Bali Masuki Babak Baru, Kementerian PPN/Bappenas Reaktivasi Sekretariat Transformasi EKB

Kompas.com - 16/10/2025, 13:21 WIB
Fikriyyah Luthfiatuzzahra,
Dwinh

Tim Redaksi

KOMPAS.comBali memasuki babak baru dalam perjalanan transformasi ekonominya. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia ( Bappenas) RI Rachmat Pambudy meresmikan reaktivasi Sekretariat Transformasi Ekonomi Kerthi Bali ( EKB) di Kantor Bappeda Provinsi Bali, Rabu (15/10/2025).

Langkah itu menjadi sinyal kuat atas komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi Bali yang berkelanjutan, inklusif, dan tidak lagi bergantung semata pada sektor pariwisata.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Menteri Pambudy bersama Gubernur Bali Wayan Koster, dilanjutkan pembukaan pintu sekretariat menggunakan sidik jari dan penyingkapan tirai papan nama.

Gubernur Koster menilai, ketergantungan Bali terhadap sektor pariwisata dapat menjadi ancaman bagi keberlanjutan ekonomi masyarakat. 

“(Oleh karena itu) mulailah saya memikirkan sebuah transformasi agar Bali tidak hanya tergantung pada sektor pariwisata. Tapi bagaimana kami kembangkan sumber daya yang ada di Bali agar menjadi keunggulan,” ucapnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (16/10/2025).

Baca juga: DPRD Bali Heran Koster dan GWK Teken Perjanjian Pinjam Pakai Lahan untuk Akses Warga

Program Transformasi EKB lahir dari perenungan mendalam pada masa pandemi Covid-19 yang merapuhkan ekonomi Bali hingga minus 9,3 persen pada 2020. Konsep ini berlandaskan nilai Sad Kerthi, dengan prinsip ramah lingkungan, berbasis sumber daya lokal, berdaya saing, dan berkeadilan.

“Pada 2019, pertumbuhan ekonomi Bali tercatat sebesar 5,3 persen,” kata Koster.

Selain dampak pandemi Covid-19, ketimpangan antarwilayah juga menjadi alasan utama munculnya gagasan transformasi EKB. 

Berdasarkan data, pajak hotel dan restoran (PHR) tertinggi terkonsentrasi di tiga wilayah, yaitu Badung, Denpasar, dan Gianyar, dengan total pendapatan Rp 10,9 triliun, sedangkan enam kabupaten lainnya hanya Rp 2,3 triliun.

“Gapnya besar sehingga terjadi juga ketimpangan pada produk domestik regional bruto (PDRB) dan pertumbuhan ekonomi,” urainya. 

Meski demikian, data pada 2024 menunjukkan pemulihan positif. Pertumbuhan ekonomi Bali tercatat 5,48 persen, lebih tinggi dari atas rata-rata nasional 5,03 persen.

Baca juga: Gubernur Koster dan GWK Sepakati Perjanjian Pinjam Pakai Lahan untuk Akses Jalan Warga

Sementara itu, tingkat kemiskinan turun menjadi 3,8 persen, pengangguran hanya 1,79 persen, dan angka stunting 7,2 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional.

Gubernur Koster juga menekankan besarnya kontribusi Bali terhadap devisa negara, mencapai Rp 167 triliun atau 53,6 persen dari total devisa pariwisata nasional. Ia berharap Bali mendapat feedback yang sebanding dari pemerintah pusat.

Koster apresiasi dukungan Bappenas

Sebagai informasi, program Transformasi Ekonomi Kerthi Bali diluncurkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster pada 2021. Program ini sempat terhenti karena adanya masa jeda sebelum ia kembali terpilih dan menjabat sebagai Gubernur Bali untuk periode kedua.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster mengucapkan  terima kasih kepada Menteri PPN/Bappenas atas langkah mereaktivasi Sekretariat Transformasi Kerthi Bali. 

Baca juga: Putri Koster Sebut Bank Sampah Bukan Solusi Utama karena Orientasinya Penjualan

Menanggapi hal itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan apresiasi terhadap keberanian Bali keluar dari ketergantungan pada “ekonomi glamour” dan kembali mengakar pada potensi alam serta budaya lokal.

“Bappenas sangat berkepentingan dengan konsep ini. Kami ingin menjadikan EKB sebagai model pembangunan daerah dari Aceh hingga Papua. Kami ingin sebuah konsep yang berasal dari keunikan, keunggulan dan budaya lokal,” ujarnya.

