KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan, buruh merupakan pilar utama ekonomi dan pembangunan.
“Kami berkomitmen mengawal hak-hak pekerja, mulai dari kepastian kerja, perlindungan tenaga kerja, hingga sistem upah yang berkeadilan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (4/5/2026).
Pernyataan itu disampaikan saat Rico menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional ( May Day) 2026 di Pardede Hall, Medan, Jumat (1/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Rico turut berbaur dan bernyanyi bersama ribuan buruh yang memadati lokasi acara.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan juga terus mendorong sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja melalui dialog berkelanjutan.
Komitmen itu diperkuat melalui 10 poin kebijakan strategis, termasuk pengawasan hak normatif pekerja serta upaya penetapan upah minimum kota (UMK) yang layak.
Baca juga: Kajari Medan Bakal Diperiksa Kejati NTT, Diduga Peras Kontraktor di Kupang
Mengusung tema “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, peringatan Hari Buruh tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta.
Kegiatan itu juga menjadi ruang penyampaian aspirasi para pekerja kepada pemerintah daerah.
Acara diisi dengan pemotongan tumpeng, lucky draw berhadiah, serta penyerahan 1.100 paket sembako kepada pekerja.
Peringatan Hari Buruh 2026 kemudian ditutup dengan ajakan menjaga suasana kondusif dan memperkuat kolaborasi demi mewujudkan semangat “Medan untuk Semua, Semua untuk Medan.”
Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Medan dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0201/Medan.
Baca juga: Polisi Gerebek Apartemen Gudang Vape Narkoba Ice Biru di Medan, Ratusan Disita