Dukung UMKM dan Industri Kreatif, Bupati Faiz Tantang KEK Batang Sokong 30 Persen Ekonomi Daerah

Kompas.com - 11/06/2026, 11:14 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.comBupati Batang M Faiz Kurniawan menantang Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Batang untuk menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah dengan kontribusi hingga 30 persen melalui penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta industri kreatif.

Tantangan itu disampaikan Faiz usai melantik pengurus KEK Batang periode 2026-2031 di Aula Kantor Bupati Batang, Rabu (10/6/2026).

Dia berharap, kepengurusan baru KEK Batang dapat menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan industri kreatif.

“Saya harap program-programnya konkret dan ada nilai tambah bagi masyarakat. Saya harap mereka mendampingi UMKM dan pelaku industri kreatif, membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi, serta menghidupkan destinasi wisata yang kita miliki,” ujar Faiz dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, selain sektor industri berskala besar, pertumbuhan ekonomi Batang juga ditopang oleh aktivitas UMKM dan industri kreatif yang menyentuh langsung masyarakat.

Oleh karena itu, ia menargetkan sektor tersebut mampu menyumbang lebih dari 30 persen terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga: Danareksa dan KKP Kerja Sama Tata Pesisir Batang, Padukan Industri dan Restorasi Laut

Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang siap memberikan dukungan penuh, terutama dalam upaya memperluas pasar produk lokal dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

Sebagai langkah awal, Faiz menantang KEK Batang untuk menghidupkan lima destinasi wisata prioritas pada 2027, di antaranya Curug Genting, Pantai Sigandu, dan Kebun Teh Pagilaran.

"Saya justru challenge. Ayo untuk programnya seperti apa, saya siapin. Nanti saya ingin tourism di lima lokasi jadi prioritas pada 2027 diisi teman-teman industri kreatif," tambahnya.

Selain dukungan pemerintah daerah, Faiz memastikan sektor swasta juga akan dilibatkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) guna memperkuat pengembangan ekonomi kreatif di Batang.

Baca juga: Banyak Sampah dan Batang Pohon Nyangkut di Kali Ciputat, Diduga Biang Kerok Banjir Tangsel

KEK Batang Siap Kembangkan Potensi Lokal

Menanggapi tantangan tersebut, Ketua KEK Batang Muhamad Haryanto menyatakan kesiapan organisasinya untuk memperkuat peran ekonomi kreatif dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, Batang memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal, baik dari sisi sejarah, budaya, maupun sumber daya manusianya.

Haryanto menilai, Batang tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga warisan budaya dan sejarah yang dapat menjadi sumber nilai tambah ekonomi.

“Kadang kami hanya melihat Batang dari gunung dan lautnya saja. Padahal Batang memiliki sejarah panjang, candi, prasasti seperti Sojomerto, dan kekayaan budaya yang bisa menjadi nilai jual,” ujarnya.

Haryanto optimistis warisan budaya tersebut dapat dikemas secara modern sehingga mampu meningkatkan daya saing produk ekonomi kreatif Batang, baik di pasar nasional maupun internasional.

Baca juga: KEK Batang Raup Komitmen Investasi Eropa untuk Infrastruktur Hijau

Keberadaan talenta lokal, mulai dari dalang muda, perajin kriya, hingga ilustrator yang telah dikenal secara luas, dinilai menjadi bukti bahwa sumber daya manusia (SDM) Batang mampu bersaing di tingkat global.

“Kami anak-anak muda di KEK ingin membawa semangat itu, mengemas warisan leluhur menjadi nilai jual dan memperkenalkan Batang ke level internasional,” kata Haryanto.

Sementara itu, Wakil Ketua KEK Batang Augasta mengajak seluruh pelaku ekonomi kreatif di Batang untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

“Pelaku ekonomi kreatif jangan ilfeel atau takut berkolaborasi dengan pemerintah. Justru ini saatnya kita bersama-sama membangun ekosistem ekonomi kreatif Batang agar semakin berkembang,” ucapnya.

Baca juga: KEK Industropolis Batang Jajaki Investasi PLTS hingga Teknologi Air dari Hongaria

Augasta juga mengapresiasi komitmen Pemkab Batang yang selama ini mendukung pelestarian budaya lokal, termasuk mengawal Batik Rifaiyah hingga ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) nasional.

