Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Kompas.com - 15/11/2019, 11:37 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah mengungkapkan pemerintah kabupaten dan kota se-Sulsel dan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) sudah melakukan kerja sama yang baik untuk mendorong percepatan pembangunan.

Kerja sama yang baik itu, ungkapnya, terwujud ketika membuat rancangan anggaran sebelum penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran ( DIPA) dari pemerintah pusat.

"Kami sudah sampaikan ke Bapak Presiden bahwa anggaran (khusus daerah) sudah direncanakan dengan matang sebelum tahun berjalan," kata Nurdin seperti dalam keterangan tertulisnya.

Nurdin sendiri mengatakan itu saat acara penyerahan DIPA oleh Presiden Joko Widodo kepada daerah bawahan, kementerian, dan lembaga pemerintahan daerah di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Menindaklanjuti hal tersebut, Nurdin mengatakan akan melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) daerah pada 18 November mendatang.

"Kami akan mendorong pendapatan Sulsel dengan menciptakan berbagai stimulasi yang kira-kira bisa ikut mendorong pertumbuhan Sulsel," tuturnya melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Menkeu Ingatkan Pejabat Negara, DIPA dan DATKDD adalah Acuan Pembangunan

Nurdin mengungkapkan pula percepatan pembahasan anggaran di tingkat daerah ini sudah sesuai dengan instruksi presiden, terutama pada kegiatan belanja modal hingga proses lelang pengadaan barang dan jasa.

"Kalau provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota kami sinergikan dan kami mendorong lebih cepat lagi, seluruh kegiatan baik fisik maupun pengadaan dan sebagainya dapat berjalan optimal," terangnya.

Acara penyerahan DIPA

Dalam kegiatan ini, Presiden Joko Widodo melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggara (DIPA) tahun 2020 untuk daerah bawahan, kementerian, dan lembaga pemerintahan dengan total Rp 1.265 triliun.

"Tadi sudah diserahkan DIPA dana transfer daerah dana desa, kepada saudara semuanya ada Rp 909 triliun untuk kementerian dan lembaga, serta Rp 556 triliun transfer ke daerah," ungkap Presiden Jokowi di hadapan seluruh Gubernur Indonesia.

Baca juga: Gorontalo Terima DIPA 2020 Sebesar Rp 6,95 Triliun, Naik Rp 200 Miliar

Usai penyerahan, Presiden mengingatkan agar pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota melakukan percepatan penganggaran.

"Saya ingin melihat ada perubahan cara pergerakan kita, cara pandang kita, pola-pola lama yang harus kita ubah secepat-cepatnya,” ungkap presiden.

Presiden mengingatkan, percepatan itu utamanya dimulai dari belanja modal bagi DIPA-DIPA yang tadi sudah diserahkan. Dengan begitu, Jokowi berharap belanja APBN bisa mendorong pertumbuhan ekonomi seawal mungkin.

Baca juga: Ini Alasan Wagub Andi Dorong Wisata Halal di Sulsel

“Oleh sebab itu, segera lelang dan pelaksanaan Januari sudah dilaksanakan, jangan nunggu-nunggu, ini perintah," tegas presiden.

Terkini Lainnya
3 Desa di Sulsel Berprestasi pada Lomba Desa Wisata Nusantara 2024

3 Desa di Sulsel Berprestasi pada Lomba Desa Wisata Nusantara 2024

Sulsel Bersinar
Pimpin Apel Siaga, Pj Gubernur Sulsel Ingatkan Warga soal Persiapan Musim Tanam

Pimpin Apel Siaga, Pj Gubernur Sulsel Ingatkan Warga soal Persiapan Musim Tanam

Sulsel Bersinar
Kolaborasi Sejarah, Sulsel Teken MoU Pengelolaan Tambang Nikel dengan Fokus Pemberdayaan Masyarakat

Kolaborasi Sejarah, Sulsel Teken MoU Pengelolaan Tambang Nikel dengan Fokus Pemberdayaan Masyarakat

Sulsel Bersinar
Pj Gubernur Sulsel Pastikan Paskibraka Tetap Berhijab Saat Upacara HUT Ke-79 RI

Pj Gubernur Sulsel Pastikan Paskibraka Tetap Berhijab Saat Upacara HUT Ke-79 RI

Sulsel Bersinar
Hadiri Undangan di IKN, Pj Gubernur Sulsel Beberkan Pesan Jokowi

Hadiri Undangan di IKN, Pj Gubernur Sulsel Beberkan Pesan Jokowi

Sulsel Bersinar
Di Sulsel, Menteri Bintang Apresiasi Program Desa Temmappaduae dan Ingatkan Tekan Perkawinan Anak

Di Sulsel, Menteri Bintang Apresiasi Program Desa Temmappaduae dan Ingatkan Tekan Perkawinan Anak

Sulsel Bersinar
KI Sulsel dan Dinas PMD Siapkan Desa Langkidi sebagai Wakil Apresiasi KIP Desa 2024

KI Sulsel dan Dinas PMD Siapkan Desa Langkidi sebagai Wakil Apresiasi KIP Desa 2024

Sulsel Bersinar
Pj Gubernur Zudan: Sulsel Siap Jadi Percontohan Implementasi BTU Pendidikan Pancasila 

Pj Gubernur Zudan: Sulsel Siap Jadi Percontohan Implementasi BTU Pendidikan Pancasila 

Sulsel Bersinar
Pj Gubernur Zudan Paparkan Digitalisasi Reformasi Birokrasi yang telah Diterapkan di Pemprov Sulsel

Pj Gubernur Zudan Paparkan Digitalisasi Reformasi Birokrasi yang telah Diterapkan di Pemprov Sulsel

Sulsel Bersinar
Tindaklanjuti Arahan Presiden, Pj Gubernur Sulsel dan Pj Gubernur Papua Barat Daya Teken MoU Pembangunan Daerah

Tindaklanjuti Arahan Presiden, Pj Gubernur Sulsel dan Pj Gubernur Papua Barat Daya Teken MoU Pembangunan Daerah

Sulsel Bersinar
Pj Gubernur Sulsel Apresiasi Kolaborasi TNI dan Pemda dalam Tingkatkan Ketahanan Pangan di Pinrang

Pj Gubernur Sulsel Apresiasi Kolaborasi TNI dan Pemda dalam Tingkatkan Ketahanan Pangan di Pinrang

Sulsel Bersinar
Pj Gubernur Sulsel Paparkan Strategi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Peran Penting TNI di Dalamnya

Pj Gubernur Sulsel Paparkan Strategi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Peran Penting TNI di Dalamnya

Sulsel Bersinar
Budayakan Hidup Sehat, Pj Gubernur Sulsel Ajak OPD dan Masyarakat Rutin Olahraga

Budayakan Hidup Sehat, Pj Gubernur Sulsel Ajak OPD dan Masyarakat Rutin Olahraga

Sulsel Bersinar
Penanganan Bencana di Sulsel Kompak, Danlantamal VI: Berkat Pj Gubernur 

Penanganan Bencana di Sulsel Kompak, Danlantamal VI: Berkat Pj Gubernur 

Sulsel Bersinar
Wilayah Terdampak Longsor dan Banjir Luwu Terisolasi, Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan dengan Helikopter

Wilayah Terdampak Longsor dan Banjir Luwu Terisolasi, Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan dengan Helikopter

Sulsel Bersinar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com