Sosialisasikan Proyek PJU, Pemkab Batang Siap Terangi 90 Persen Wilayah pada 2027

Kompas.com - 15/11/2025, 21:09 WIB
Tsabita Naja,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang menggelar sosialisasi rencana kerja sama proyek penerangan jalan umum (PJU) di Aula Bupati Batang, Jumat (14/11/2025). 

Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan terobosan signifikan dalam rangka mempercepat layanan penerangan jalan yang direncanakan menjangkau 90 persen wilayah di Kabupaten Batang.

Ia menyampaikan, proyek PJU akan dilaksanakan melalui skema kerja sama dengan badan usaha serta didampingi sejumlah kementerian dan lembaga.

Pendampingan akan dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng).

Baca juga: Bappenas: Pendekatan Risiko Jadi Kunci Adaptasi Kebijakan Pembangunan

“Melalui skema ini, sekitar 90 persen wilayah Kabupaten Batang akan terpasang PJU, totalnya mencapai 11.000 lampu dan seluruhnya ditargetkan menyala pada awal 2027,” ujar Faiz dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (15/11/2025).

Dalam sosialisasi tersebut, Faiz memaparkan perbedaan skema kerja sama yang baru dibandingkan pola pengadaan konvensional.

Berdasarkan skema lama, pemerintah daerah (pemda) harus mengeluarkan biaya besar di awal untuk membeli lampu dan tiang serta menanggung biaya perawatan.

Sementara itu, proses pemasangan dilakukan secara bertahap melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga bisa memakan waktu 20–25 tahun.

Baca juga: Guru Ngaji di Sumenep Terima Tunjangan Rp 1,47 Miliar dari APBD

Faiz menegaskan bahwa dengan skema kerja sama, Pemkab Batang tidak akan mengeluarkan belanja modal untuk pengadaan lampu maupun tiang, melainkan hanya akan membayar layanan pencahayaan setelah lampu beroperasi.

"Kalau tidak butuh layanan, kita tidak perlu membayar. Proses pemasangan pun lebih cepat. Target kita seluruh 11.000 lampu selesai pada 2027,” ucapnya.

Menurut Faiz, skema tersebut akan meningkatkan efisiensi secara signifikan. Pasalnya, kini Pemkab Batang mengeluarkan Rp 22,5 miliar per tahun untuk membayar tagihan listrik sebanyak 4.000 titik lampu.

"Dengan skema baru, biaya diperkirakan turun menjadi sekitar Rp 15 miliar untuk layanan yang jauh lebih luas sehingga menghasilkan efisiensi sekitar Rp 7 miliar,” jelasnya.

Baca juga: Efisiensi Perusahaan Bukan dengan Cara PHK

Secara finansial, Faiz menilai skema terbaru lebih menguntungkan karena memberikan efisiensi langsung serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara tidak langsung.

Selain menghemat anggaran, Pemkab Batang juga memproyeksikan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pertumbuhan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat berkat penerangan yang lebih baik.

Tahapan pelaksanaan proyek PJU

Pelaksanaan proyek PJU dimulai dengan sosialisasi dan public hearing, kemudian dilanjutkan proses persetujuan oleh Bappenas, Kemendagri, dan Kemenkeu.

Market sounding ditargetkan rampung pada Juli 2025, lalu diikuti proses desain dan konstruksi yang diperkirakan memakan waktu 6–8 bulan.

Faiz menyampaikan bahwa prioritas pemasangan difokuskan pada jalan kabupaten dan jalan lingkungan, sementara ruas jalan provinsi dan nasional akan dikoordinasikan lebih lanjut.

Baca juga: Ahmad Luthfi: Jalan Provinsi Kita Masih Sempit, Banyak yang Belum Penuhi Standar

Adapun penjaminan proyek akan melibatkan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) yang bertanggung jawab memastikan kerja sama antara Pemkab Batang dan badan usaha berjalan sesuai kesepakatan.

“Proyek serupa sebelumnya sudah mendapatkan approval di Madiun dan Denpasar, dan saat ini juga berjalan di Bandung. Untuk Jateng, Batang menjadi yang pertama mengadopsi skema ini,” kata Faiz.

