KOMPAS.com - Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid memastikan kesiapan layanan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja jelang Idul Fitri 1447 Hijriah (H).
Dia menyampaikan bahwa fasilitas pelayanan dan tenaga medis telah siap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut Maesyal, seluruh tenaga medis di RSUD Balaraja telah menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Dia menegaskan, tenaga medis, baik dokter spesialis, dokter umum, maupun perawat, mengutamakan keselamatan serta kesehatan pasien dalam setiap pelayanan.
“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi. Semoga terus dijalankan dengan penuh tanggung jawab karena ini bagian dari kewajiban dan amal kita," ujar Maesyal dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (18/3/2026).
Hal itu diungkapkan Maesyal saat melakukan monitoring pelayanan kesehatan di RSUD Balaraja dalam rangka memastikan kesiapan layanan jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Selasa (17/3/2026).
Baca juga: Jaga Keberagaman, Pemkab Tangerang Dorong Kegiatan Lintas Agama
Dalam kunjungannya, Maesyal menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk mengecek langsung kondisi dan kesiapan pelayanan rumah sakit, terutama menjelang Lebaran.
“Alhamdulillah, hari ini jelang Idul Fitri, kami melaksanakan kunjungan ke rumah sakit, dan tahun ini di RSUD Balaraja,” ujarnya.
Ia menjelaskan, monitoring dilakukan dengan mengunjungi tiga ruang pelayanan, yaitu ruang persalinan, ruang anak, dan ruang dewasa, untuk melihat langsung kondisi pasien dan kesiapan tenaga medis.
"Di ruang persalinan, ibu dan bayinya alhamdulillah sehat. Di ruang anak juga anak-anak sehat dan semangat dengan pendampingan orangtua. Sementara itu, di ruang dewasa ada empat pasien yang kondisinya membaik dan segera pulang untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga," jelasnya.
Sementara itu, dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUD Balaraja Makhmud Jumhur mengungkapkan adanya kasus persalinan darurat yang menjadi perhatian dalam monitoring tersebut.
Baca juga: Pemudik Tangerang Terjebak Macet 24 Jam di Jalur Betung-Jambi, Lihat Truk Terbalik hingga Terbakar
"Kasus pasien dua hari lalu melahirkan spontan di kolong jembatan jalan tol, kemudian dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan penatalaksanaan lanjutan. Alhamdulillah setelah diperiksa, kondisi ibu dan bayinya dalam keadaan baik," ungkapnya.
Makhmud menambahkan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan tidak adanya kelainan kongenital maupun gejala penyakit lain pada bayi.
Menurut Makhmud, kasus tersebut termasuk kategori pasien terlantar karena keluarga tidak ditemukan. Pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk tindak lanjut penanganan.
“Penjaminan pasien insyaallah ditanggung Pemkab Tangerang,” kata Makhmud.
Ia menegaskan, penanganan tersebut merupakan wujud komitmen RSUD Balaraja dalam memberikan pelayanan tanpa diskriminasi kepada seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan.
Baca juga: Jual Daging Domba Kedaluwarsa di Tangerang, 4 Orang Jadi Tersangka
Sebagai informasi, peninjauan tersebut dilakukan bersama Direktur Utama RSUD Balaraja, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmidzi, serta jajaran tenaga medis lainnya.