Lampaui Target Tanam, Petani Lamongan Terima Ratusan Alsintan dan Bantuan Irigasi

Kompas.com - 11/06/2026, 20:49 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Petani di Kabupaten Lamongan menerima ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta bantuan infrastruktur irigasi dari pemerintah pusat setelah daerah tersebut berhasil melampaui target luas tambah tanam yang ditetapkan pemerintah.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat produktivitas pertanian sekaligus mengantisipasi dampak musim kemarau dan perubahan cuaca ekstrem terhadap sektor pangan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah pemerintah pusat mempelajari rencana aksi yang disusun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk menghadapi potensi kekeringan dan menjaga keberlanjutan produksi pertanian.

“Ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat setelah mempelajari rencana aksi yang kami buat dalam rangka menghadapi musim kering atau perubahan cuaca ekstrem yang akan datang,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (11/6/2026).

Hal itu disampaikan Yuhronur saat menyerahkan secara simbolis mesin rotavator kepada tujuh kelompok tani (poktan) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Kamis.

Baca juga: Sengkarut MBG di Sugio Lamongan, Pengelola Disanksi, Sekolah Diminta Lapor Mutu Gizi

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menerangkan, bantuan tersebut juga merupakan bentuk apresiasi atas capaian sektor pertanian Lamongan yang mampu mempertahankan status sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Lamongan tercatat berhasil melakukan panen pada lahan seluas 193.000 hektar (ha) dari luas baku sawah sekitar 95.000 ha.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan intensitas tanam sekaligus melampaui target luas tambah tanam yang ditetapkan pemerintah.

“Indeks pertanaman Lamongan mencapai 2,1 atau meningkat cukup signifikan dari sebelumnya 1,64. Pada 2026, target luas tambah tanam kami naik dari 193.000 ha menjadi 233.384 ha,” katanya.

Untuk mendukung target tersebut, petani Lamongan menerima bantuan berupa 18 unit pompa air, 13 unit rotavator, 23 unit hand tractor, 181 unit irigasi perpompaan (irpom) dan irigasi perpipaan (irpip), serta tiga unit combine harvester.

“Nanti secara serentak akan dilakukan pemasangan di lokasi-lokasi yang membutuhkan sumber air, terutama daerah tadah hujan,” ujar Pak Yes.

Ia berharap, bantuan alsintan dan irigasi tersebut dapat mempercepat transformasi pertanian Lamongan menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan produktif.

Dengan meningkatnya produktivitas pertanian, hasil panen petani diharapkan semakin baik sehingga mampu meningkatkan nilai tukar petani (NTP) dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Dinilai Resahkan Pengunjung Swalayan di Lamongan, Keluarga Pengemis asal Surabaya Akhirnya Dipulangkan

Disalurkan melalui Poktan

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan Mugito menegaskan bahwa seluruh bantuan disalurkan kepada kelompok tani (poktan), bukan kepada individu.

“Bantuan pertanian ini berbasis kelompok tani, bukan individu,” katanya.

Baca juga: Viral Ibu Mengemis Bawa Anak di Sukodadi Lamongan, Suami Malah Menunggu di Warung Kopi

Adapun tujuh kelompok tani yang menerima bantuan rotavator secara simbolis adalah Poktan Harapan Makmur Desa Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu; Poktan Tani Mulyo Desa Kanoman, Kecamatan Tikung; Poktan Sekar Gading III Desa Sekaran; Poktan Tani Seger Satu Desa Karangwungu, Kecamatan Karanggeneng; Poktan Sri Manunggal Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu; Poktan Sekar Srengenge VI Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran; serta Poktan Sumber Tani Dua Desa Sumberbendo, Kecamatan Mantup.

Terkini Lainnya
Lampaui Target Tanam, Petani Lamongan Terima Ratusan Alsintan dan Bantuan Irigasi

Lampaui Target Tanam, Petani Lamongan Terima Ratusan Alsintan dan Bantuan Irigasi

Lamongan
Dorong Literasi Digital, Lamongan Raih Penghargaan Nasional Pemanfaatan SIBI

Dorong Literasi Digital, Lamongan Raih Penghargaan Nasional Pemanfaatan SIBI

Lamongan
Dongkrak Produktivitas dan Hilirisasi Pertanian di Lamongan

Dongkrak Produktivitas dan Hilirisasi Pertanian di Lamongan

Lamongan
Pemkab Lamongan Sabet WTP 10 Kali Beruntun, Pak Yes: Bukan Prestasi, tetapi Kewajiban

Pemkab Lamongan Sabet WTP 10 Kali Beruntun, Pak Yes: Bukan Prestasi, tetapi Kewajiban

Lamongan
Usai Shalat Id di Mantup, Bupati Lamongan Serahkan Sapi Kurban Presiden Seberat 1,1 Ton

Usai Shalat Id di Mantup, Bupati Lamongan Serahkan Sapi Kurban Presiden Seberat 1,1 Ton

Lamongan
HJL Ke-457, Pak Yes Bidik Lamongan Jadi Pusat Agroindustri dan Investasi

HJL Ke-457, Pak Yes Bidik Lamongan Jadi Pusat Agroindustri dan Investasi

Lamongan
Ziarah Leluhur di HJL Ke-457, Pak Yes Ajak Warga Jaga Jati Diri di Tengah Perubahan Zaman

Ziarah Leluhur di HJL Ke-457, Pak Yes Ajak Warga Jaga Jati Diri di Tengah Perubahan Zaman

Lamongan
Lamongan Buka Peluang Investasi Baru dari India

Lamongan Buka Peluang Investasi Baru dari India

Lamongan
Tak Perlu Jauh Berobat, RSUD Ngimbang Kini Layani Hemodialisis dan Endoskopi

Tak Perlu Jauh Berobat, RSUD Ngimbang Kini Layani Hemodialisis dan Endoskopi

Lamongan
Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemkab Lamongan dan Baznas Kucurkan Rp 375,9 Juta Beasiswa

Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemkab Lamongan dan Baznas Kucurkan Rp 375,9 Juta Beasiswa

Lamongan
Lamongan Jadi Wilayah Tercepat Bangun KDKMP dengan Unit Terbanyak Siap Beroperasi

Lamongan Jadi Wilayah Tercepat Bangun KDKMP dengan Unit Terbanyak Siap Beroperasi

Lamongan
Lamongan Rekonstruksi 56 Ruas Jalan pada 2026, Target Kemantapan Capai 63,55 Persen

Lamongan Rekonstruksi 56 Ruas Jalan pada 2026, Target Kemantapan Capai 63,55 Persen

Lamongan
Peringati Hari Otoda Ke-30, Bupati Lamongan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah

Peringati Hari Otoda Ke-30, Bupati Lamongan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah

Lamongan
Produksi Sampah 550 Ton Per Hari, Ini Strategi Hulu-Hilir Pemkab Lamongan Ubah Sampah Jadi Berkah

Produksi Sampah 550 Ton Per Hari, Ini Strategi Hulu-Hilir Pemkab Lamongan Ubah Sampah Jadi Berkah

Lamongan
Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Lamongan Apresiasi Pemuda Solokuro Pelestari Benih Nusantara

Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Lamongan Apresiasi Pemuda Solokuro Pelestari Benih Nusantara

Lamongan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com