16:27 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin mengatakan, pihaknya akan melakukan dua jenis intervensi untuk menurunkan angka prevalensi stunting di wilayahnya.

Ia menjelaskan, tindakan pertama yang diambil adalah intervensi gizi yang spesifik, dengan sasaran prioritas meliputi ibu hamil, ibu menyusui, anak usia 0 sampai 59 bulan, remaja, dan wanita usia subur.

"(Aksi) yang dilakukan mencakup pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil dari kelompok miskin, serta pemberian suplemen tablet tambah darah, suplemen kalsium, pemeriksaan kehamilan, suplemen kapsul vitamin A, suplemen taburia, imunisasi, suplemen zinc, pengobatan diare, dan manajemen terpadu untuk balita yang sakit," ucap Hassanudin dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (30/11/2023).

Pernyataan tersebut disampaikan Hassanudin saat menghadiri kegiatan Advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) tentang Promosi dan KIE Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting untuk Mitra Kerja dan Pemangku Kebijakan Daerah Sumut di Hotel Grand Central Premiere, Jalan Putri Merak Jingga Nomor 3A, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumut, Rabu (29/11/2023).

Baca juga: Kasatpol PP DKI Pastikan Tak Intervensi Polisi soal Kecelakaan Anggotanya di Sunter

Lebih lanjut, ia menjelaskan, intervensi kedua adalah gizi sensitif. Langkah ini akan dilakukan dengan meningkatkan penyediaan air minum dan sanitasi, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan, meningkatkan kesadaran, komitmen, dan praktik pengasuhan, memberikan gizi ibu dan anak, serta meningkatkan akses pangan bergizi.

"Untuk memastikan bahwa semua program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berjalan, kami (akan) meningkatkan fungsi monitoring dan evaluasi, memastikan pemberian layanan yang bermutu, peningkatan akuntabilitas, dan percepatan pembelajaran," ucap Hassanudin.

Seperti diketahui, penurunan angka prevalensi stunting menjadi salah satu program prioritas Pemprov Sumut.

Menurut Hassanudin, program tersebut harus dikawal dengan ketat untuk mencapai tujuan mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

Baca juga: KAI Grup Gandeng JR East soal Pengembangan SDM hingga Pengadaan Sarana

Oleh karenanya, sebut dia, diperlukan dukungan anggaran yang memadai untuk mendukung berbagai program penurunan prevalensi stunting. Sumber anggaran ini tidak hanya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) provinsi, melainkan juga dari kabupaten atau kota.

Hassanudin menyebutkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran kepada Pemprov Sumut sebesar Rp 43,9 miliar untuk dana alokasi khusus (DAK) fisik, Rp 224,9 miliar untuk DAK nonfisik, dan Rp 96,2 miliar untuk bantuan operasional kesehatan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

Selanjutnya, ada alokasi anggaran sebesar Rp 317 miliar dari dana desa (DD) 2023. Dana ini akan digunakan untuk mendukung percepatan penurunan prevalensi stunting di 5.418 desa dan 445 kecamatan yang terdapat di Provinsi Sumut.

Baca juga: Longsor di Jalur Tarutung- Sipirok Sumut, Lalu Lintas Sempat Lumpuh 3,5 Jam

"Untuk keberhasilan penurunan stunting di Sumut harus melibatkan semua pihak-pihak yang berkepentingan, mulai dari individu, swasta, non-governmental organization (NGO), perguruan tinggi, hingga pemerintah, semuanya bekerja sama dan berkolaborasi dalam upaya pengurangan stunting,” imbuh Hassanudin.

Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) saat ini, terdapat 791.399 keluarga yang memiliki risiko stunting di Sumut. Di antara mereka, sebanyak 139.734 keluarga tergolong dalam kategori sangat miskin dalam hal kesejahteraan.

Penguatan komitmen pemda dan mitra kerja

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Munawar Ibrahim mengatakan bahwa bahwa dalam pertemuan kali ini, pihaknya ingin memperkuat komitmen pemerintah daerah (pemda) dan mitra kerja untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting di Provinsi Sumut pada 2023 dan menjelang 2024.

“Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2021, angka prevalensi stunting di Sumut mencapai 25,8 persen, dan mengalami penurunan menjadi 21,1 persen pada 2022. Ini artinya mengalami penurunan sebesar 4,7 persen,” jelasnya.

Baca juga: CEK FAKTA: Cak Imin Sebut Banyak Kasus Stunting Baru Disadari setelah Bayi Lahir

Sementara itu, lanjut Munawar, target penurunan angka prevalensi stunting yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumut 2023 adalah 18,55 persen.