Melalui skema kerja sama tersebut, Pemkab Batang berharap kualitas penerangan jalan dapat meningkat untuk mendukung keamanan, kenyamanan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Terkini Lainnya
Sosialisasikan Proyek PJU, Pemkab Batang Siap Terangi 90 Persen Wilayah pada 2027

Sosialisasikan Proyek PJU, Pemkab Batang Siap Terangi 90 Persen Wilayah pada 2027

Kabupaten Batang
Batang Gemilang, Ekonomi Tumbuh 7,49 Persen dan Kemiskinan Turun ke 7,79 Persen

Batang Gemilang, Ekonomi Tumbuh 7,49 Persen dan Kemiskinan Turun ke 7,79 Persen

Kabupaten Batang
Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri, Bupati Batang Raih Penghargaan dari Kompas TV

Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri, Bupati Batang Raih Penghargaan dari Kompas TV

Kabupaten Batang
Bupati Faiz Temui Ratusan Pendemo di Batang, Isu Ketenagakerjaan Jadi Sorotan

Bupati Faiz Temui Ratusan Pendemo di Batang, Isu Ketenagakerjaan Jadi Sorotan

Kabupaten Batang
TP-PKK Batang Raih Juara Favorit  Lomba Masak Ikan Tingkat Jateng, Faelasufa Faiz: Semoga Tahun Depan Juara 1

TP-PKK Batang Raih Juara Favorit Lomba Masak Ikan Tingkat Jateng, Faelasufa Faiz: Semoga Tahun Depan Juara 1

Kabupaten Batang
Momentum Kemerdekaan, Bupati Batang Tekankan Solidaritas dan Kebersamaan Warga

Momentum Kemerdekaan, Bupati Batang Tekankan Solidaritas dan Kebersamaan Warga

Kabupaten Batang
Dari Batang untuk Indonesia, SEG Solar Perkuat Peta Industri Surya Nasional

Dari Batang untuk Indonesia, SEG Solar Perkuat Peta Industri Surya Nasional

Kabupaten Batang
Luncurkan Program Genting, TP-PKK Batang Targetkan 3.000 Anak Dapat Makanan Bergizi

Luncurkan Program Genting, TP-PKK Batang Targetkan 3.000 Anak Dapat Makanan Bergizi

Kabupaten Batang
Pemkab Batang Salurkan Bantuan Pangan Beras Kepada 59.671 KPM, Setiap KPM Dapat 20 Kg

Pemkab Batang Salurkan Bantuan Pangan Beras Kepada 59.671 KPM, Setiap KPM Dapat 20 Kg

Kabupaten Batang
248 Desa di Batang Miliki Kopdes Merah Putih, Bupati Faiz: Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Warga

248 Desa di Batang Miliki Kopdes Merah Putih, Bupati Faiz: Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Warga

Kabupaten Batang
Pemkab Batang Salurkan 25 Becak Listrik dari Prabowo, Bantu Lansia Pengayuh Becak Lebih Sejahtera

Pemkab Batang Salurkan 25 Becak Listrik dari Prabowo, Bantu Lansia Pengayuh Becak Lebih Sejahtera

Kabupaten Batang
Pemkab Batang Pulangkan Korban Penyekapan di Boyolali dan Bantu Pemulihannya

Pemkab Batang Pulangkan Korban Penyekapan di Boyolali dan Bantu Pemulihannya

Kabupaten Batang
Faiz-Suyono Bagikan Seragam Gratis ke 20.000 Siswa, Libatkan UMKM Lokal

Faiz-Suyono Bagikan Seragam Gratis ke 20.000 Siswa, Libatkan UMKM Lokal

Kabupaten Batang
Dongkrak Pendapatan Daerah Batang, Bupati Faiz Usulkan Agroeduwisata Clapar Jadi BUMD

Dongkrak Pendapatan Daerah Batang, Bupati Faiz Usulkan Agroeduwisata Clapar Jadi BUMD

Kabupaten Batang
Batang Raih Opini WTP 9 Tahun Beruntun, Bupati Faiz: Ini Tanggung Jawab Berkelanjutan

Batang Raih Opini WTP 9 Tahun Beruntun, Bupati Faiz: Ini Tanggung Jawab Berkelanjutan

Kabupaten Batang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com