Tingkatkan Kesejahteraan Lansia, Wakil Walkot Batam Salurkan Bansos

Kompas.com - 07/04/2026, 19:33 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wakil Wali Kota (Walkot) Batam Li Claudia Chandra menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat lanjut usia ( lansia) di Lapangan Kantor Camat Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (7/4/2026).

Li Claudia menegaskan, penyaluran bansos tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Batam dalam meningkatkan kesejahteraan kalangan lansia. 

Kegiatan itu dirangkaian dengan Silaturahmi Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kota Batam bersama Kader Posyandu dan Kader Kelurahan Siaga.

Pada penyaluran kali ini, sebanyak 4.000 lansia menerima bansos sebesar Rp 400.000 per bulan, meningkat dari periode sebelumnya Rp 300.000.

Baca juga: Cara Cek Desil Bansos April 2026 Lewat HP, Cukup Masukkan NIK

Li Claudia memastikan jumlah penerima bansos akan terus ditambah secara bertahap hingga menjangkau seluruh lansia di Kota Batam. Saat ini, jumlah lansia di Batam diperkirakan mencapai 60.000 orang.

Untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran, Pemkot Batam terus mempercepat proses pendataan dan pembenahan data kependudukan.

“Jika data sudah semakin rapi dan anggaran tersedia, kami akan menambah jumlah penerima hingga seluruh lansia di Batam dapat merasakan bansos setiap bulan,” ujar Li Claudia dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peningkatan bansos tersebut sejalan dengan capaian positif pembangunan daerah.

Baca juga: Prabowo Tambah Wamendagri, Istana Sebut untuk Pastikan Pembangunan Daerah Lancar

Menurut Li Claudia, pertumbuhan ekonomi Batam, realisasi investasi, serta kenaikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) menjadi modal penting untuk memperluas program kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah (pemda) berpuas diri. Ke depan, Pemkot Batam akan fokus menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.

“Kami ingin angka kemiskinan dan pengangguran terus turun secara signifikan. Karena itu, semua program akan terus kami tingkatkan,” tegas Li Claudia.

Baca juga: Tergusur AI, Pengangguran Fresh Graduate Diprediksi Tembus 30 Persen

Apresiasi antusias masyarakat

Li Claudia mengapresiasi antusias masyarakat yang tetap hadir mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi di tengah hujan.

Ia memuji semangat para kader dan warga, khususnya para ibu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan.

“Walaupun hujan deras, semangat bapak dan ibu luar biasa. Ini menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan keluarga,” ucap Li Claudia.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung program pembangunan yang dijalankan bersama Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

Baca juga: Skor IPKD Batam Tertinggi di Kepri, Walkot Amsakar Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

Li Claudia menyampaikan, Pemkot Batam akan fokus membangun sekolah di Kecamatan Galang, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

“Ini demi masa depan anak-anak kita. Kami membutuhkan dukungan seluruh masyarakat Batam agar pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya bisa dirasakan bersama,” tuturnya. (ADV)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com