Walkot Batam Gaungkan Semangat "Satu Keluarga" di Dharma Santi Nyepi 2026

Kompas.com - 14/04/2026, 09:48 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Aula Harmoni One Hotel dipenuhi suasana kekeluargaan saat ratusan umat Hindu menyambut hangat kehadiran Wali Kota (Walkot) Batam Amsakar Achmad, Minggu (12/4/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Batam itu dalam perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 membawa pesan kuat bahwa Batam merupakan kota majemuk yang menjadikan perbedaan sebagai kekuatan pemersatu, bukan pemisah.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar mengajak seluruh masyarakat untuk mengamalkan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yang berarti seluruh umat manusia adalah satu keluarga, dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Batam berkomitmen hadir untuk semua golongan. Kami ingin Batam menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh pemeluk agama, di mana perbedaan menjadi kekuatan, bukan pemisah,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/4/2026).

Baca juga: Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Walkot Batam Tekankan Pentingnya Keakuratan Data

Selain itu, Amsakar menyampaikan apresiasi atas peran umat Hindu dalam menjaga kondusivitas serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Batam.

“Dharma Santi bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Harmonisasi ini merupakan modal utama dalam pembangunan Kota Batam,” ujarnya.

Amsakar menegaskan, nilai-nilai pengendalian diri yang terkandung dalam perayaan Nyepi sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun karakter masyarakat yang disiplin, toleran, dan berintegritas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Batam, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Batam. (ADV)

Baca juga: Dorong Pemberlakuan Free Trade Zone Kembali, BP Batam Bahas Insentif Bersama KPK

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com