Bupati Dhito Harapkan Partisipasi Masyarakat Kediri di Pilkada 2024 Meningkat

Kompas.com - 27/08/2024, 11:53 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berharap partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dapat meningkat dibandingkan Pilkada 2020 yang terpengaruh pandemi Covid-19.

"Saya menganggap Pilkada 2020 sebagai tantangan besar karena berlangsung di tengah pandemi. Untuk Pilkada 2024, saya berharap tingkat kehadiran masyarakat di tempat pemungutan suara (TPS) akan lebih tinggi," ujar pria yang akrab disapa Mas Dhito itu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (27/8/2024).

Seperti diketahui, pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) dan wakil bupati (bacawabup) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri dijadwalkan berlangsung dari Selasa (27/8/2024) hingga Kamis (29/8/2024), menandai dimulainya kontestasi Pilkada Serentak 2024.

Baca juga: Besok, Ridwan Kamil-Suswono Bakal Mendaftar untuk Pilkada Jakarta ke KPU

Sebagai kepala daerah, Mas Dhito berharap seluruh tahapan Pilkada 2024 dapat berjalan lancar tanpa adanya kejadian yang merugikan, seperti petugas yang jatuh sakit karena kelelahan selama proses pemilihan dan perhitungan suara.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri berharap tidak ada pegawai atau panitia penyelenggara Pemilu yang mengalami kelelahan selama proses ini," tuturnya.

Untuk memastikan kelancaran, Mas Dhito meminta agar mobil siaga di tiap desa tetap siap sedia, dan tenaga medis juga dipastikan siap menghadapi kebutuhan mendesak.

Persiapan KPU Kabupaten Kediri

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim mengatakan bahwa pihaknya telah siap menerima pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 10/2024 tentang Pencalonan Pilkada.

"Kami akan siap mulai besok (27 Agustus) untuk menerima pendaftaran cabup dan calon wakil bupati (cawabup)," ucapnya.

Berbeda dengan pemilu legislatif dan presiden yang diadakan pada Februari 2024 lalu, pilkada kali ini akan melibatkan 2.348 TPS.

Baca juga: KPU DKI Jakarta Siapkan 31 TPS Khusus untuk Pilkada 2024

KPU juga akan memfasilitasi pasangan calon yang telah ditetapkan dengan pemasangan alat peraga kampanye di lokasi strategis, serta spanduk dan banner yang mengimbau masyarakat untuk datang ke TPS dan memberikan suara mereka.

Berdasarkan proses pencocokan dan penelitian data pemilih, Nanang melaporkan bahwa daftar pemilih sementara (DPS) mencatat 1.257.231 pemilih.

"Kami menargetkan tingkat partisipasi masyarakat mencapai 75 persen, naik dari 65 persen pada pilkada sebelumnya," jelasnya.

Terkini Lainnya
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Minta Perangkat Daerah Lakukan Identifikasi

Kediri Hari Ini
Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Bandara Dhoho Resmi Beroperasi, Pemkab Kediri Tawarkan Wisata Gratis dan Diskon Hotel untuk Genjot Okupansi

Kediri Hari Ini
Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Bupati Kediri Dorong Evaluasi Lapangan

Kediri Hari Ini
Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Jaga Mutu Program MBG, Mas Dhito Minta SPPG Kediri Komitmen terhadap Keamanan Pangan

Kediri Hari Ini
MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

MPP Kabupaten Kediri Resmi Beroperasi, Mas Dhito: Semangat Baru untuk Melayani Masyarakat

Kediri Hari Ini
Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kisah Restu, Anak di Kediri yang Kembali Bersekolah Berkat Bantuan Mas Dhito

Kediri Hari Ini
Mas Dhito Minta 344 KDMP di Kediri Punya Fokus Usaha

Mas Dhito Minta 344 KDMP di Kediri Punya Fokus Usaha

Kediri Hari Ini
Pemkab Kediri Raih 2 Penghargaan BKN, Mas Dhito: Sekarang Kita Berbenah untuk Reformasi Birokrasi

Pemkab Kediri Raih 2 Penghargaan BKN, Mas Dhito: Sekarang Kita Berbenah untuk Reformasi Birokrasi

Kediri Hari Ini
Sekolah Rakyat Kediri Punya Fasilitas Lengkap, Mas Dhito Diapresiasi Gubernur Khofifah

Sekolah Rakyat Kediri Punya Fasilitas Lengkap, Mas Dhito Diapresiasi Gubernur Khofifah

Kediri Hari Ini
Dukung Program Sekolah Rakyat, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 7,6 Hektar

Dukung Program Sekolah Rakyat, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 7,6 Hektar

Kediri Hari Ini
Dukung Gerakan Ayah Teladan, Bupati Kediri Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Dukung Gerakan Ayah Teladan, Bupati Kediri Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Kediri Hari Ini
Mas Dhito Sukses Tekan Angka Stunting, Pemkab Kediri Raih Peringkat 2 Terbaik Se-Jatim

Mas Dhito Sukses Tekan Angka Stunting, Pemkab Kediri Raih Peringkat 2 Terbaik Se-Jatim

Kediri Hari Ini
Mas Dhito Tinjau Pembangunan Gedung Baru RSKK Pare, Siap Beroperasi pada Agustus 2025

Mas Dhito Tinjau Pembangunan Gedung Baru RSKK Pare, Siap Beroperasi pada Agustus 2025

Kediri Hari Ini
Rajin Pasarkan Hasil Pertanian ke Kota-kota Besar, Mas Dhito Kini Gandeng Pemkot Surabaya

Rajin Pasarkan Hasil Pertanian ke Kota-kota Besar, Mas Dhito Kini Gandeng Pemkot Surabaya

Kediri Hari Ini
100 Siswa Terbaik Akan Sekolah Gratis di SMA Boarding School Bupati Kediri

100 Siswa Terbaik Akan Sekolah Gratis di SMA Boarding School Bupati Kediri

Kediri Hari Ini
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com