Melalui sinergi tersebut, KEK Batang periode 2026-2031 berkomitmen menjadi motor penggerak pengembangan UMKM dan industri kreatif guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Terkini Lainnya
Dukung UMKM dan Industri Kreatif, Bupati Faiz Tantang KEK Batang Sokong 30 Persen Ekonomi Daerah

Dukung UMKM dan Industri Kreatif, Bupati Faiz Tantang KEK Batang Sokong 30 Persen Ekonomi Daerah

Kabupaten Batang
Pemkab Batang Gandeng Indomaret Perluas Pasar Kelengkeng Lokal

Pemkab Batang Gandeng Indomaret Perluas Pasar Kelengkeng Lokal

Kabupaten Batang
Jajaki Minat Pasar di Jakarta, Bupati Batang Sebut Kebutuhan PJU Kian Mendesak

Jajaki Minat Pasar di Jakarta, Bupati Batang Sebut Kebutuhan PJU Kian Mendesak

Kabupaten Batang
Dukung Kampanye “Run for Rivers”, Bupati Batang Ikut Lari Sejauh 5 Km

Dukung Kampanye “Run for Rivers”, Bupati Batang Ikut Lari Sejauh 5 Km

Kabupaten Batang
Bukan Wacana, Bupati Faiz Pastikan 2.000 Perangkat Desa di Batang Terima Dana Pensiun

Bukan Wacana, Bupati Faiz Pastikan 2.000 Perangkat Desa di Batang Terima Dana Pensiun

Kabupaten Batang
Sosialisasikan Proyek PJU, Pemkab Batang Siap Terangi 90 Persen Wilayah pada 2027

Sosialisasikan Proyek PJU, Pemkab Batang Siap Terangi 90 Persen Wilayah pada 2027

Kabupaten Batang
Batang Gemilang, Ekonomi Tumbuh 7,49 Persen dan Kemiskinan Turun ke 7,79 Persen

Batang Gemilang, Ekonomi Tumbuh 7,49 Persen dan Kemiskinan Turun ke 7,79 Persen

Kabupaten Batang
Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri, Bupati Batang Raih Penghargaan dari Kompas TV

Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri, Bupati Batang Raih Penghargaan dari Kompas TV

Kabupaten Batang
Bupati Faiz Temui Ratusan Pendemo di Batang, Isu Ketenagakerjaan Jadi Sorotan

Bupati Faiz Temui Ratusan Pendemo di Batang, Isu Ketenagakerjaan Jadi Sorotan

Kabupaten Batang
TP-PKK Batang Raih Juara Favorit  Lomba Masak Ikan Tingkat Jateng, Faelasufa Faiz: Semoga Tahun Depan Juara 1

TP-PKK Batang Raih Juara Favorit Lomba Masak Ikan Tingkat Jateng, Faelasufa Faiz: Semoga Tahun Depan Juara 1

Kabupaten Batang
Momentum Kemerdekaan, Bupati Batang Tekankan Solidaritas dan Kebersamaan Warga

Momentum Kemerdekaan, Bupati Batang Tekankan Solidaritas dan Kebersamaan Warga

Kabupaten Batang
Dari Batang untuk Indonesia, SEG Solar Perkuat Peta Industri Surya Nasional

Dari Batang untuk Indonesia, SEG Solar Perkuat Peta Industri Surya Nasional

Kabupaten Batang
Luncurkan Program Genting, TP-PKK Batang Targetkan 3.000 Anak Dapat Makanan Bergizi

Luncurkan Program Genting, TP-PKK Batang Targetkan 3.000 Anak Dapat Makanan Bergizi

Kabupaten Batang
Pemkab Batang Salurkan Bantuan Pangan Beras Kepada 59.671 KPM, Setiap KPM Dapat 20 Kg

Pemkab Batang Salurkan Bantuan Pangan Beras Kepada 59.671 KPM, Setiap KPM Dapat 20 Kg

Kabupaten Batang
248 Desa di Batang Miliki Kopdes Merah Putih, Bupati Faiz: Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Warga

248 Desa di Batang Miliki Kopdes Merah Putih, Bupati Faiz: Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Warga

Kabupaten Batang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com