Kota Tangerang Ramah Wisatawan: Transportasi Mudah, Informasi Digital Lengkap

Kompas.com - 22/04/2025, 19:41 WIB
Dwinh,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kota Tangerang terus berbenah menjadi destinasi wisata yang ramah, modern, dan mudah diakses. 

Dengan mengusung konsep smart city, Kota Tangerang menghadirkan sistem transportasi publik yang terintegrasi serta akses informasi wisata secara digital yang lengkap. 

Hal tersebut memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Tak hanya kaya akan budaya dan kuliner, Kota Tangerang juga memikat hati para pelancong lewat inovasi yang berorientasi pada kemudahan. Mulai dari transportasi murah dan efisien hingga layanan informasi berbasis aplikasi.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Tangerang Boyke Urip Hermawan, salah satu wujud kota ramah wisatawan adalah tersedianya berbagai moda transportasi publik yang mudah dijangkau. 

Baca juga: Transportasi Publik di Jakarta Mulai Gratis, Begini Cara Daftarnya

Salah satunya Trans Tangerang atau Bus Tayo, yang melayani trayek dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui Pintu Masuk M1 menuju Cadas.

Trayek lain juga menjangkau kawasan penting, seperti Poris Plawad–GOR Jatiuwung–Jatake, Poris Plawad–Cibodas, dan Ciledug–Tangcity. 

Selain itu, tersedia pula angkot Si Benteng dengan sembilan trayek yang menjangkau permukiman hingga jalur utama kota. 

Menariknya, semua layanan tersebut hanya bertarif Rp 2.000, jauh-dekat.

“Wisatawan bisa berpindah tempat dengan cepat, murah, dan nyaman tanpa bingung mencari rute,” ujar Boyke seperti  yang dikutip dari laman tangerangkota.go.id, Selasa (22/4/2025).

Baca juga: Daftar Kereta Api Go Show dari Jogja 2025, Rute, dan Harga Tiketnya

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Kota Tangerang juga menghadirkan aplikasi Tangerang LIVE yang dapat diunduh di App Store dan Google Play Store.

Melalui aplikasi itu, wisatawan bisa mengakses informasi objek wisata, jadwal acara, kuliner khas, hingga rute transportasi secara real time.

“Kami ingin setiap orang yang datang ke Kota Tangerang merasa disambut dan dimudahkan. Baik dari sisi mobilitas, informasi, hingga pelayanan publik, semuanya dirancang agar ramah bagi wisatawan,” jelas Boyke.

Sejumlah destinasi unggulan turut dipoles agar lebih menarik. Mulai dari Kawasan Kuliner Laksa, Cisadane Walk, Jembatan Gerendeng, taman-taman tematik, museum, hingga kampung tematik yang dipadukan dengan edukasi serta spot foto Instagramable.

Baca juga: 3 Spot Foto Terbaik di Menara Kembar Petronas, Jangan Terpaku dengan Jarak Dekat

Dengan pendekatan digital dan ramah lingkungan, Kota Tangerang membangun tidak hanya infrastruktur, tetapi juga pengalaman wisata yang bersahabat.

“Inisiatif ini sejalan dengan semangat Tangerang Ayo, sebagai kota yang terus bergerak maju dalam pelayanan publik dan pariwisata,” tutur Boyke.

Terkini Lainnya
Penggagas Inovasi Pelayanan Publik Banten, ASN Muda Kota Tangerang Jadi Duta Korpri 2025–2026

Penggagas Inovasi Pelayanan Publik Banten, ASN Muda Kota Tangerang Jadi Duta Korpri 2025–2026

Kota Tangerang
Weekend Seru Bersama Keluarga? Yuk, Jelajahi Destinasi Favorit di Kota Tangerang

Weekend Seru Bersama Keluarga? Yuk, Jelajahi Destinasi Favorit di Kota Tangerang

Kota Tangerang
Ketika Kesempatan Bertemu Semangat, Kisah Pekerja Disabilitas Berkarier dari Job Fair Kota Tangerang

Ketika Kesempatan Bertemu Semangat, Kisah Pekerja Disabilitas Berkarier dari Job Fair Kota Tangerang

Kota Tangerang
Lidah Auto Bergoyang, Ini 5 Seblak Paling Enak di Kota Tangerang

Lidah Auto Bergoyang, Ini 5 Seblak Paling Enak di Kota Tangerang

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Sistem Online dan Pendampingan Langsung

Pemkot Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Sistem Online dan Pendampingan Langsung

Kota Tangerang
Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban: Nyaman Ditinggali dan Menjanjikan untuk Investasi

Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban: Nyaman Ditinggali dan Menjanjikan untuk Investasi

Kota Tangerang
Ayo ke Kota Tangerang! Jelajahi Kekayaan Kuliner, Tradisi, dan Keragaman Budaya 

Ayo ke Kota Tangerang! Jelajahi Kekayaan Kuliner, Tradisi, dan Keragaman Budaya 

Kota Tangerang
Mengintip Wajah Baru Pasar Anyar Kota Tangerang Pascarevitalisasi

Mengintip Wajah Baru Pasar Anyar Kota Tangerang Pascarevitalisasi

Kota Tangerang
Bosan dengan Menu Lebaran? Ini Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang yang Wajib Dicoba

Bosan dengan Menu Lebaran? Ini Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang yang Wajib Dicoba

Kota Tangerang
Sempat Minta Sekolah ke Gibran, Anak 13 Tahun Ini Difasilitas Sekolah Gratis oleh Pemkot Tangerang

Sempat Minta Sekolah ke Gibran, Anak 13 Tahun Ini Difasilitas Sekolah Gratis oleh Pemkot Tangerang

Kota Tangerang
Optimalisasi IPAL TPA Rawa Kucing, Solusi Tangerang Menuju Kota Ramah Lingkungan

Optimalisasi IPAL TPA Rawa Kucing, Solusi Tangerang Menuju Kota Ramah Lingkungan

Kota Tangerang
Soal Netralitas Pilkada, Peneliti IDP-LP Nilai Pj Walkot Tangerang Bertindak Tegas

Soal Netralitas Pilkada, Peneliti IDP-LP Nilai Pj Walkot Tangerang Bertindak Tegas

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Raih Penghargaan atas Penanganan AIDS, Tuberculosis dan Malaria

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan atas Penanganan AIDS, Tuberculosis dan Malaria

Kota Tangerang
Dua Hari Digelar, Pengunjung Tangerang Digital Festival Vol. 2 Sebut Serasa Nonton Konser Level Nasional

Dua Hari Digelar, Pengunjung Tangerang Digital Festival Vol. 2 Sebut Serasa Nonton Konser Level Nasional

Kota Tangerang
Festival Cisadane 2024 Dimulai, Dr Nurdin: Ayo Nikmati Hajatan Budaya, Seni, dan Karya UMKM!

Festival Cisadane 2024 Dimulai, Dr Nurdin: Ayo Nikmati Hajatan Budaya, Seni, dan Karya UMKM!

Kota Tangerang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com