Bulungan Miliki Perda Masyarakat Hukum Adat, Bupati Syarwani: Prinsip Pembangunan Tanpa Rusak Hutan

Kompas.com - 26/08/2025, 10:42 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat adat.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, sejak 2016, Bulungan telah memiliki peraturan daerah (perda) yang mengakui Masyarakat Hukum Adat (MHA). 

Dia menegaskan, Pemkab Bulungan mendorong program pemberdayaan agar masyarakat adat dapat menjaga hutan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari kawasan yang mereka lestarikan dengan prinsip pertumbuhan ekonomi tanpa merusak hutan.

“Program pembangunan di Bulungan bukan hanya soal infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga soal kelestarian hutan dan keberlanjutan hidup masyarakat yang menjaganya,” jelas Syarwani dalam siaran persnya, Selasa (26/8/2025).

Baca juga: Pemkab Bulungan Anggarkan Rp 3 Miliar untuk Benahi Pasar Induk Tanjung Selor

Dia mengatakan itu saat menjadi pembicara dalam Forum Nasional Pekan Iklim 2025 bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali, Senin (25/8/25).

Langkah Pemkab Bulungan menjadi bukti bahwa pembangunan di Bulungan berorientasi pada keberlanjutan (sustainability), yakni membangun manusia, melindungi alam, dan menciptakan keseimbangan antara kepentingan generasi kini dan generasi mendatang.

“Dari Forum Nasional Pekan Iklim 2025, Bulungan membawa pesan kuat untuk Indonesia, yakni hutan dan masyarakat adat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Melindungi mereka berarti melindungi masa depan,” ujar Syarwani. 

Bupati Bulungan Syarwani menghadiri Forum Nasional Pekan Iklim 2025 bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali, Senin (25/8/25).DOK. Humas Pemkab Bulungan Bupati Bulungan Syarwani menghadiri Forum Nasional Pekan Iklim 2025 bertempat di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali, Senin (25/8/25).

Setelah memiliki perda MHA, langkah tersebut diperkuat dengan terbitnya dua Surat Keputusan (SK) Bupati Bulungan yang secara resmi mengakui dan melindungi masyarakat adat.

Salah satunya adalah pengakuan terhadap masyarakat Punan Batu Benau yang menjaga dan melestarikan hutan lebih dari 4.000 hektare (ha).

Baca juga: Rayakan Kemerdekaan, Bupati Bulungan Ajak Masyarakat Berkarya dan Berkolaborasi Majukan Daerah

Atas konsistensi tersebut, Kabupaten Bulungan meraih penghargaan Kalpataru 2024 kategori Penyelamat Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 5 Juni 2024.

Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi atas komitmen menjaga kelestarian hutan dan kearifan lokal.

Selain itu, masyarakat Punan Tugung di Desa Sekatak juga menjadi bagian dari perlindungan MHA yang ditetapkan Pemkab Bulungan.

Syarwani bersyukur Bulungan telah menerbitkan dua SK perlindungan dan pengakuan MHA.

“Mereka bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga kelestarian hutan,” tegasnya.

Baca juga: Pantau Langsung Korban Kebakaran di Tanjung Selor, Wabup Bulungan Serahkan Bantuan Sosial

Terkini Lainnya
Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Bulungan
Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Bulungan
Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Bulungan
Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Bulungan
5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

Bulungan
Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Bulungan
Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Bulungan
Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Bulungan
Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Bulungan
Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Bulungan
Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Bulungan
Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Bulungan
Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Bulungan
Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Bulungan
Tenguyun Fest Bulungan, Panggung Kreativitas Anak Muda dan Kebangkitan UMKM

Tenguyun Fest Bulungan, Panggung Kreativitas Anak Muda dan Kebangkitan UMKM

Bulungan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com