Berikan Bisyaroh kepada 8.000 Guru Agama Nonformal, Mas Dhito Pastikan Program Ini Akan Jalan Terus

Kompas.com - 10/11/2023, 10:25 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito dalam acara Penyerahan Bisyaroh kepada guru-guru Madin, TPQ, Kristen, Katolik dan Hindu, secara simbolis di kawasan Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Kamis (9/11/2023).DOK. Pemkab Kediri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito dalam acara Penyerahan Bisyaroh kepada guru-guru Madin, TPQ, Kristen, Katolik dan Hindu, secara simbolis di kawasan Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Kamis (9/11/2023).

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri kembali menyalurkan bisyaroh atau insentif kepada guru agama nonformal. Pada 2023 ini, bisyaroh diberikan kepada 8.000 penerima.

Mereka, penerima bisyaroh merupakan guru-guru Madrasah Diniyah (Madin), Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), Kristen, Katolik, dan Hindu.

Selain mendapatkan bisyaroh dengan besaran Rp 100.000 setiap bulannya, para guru ini juga didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebut, penyaluran bisyaroh yang telah dimulai sejak 2021 itu menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri untuk memperhatikan kesejahteraan guru keagamaan nonformal.

"Kita berharap jumlah penerima bisa terus bertambah," katanya dalam acara penyerahan bisyaroh secara simbolis di kawasan Simpang Lima Gumul, Kamis (9/11/2023).

Mas Dhito, sapaan akrab bupati, menyebutkan, guru agama nonformal tersebut memiliki jasa yang besar. Pasalnya mereka selain memberikan pengetahuan agama juga membantu membentuk karakter budi pekerti bagi generasi penerus bangsa.

Baca juga: Masyarakat Keluhkan Pelayanan di Puskesmas, Mas Dhito Minta Dinkes Turun Tangan

Untuk itu, jumlah penerima bisyaroh ini terus ditambah dalam setiap tahunnya. Pada 2023  jumlah penerima naik sebanyak 500 guru dari tahun 2022 yang jumlahnya 7.500 guru.

"Saya pastikan, program ini akan berlanjut pada tahun depan," ungkapnya dalam siaran persnya, Jumat (10/11/2023).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muksin menambahkan, pencairan bisyaroh kepada 8.000 guru ini diberikan untuk satu tahun sekaligus dengan besaran Rp 1,2 juta untuk setiap penerima.

“Hitungannya setiap bulan Rp 100.000, itu akan diberikan selama satu tahun,” terangnya.

Selain pemberian bisyaroh bagi guru agama nonformal, pada 2023, Pemkab Kediri menyalurkan beasiswa GNOTA kepada 9.053 penerima.

Program pemberian Beasiswa GNOTA ini untuk menjamin keterlanjutan pendidikan anak-anak di Kabupaten Kediri.

Terkini Lainnya
Tekan Penyebaran PMK, Pemkab Kediri Tutup Sementara Seluruh Pasar Hewan 
Tekan Penyebaran PMK, Pemkab Kediri Tutup Sementara Seluruh Pasar Hewan 
Kediri Hari Ini
Tata Kelola Data Jadi Dasar Pengambilan Keputusan, Pemkab Kediri Gelar Diklat bagi Pengelola Data
Tata Kelola Data Jadi Dasar Pengambilan Keputusan, Pemkab Kediri Gelar Diklat bagi Pengelola Data
Kediri Hari Ini
Mas Dhito Minta Foto Pjs Bupati Heru Dipajang di Pendopo Panjalu Jayati
Mas Dhito Minta Foto Pjs Bupati Heru Dipajang di Pendopo Panjalu Jayati
Kediri Hari Ini
APBD Kabupaten Kediri 2025 Resmi Disahkan Sebesar Rp 3,4 Triliun
APBD Kabupaten Kediri 2025 Resmi Disahkan Sebesar Rp 3,4 Triliun
Kediri Hari Ini
Pilkada 2024 Terlaksana, Partisipasi Warga Kabupaten Kediri Naik 72 Persen
Pilkada 2024 Terlaksana, Partisipasi Warga Kabupaten Kediri Naik 72 Persen
Kediri Hari Ini
Inovasi TP PKK Kediri, Perekapan Data dari Dasawisma hingga Kecamatan Bisa Pakai Aplikasi
Inovasi TP PKK Kediri, Perekapan Data dari Dasawisma hingga Kecamatan Bisa Pakai Aplikasi
Kediri Hari Ini
Kembali Menjabat sebagai Bupati, Mas Dhito Siap Mitigasi Berbagai Persoalan di Kediri
Kembali Menjabat sebagai Bupati, Mas Dhito Siap Mitigasi Berbagai Persoalan di Kediri
Kediri Hari Ini
Lewat Duta Genre 2024, Pemkab Kediri Siapkan Generasi Unggul
Lewat Duta Genre 2024, Pemkab Kediri Siapkan Generasi Unggul
Kediri Hari Ini
Percepat Sertifikasi Tanah, Pemkab Kediri Targetkan PTSL Tuntas pada 2025
Percepat Sertifikasi Tanah, Pemkab Kediri Targetkan PTSL Tuntas pada 2025
Kediri Hari Ini
Ada Kebocoran Pipa Air di Desa Sepawon, Pemkab Kediri Salurkan Bantuan 60.000 Liter Air Bersih
Ada Kebocoran Pipa Air di Desa Sepawon, Pemkab Kediri Salurkan Bantuan 60.000 Liter Air Bersih
Kediri Hari Ini
TMMD Ke-122 Resmi Ditutup, Pjs Bupati Kediri Apresiasi Kolaborasi Semua Pihak yang Percepat Pembangunan 3T
TMMD Ke-122 Resmi Ditutup, Pjs Bupati Kediri Apresiasi Kolaborasi Semua Pihak yang Percepat Pembangunan 3T
Kediri Hari Ini
Doakan Paskibra Garuda 11 Jadi Polisi, Mas Dhito: Syukur-syukur Bisa Jadi Kapolres Kediri
Doakan Paskibra Garuda 11 Jadi Polisi, Mas Dhito: Syukur-syukur Bisa Jadi Kapolres Kediri
Kediri Hari Ini
Pemkab Kediri Gelontorkan Rp 51 Miliar untuk Bantu Desa-desa Bangun dan Pelihara Infrastruktur Jalan
Pemkab Kediri Gelontorkan Rp 51 Miliar untuk Bantu Desa-desa Bangun dan Pelihara Infrastruktur Jalan
Kediri Hari Ini
Salurkan BLT DBHCHT kepada 1.500 Buruh Pabrik Rokok, Mas Dhito: Nominalnya Rp 1 Juta Per Orang
Salurkan BLT DBHCHT kepada 1.500 Buruh Pabrik Rokok, Mas Dhito: Nominalnya Rp 1 Juta Per Orang
Kediri Hari Ini
Bupati Dhito Harapkan Partisipasi Masyarakat Kediri di Pilkada 2024 Meningkat
Bupati Dhito Harapkan Partisipasi Masyarakat Kediri di Pilkada 2024 Meningkat
Kediri Hari Ini
Bagikan artikel ini melalui
Oke