Munawar menyampaikan bahwa terdapat enam kabupaten dan kota yang sudah melakukan realisasi anggaran audit kasus stunting dengan persentase 100 persen.

Enam kabupaten dan kota tersebut, yaitu Kabupaten Asahan, Humbang Hasundutan (Humbahas), Nias Selatan, Tapanuli Utara (Taput), Sibolga, dan Kota Binjai.

Dalam kegiatan tersebut, Hassanudin dan Munawar juga menyerahkan penghargaan kepada 10 pemerintah kabupaten atau kota yang telah berkomitmen dalam menurunkan angka prevalensi stunting.

Baca juga: Cara Kampanye Tim Sukses Capres Prabowo-Gibran di NTT, Bagikan Makanan Bergizi untuk Anak Stunting

Sepuluh kota penerima penghargaan itu, antara lain Kota Binjai, Sibolga, Tebingtinggi, Gunungsitoli, Kabupaten Taput, Tapanuli Selatan (Tapsel), Padang Lawas Utara (Paluta), Nias Utara, Padang Lawas, dan Samosir.

Sebagai informasi, acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumut Alwi Mujahit Hasibuan, Kepala Dinas (Kadin) Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (PPA dan KB) Sumut Manna Wasalwa Lubis, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Bupati Taput Nikson Nababan, Bupati Tapsel Dolly Parlindungan Pasaribu, seluruh dinkes dan KB se-Sumut, serta stakeholder.

Terkini Lainnya
Hindari Pemborosan Anggaran, Gubernur Bobby Perketat Pengajuan Proyek di Pemprov Sumut

Hindari Pemborosan Anggaran, Gubernur Bobby Perketat Pengajuan Proyek di Pemprov Sumut

Sumut Berkah
Bobby Nasution Siapkan RS Bertaraf Internasional di Sumut, Bisa Layani Pasien BPJS

Bobby Nasution Siapkan RS Bertaraf Internasional di Sumut, Bisa Layani Pasien BPJS

Sumut Berkah
Gubernur Bobby Nasution Tetapkan UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen

Gubernur Bobby Nasution Tetapkan UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Sidak Pasar, Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru

Gubsu Bobby Sidak Pasar, Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru

Sumut Berkah
Kahiyang Ayu Ajak Kader PKK Deli Serdang Jadi Motivator Tes IVA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Kahiyang Ayu Ajak Kader PKK Deli Serdang Jadi Motivator Tes IVA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Sumut Berkah
HUT Ke-54 Korpri, Bobby Nasution Salurkan Rp 2 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Bencana di Sumut

HUT Ke-54 Korpri, Bobby Nasution Salurkan Rp 2 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Bencana di Sumut

Sumut Berkah
Gubernur Bobby Siapkan Lahan untuk 1.000 Hunian Tetap Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Gubernur Bobby Siapkan Lahan untuk 1.000 Hunian Tetap Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Terima Bantuan Logistik Kementan–Bapanas, 25 Truk Siap Distribusi

Gubsu Bobby Terima Bantuan Logistik Kementan–Bapanas, 25 Truk Siap Distribusi

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana Nasional

Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana Nasional

Sumut Berkah
Pantau Pemulihan Bencana di Sumut, Prabowo Bersama Bobby Nasution Tinjau Lokasi Pengungsian di Langkat

Pantau Pemulihan Bencana di Sumut, Prabowo Bersama Bobby Nasution Tinjau Lokasi Pengungsian di Langkat

Sumut Berkah
Bantah Pemangkasan Anggaran Bencana di Sumut, Bobby Nasution: Silahkan Lihat R-APBD 2025

Bantah Pemangkasan Anggaran Bencana di Sumut, Bobby Nasution: Silahkan Lihat R-APBD 2025

Sumut Berkah
Tinjau Banjir di Tanjung Pura, Gubernur Bobby Instruksikan Percepatan Perbaikan Tanggul

Tinjau Banjir di Tanjung Pura, Gubernur Bobby Instruksikan Percepatan Perbaikan Tanggul

Sumut Berkah
Pemprov Sumut Terima Bantuan 600 Ton Beras, Mentan Amran Pastikan Stok Aman

Pemprov Sumut Terima Bantuan 600 Ton Beras, Mentan Amran Pastikan Stok Aman

Sumut Berkah
Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

Sumut Berkah
Akses Darat Terputus Total, Gubernur Bobby

Akses Darat Terputus Total, Gubernur Bobby "Terbang" Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Tapteng dan Sibolga

Sumut Berkah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com