Luncurkan Superapp, Wali Kota Tangerang Tuai Apresiasi dari Menpan-RB

Kompas.com - 23/12/2023, 19:49 WIB
Hotria Mariana,
Sheila Respati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas memberikan apresiasi kepada Kota Tangerang atas kemajuan pembangunannya.

Hal tersebut disampaikan Anas saat meresmikan aplikasi Tangerang Ayo dan Tangerang Government University (Gorvu) di Grha Bakti Karya (GBK), Kawasan Perumahan Moderland, Kota Tangerang, Kamis (21/12/23).

Dalam kesempatan itu, Anas mengaku tidak pernah bersedia meresmikan aplikasi-aplikasi dari pemerintah daerah (pemda) di berbagai wilayah Indonesia. Namun, hal ini tidak berlaku untuk kedua aplikasi tersebut. Sebab, menurutnya, aplikasi Tangerang Ayo dan Gorvu punya keunggulan.

Pertama, aplikasi tersebut terintegrasi dengan banyak layanan. Hal ini memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan pemerintah tanpa harus membuat akun baru.

Kedua, aplikasi tersebut memiliki fitur E-Kinerja pegawai. Fitur ini memungkinkan pegawai untuk melaporkan kinerjanya secara digital.

Baca juga: Hadirkan Inovasi Pelayanan Publik, Wali Kota Arief Dianugerahi Bapak Pelayanan Publik Kota Tangerang

“Bayangkan superapp Tangerang Ayo dan Gorvu mampu memangkas birokrasi yang panjang. Keduanya tidak akan berjalan jika digitalisasinya tidak berkembang. Aparatur sipil negara (ASN) sibuk dengan laporan, absen, kertas-kertas. Dengan aplikasi tersebut, jelas sudah menjadi terobosan birokrasi yang berdampak,” tuturnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (23/12/2023).

Anas juga mengapresiasi Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah atas inovasi yang dilakukannya. Ia menilai, Arief merupakan pemimpin daerah yang lincah dan tepat dalam mengambil keputusan. Padahal, Arief tengah memasuki masa akhir jabatan.

“Jadi, saya pikir prioritas (membuat inovasi) di injury time, saya kira tepat. Pembuatan superapp Tangerang Ayo dan lembaga pendidikan Gorvu bisa menjadi aset terbesar di Kota Tangerang,” ucapnya.

Anas melanjutkan, siap menjadi public relation (PR) untuk pemimpin daerah yang memiliki kinerja bagus.

“(Hal yang dilakukan Pemkot Tangerang) ini bagus. Kalau tidak bagus, saya tidak datang,” lanjutnya.

Baca juga: Pemkot Tangerang Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan dan Pengangguran Terbuka dalam Satu Dekade

Sebagai informasi, aplikasi Tangerang Ayo merupakan aplikasi terintegrasi dari beberapa aplikasi manajemen pemerintahan, dengan 38 layanan berbagai urusan. Aplikasi ini digunakan untuk membantu pegawai Pemkot Tangerang dalam melakukan pekerjaan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Tangerang Government University merupakan sistem pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) aparatur dengan dukungan digitalisasi dalam meningkatkan fleksibilitas dan aksesibilitas pembelajaran.

Sistem tersebut bertujuan untuk menciptakan tempat kerja sebagai lingkungan pembelajaran, pengembangan knowledge management, pemenuhan kewajiban pengembangan kompetensi pegawai, dan pencapaian target organisasi.

Terkini Lainnya
Penggagas Inovasi Pelayanan Publik Banten, ASN Muda Kota Tangerang Jadi Duta Korpri 2025–2026

Penggagas Inovasi Pelayanan Publik Banten, ASN Muda Kota Tangerang Jadi Duta Korpri 2025–2026

Kota Tangerang
Weekend Seru Bersama Keluarga? Yuk, Jelajahi Destinasi Favorit di Kota Tangerang

Weekend Seru Bersama Keluarga? Yuk, Jelajahi Destinasi Favorit di Kota Tangerang

Kota Tangerang
Ketika Kesempatan Bertemu Semangat, Kisah Pekerja Disabilitas Berkarier dari Job Fair Kota Tangerang

Ketika Kesempatan Bertemu Semangat, Kisah Pekerja Disabilitas Berkarier dari Job Fair Kota Tangerang

Kota Tangerang
Lidah Auto Bergoyang, Ini 5 Seblak Paling Enak di Kota Tangerang

Lidah Auto Bergoyang, Ini 5 Seblak Paling Enak di Kota Tangerang

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Sistem Online dan Pendampingan Langsung

Pemkot Tangerang Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Sistem Online dan Pendampingan Langsung

Kota Tangerang
Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban: Nyaman Ditinggali dan Menjanjikan untuk Investasi

Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban: Nyaman Ditinggali dan Menjanjikan untuk Investasi

Kota Tangerang
Ayo ke Kota Tangerang! Jelajahi Kekayaan Kuliner, Tradisi, dan Keragaman Budaya 

Ayo ke Kota Tangerang! Jelajahi Kekayaan Kuliner, Tradisi, dan Keragaman Budaya 

Kota Tangerang
Mengintip Wajah Baru Pasar Anyar Kota Tangerang Pascarevitalisasi

Mengintip Wajah Baru Pasar Anyar Kota Tangerang Pascarevitalisasi

Kota Tangerang
Bosan dengan Menu Lebaran? Ini Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang yang Wajib Dicoba

Bosan dengan Menu Lebaran? Ini Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang yang Wajib Dicoba

Kota Tangerang
Sempat Minta Sekolah ke Gibran, Anak 13 Tahun Ini Difasilitas Sekolah Gratis oleh Pemkot Tangerang

Sempat Minta Sekolah ke Gibran, Anak 13 Tahun Ini Difasilitas Sekolah Gratis oleh Pemkot Tangerang

Kota Tangerang
Optimalisasi IPAL TPA Rawa Kucing, Solusi Tangerang Menuju Kota Ramah Lingkungan

Optimalisasi IPAL TPA Rawa Kucing, Solusi Tangerang Menuju Kota Ramah Lingkungan

Kota Tangerang
Soal Netralitas Pilkada, Peneliti IDP-LP Nilai Pj Walkot Tangerang Bertindak Tegas

Soal Netralitas Pilkada, Peneliti IDP-LP Nilai Pj Walkot Tangerang Bertindak Tegas

Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Raih Penghargaan atas Penanganan AIDS, Tuberculosis dan Malaria

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan atas Penanganan AIDS, Tuberculosis dan Malaria

Kota Tangerang
Dua Hari Digelar, Pengunjung Tangerang Digital Festival Vol. 2 Sebut Serasa Nonton Konser Level Nasional

Dua Hari Digelar, Pengunjung Tangerang Digital Festival Vol. 2 Sebut Serasa Nonton Konser Level Nasional

Kota Tangerang
Festival Cisadane 2024 Dimulai, Dr Nurdin: Ayo Nikmati Hajatan Budaya, Seni, dan Karya UMKM!

Festival Cisadane 2024 Dimulai, Dr Nurdin: Ayo Nikmati Hajatan Budaya, Seni, dan Karya UMKM!

Kota Tangerang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com