Acara tersebut ditutup dengan penyerahan Peta Jalan Transformasi EKB dan Manual Book Project Management Office (PMO) oleh Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Teni Widuriyanti serta Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Bappenas Eka Chandra Buana kepada Gubernur Koster.

Selain itu, Gubernur Koster juga menyerahkan Buku EKB dan 100 Tahun Haluan Pembangunan Bali kepada Menteri Pambudy. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Bali Putri Suastini Koster memberikan cendera mata berupa kain tenun endek kepada Menteri Pambudy dan istri.

Baca juga: Bali Bersiap Hadapi Hujan Lebat hingga Februari 2026, Koster Mitigasi Kemungkinan Terburuk

Terkini Lainnya
Gubernur Koster: Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk di Seluruh Desa/Kelurahan di Bali

Gubernur Koster: Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk di Seluruh Desa/Kelurahan di Bali

Bali
Gubernur Bali Luncurkan Domain “bali.id”, Upaya Memperkuat Identitas Digital Bali

Gubernur Bali Luncurkan Domain “bali.id”, Upaya Memperkuat Identitas Digital Bali

Bali
Lestarikan Adat dan Budaya Lokal, Wagub Giri Prasta Resmikan Kantor Perbekel Ganjar Buleleng

Lestarikan Adat dan Budaya Lokal, Wagub Giri Prasta Resmikan Kantor Perbekel Ganjar Buleleng

Bali
TPA Suwung Segera Ditutup, Gubernur Koster Instruksikan Pengelolaan Sampah Mandiri di Denpasar dan Badung

TPA Suwung Segera Ditutup, Gubernur Koster Instruksikan Pengelolaan Sampah Mandiri di Denpasar dan Badung

Bali
Bali Fashion Week Angkat Produk Lokal, Gubernur Koster: Inilah Esensi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Bali Fashion Week Angkat Produk Lokal, Gubernur Koster: Inilah Esensi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Bali
Menuju Bali Bebas “Blank Spot”, Pemprov Bali dan Telkom Perkuat Sinergi Digital

Menuju Bali Bebas “Blank Spot”, Pemprov Bali dan Telkom Perkuat Sinergi Digital

Bali
Lift Kaca Kelingking Langgar Banyak Aturan, Gubernur Koster: Hentikan dan Bongkar

Lift Kaca Kelingking Langgar Banyak Aturan, Gubernur Koster: Hentikan dan Bongkar

Bali
Dorong Stabilitas Harga, Pemprov Bali Hadirkan Pasar Murah Jelang Galungan dan Kuningan

Dorong Stabilitas Harga, Pemprov Bali Hadirkan Pasar Murah Jelang Galungan dan Kuningan

Bali
Wamen Investasi dan Gubernur Koster Bahas Penertiban PMA dan Penguatan Layanan Perizinan

Wamen Investasi dan Gubernur Koster Bahas Penertiban PMA dan Penguatan Layanan Perizinan

Bali
Menteri Bappenas Dukung Penuh Visi Pembangunan Bali Berkelanjutan Gubernur Koster

Menteri Bappenas Dukung Penuh Visi Pembangunan Bali Berkelanjutan Gubernur Koster

Bali
Tingkatkan Kompetensi Digital Guru dan Perkuat Infrastruktur Pendidikan, Pemprov Bali Siapkan Anggaran Rp 200 Juta

Tingkatkan Kompetensi Digital Guru dan Perkuat Infrastruktur Pendidikan, Pemprov Bali Siapkan Anggaran Rp 200 Juta

Bali
Tutup DBFW 2025 Sesi 1, Dekranasda Bali Komitmen Perkuat Kapasitas Desainer hingga UMKM Lokal

Tutup DBFW 2025 Sesi 1, Dekranasda Bali Komitmen Perkuat Kapasitas Desainer hingga UMKM Lokal

Bali
Hadiri Forum Pengembangan Ekonomi Daerah, Gubernur Koster Dorong Pembenahan Perekonomian Bali

Hadiri Forum Pengembangan Ekonomi Daerah, Gubernur Koster Dorong Pembenahan Perekonomian Bali

Bali
Bali Masuki Babak Baru, Kementerian PPN/Bappenas Reaktivasi Sekretariat Transformasi EKB

Bali Masuki Babak Baru, Kementerian PPN/Bappenas Reaktivasi Sekretariat Transformasi EKB

Bali
Gubernur Koster dan GWK Sepakati Perjanjian Pinjam Pakai Lahan untuk Akses Jalan Warga

Gubernur Koster dan GWK Sepakati Perjanjian Pinjam Pakai Lahan untuk Akses Jalan Warga

Bali
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com