Gubernur Koster Ajak Masyarakat Bali Bersatu Bersihkan Sampah Pascabanjir

Kompas.com - 15/09/2025, 17:43 WIB
Mikhael Gewati

Penulis


KOMPAS.com
- Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak semua pihak, baik pemerintah dan swasta, lembaga pendidikan, relawan, dan seluruh elemen masyarakat agar bersatu membersihkan sampah pascabanjir di Bali.

Hal tersebut disampaikan Wayan Koster usai ikut serta membersihkan sampah pascabanjir di kawasaan Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, Denpasar, Bali pada Minggu (14/9/2025) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan aksi solidaritas yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah, swasta, pelajar, relawan dan masyarakat umum.

Wayan Koster bersama Wali Kota Denpasar, Jaya Negara mendampingi Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyisir bagian-bagian bangunan yang terdampak banjir dan masih dipenuhi sampah serta lumpur pascabanjir.

Ia juga terlihat membantu membersihkan sisa-sisa sampah dari kios-kios yang ada di basemen Pasar Kumbasari dan Pasar Badung.

Mobil-mobil pedagang yang terendam banjir juga tidak luput dari perhatiannya. Terdapat beberapa mobil masih terjebak di basement Pasar Badung, sementara beberapa lainnya terparkir di parkir atas pasar dalam keadaan ringsek penuh lumpur.

Baca juga: Gubernur Bali Pastikan Pasar Badung dan Kumbasari Akan Kembali Normal Pasca Banjir

Koster mengintruksikan agar mobil-mobil tersebut dapat segera diangkut atau derek sehingga tidak mengganggu proses pembersihan yang sedang dilaksanakan. Diperkirakan masih terdapat 210 ton sampah yang harus dibersihkan pasca banjir yang melanda Bali pada Rabu (10/9/2025) lalu.

Gubernur Koster mengajak semua pihak, baik pemerintah dan swasta, lembaga pendidikan, relawan, dan seluruh elemen masyarakat agar bersatu membersihkan sampah pascabanjir.

Menurutnya, saat ini, hal yang paling penting, yakni membersihkan puing-puing sampah, membantu korban terdampak dan juga memperbaiki infrastruktur yang rusak.

“Ini kita fokus bersih-bersih dulu,” jelas Koster dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (15/9/2025).

Pada kesempatan itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, sampah-sampah tersebut akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung karena merupakan sampah spesifik akibat dari bencana banjir.

“Jadi harus diberlakukan secara darurat sehingga semua sampah selama paling lama satu bulan itu semua diangkut ke Suwung untuk dilakukan penanganan di sana. Mungkin perlu beberapa hari untuk menyelesaikan sampah yang tersisa di sungai-sungai dan drainase yang menyumbat air,” jelasnya.

Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama Wali Kota Denpasar Jaya Negara, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Forkompimda Provinsi Bali, anggota komunitas, akademisi, karyawanBUMN/Swasta serta unsur masyarakat lainnya usai membersihkan sampah pascabanjir di kawasaan Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, Denpasar, Bali, pada Minggu (14/9/2025) pagi. Dok. Pemprov Bali Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama Wali Kota Denpasar Jaya Negara, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Forkompimda Provinsi Bali, anggota komunitas, akademisi, karyawanBUMN/Swasta serta unsur masyarakat lainnya usai membersihkan sampah pascabanjir di kawasaan Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, Denpasar, Bali, pada Minggu (14/9/2025) pagi.

Saat ini, ia menilai, keadaan alam Bali tidak mampu menahan curah hujan yang cukup tinggi sehingga perlu upaya-upaya untuk mengembalikan kemampuan alam Bali. Khususnya dalam menghadapi perubahan iklim yang cukup dramatis, termasuk upaya perluasan cakupan hutan yang berada di hulu-hulu sungai.

Lebih lanjut, Hanif juga menekankan tentang pentingnya penyelesaian sampah pada sumbernya seperti fokus program Gubernur Bali. Menurutnya, permasalahan sampah di Bali merupakan hal krusial yang harus segera diselesaikan.

“Selanjutnya langkah-langkah yang dilakukan Bapak Gubernur melalui penyelesaian sampah di sumber agar terus wajib dimasifkan karena buktinya sudah seperti ini,” tegasnya.

Baca juga: Ada 210 Ton Sampah Banjir Bali, Menteri LH Izinkan Buang ke TPA Suwung

Kementerian Lingkungan Hidup bersama dengan Gubernur Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) telah melakukan rapat koordinasi terkait strategi serta pendanaan penanganan sampah di Bali pada Sabtu (13/9/2025) malam.

“Mudah-mudahan bisa segera kita implementasikan dan terus kita kawal,” jelasnya.

Diketahui, aksi solidaritas bersih sampah pascabanjir yang digelar di kawasan Pasar Badung dan Pasar Kumbasari melibatkan berbagai unsur antara lain TNI, Polri, Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Bali, Forkompimda Provinsi Bali, Komunitas, Akademisi, BUMN/Swasta serta unsur masyarakat lainnya.

Selain pembersihan sampah banjir, Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Bali serta unsur terkait juga menyerahkan bantuan sembako dan perlengkapan sehari-hari kepada korban banjir di Pasar Badung.

Terkini Lainnya
Gubernur Bali Luncurkan Domain “bali.id”, Upaya Memperkuat Identitas Digital Bali

Gubernur Bali Luncurkan Domain “bali.id”, Upaya Memperkuat Identitas Digital Bali

Bali
Lestarikan Adat dan Budaya Lokal, Wagub Giri Prasta Resmikan Kantor Perbekel Ganjar Buleleng

Lestarikan Adat dan Budaya Lokal, Wagub Giri Prasta Resmikan Kantor Perbekel Ganjar Buleleng

Bali
TPA Suwung Segera Ditutup, Gubernur Koster Instruksikan Pengelolaan Sampah Mandiri di Denpasar dan Badung

TPA Suwung Segera Ditutup, Gubernur Koster Instruksikan Pengelolaan Sampah Mandiri di Denpasar dan Badung

Bali
Bali Fashion Week Angkat Produk Lokal, Gubernur Koster: Inilah Esensi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Bali Fashion Week Angkat Produk Lokal, Gubernur Koster: Inilah Esensi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Bali
Menuju Bali Bebas “Blank Spot”, Pemprov Bali dan Telkom Perkuat Sinergi Digital

Menuju Bali Bebas “Blank Spot”, Pemprov Bali dan Telkom Perkuat Sinergi Digital

Bali
Lift Kaca Kelingking Langgar Banyak Aturan, Gubernur Koster: Hentikan dan Bongkar

Lift Kaca Kelingking Langgar Banyak Aturan, Gubernur Koster: Hentikan dan Bongkar

Bali
Dorong Stabilitas Harga, Pemprov Bali Hadirkan Pasar Murah Jelang Galungan dan Kuningan

Dorong Stabilitas Harga, Pemprov Bali Hadirkan Pasar Murah Jelang Galungan dan Kuningan

Bali
Wamen Investasi dan Gubernur Koster Bahas Penertiban PMA dan Penguatan Layanan Perizinan

Wamen Investasi dan Gubernur Koster Bahas Penertiban PMA dan Penguatan Layanan Perizinan

Bali
Menteri Bappenas Dukung Penuh Visi Pembangunan Bali Berkelanjutan Gubernur Koster

Menteri Bappenas Dukung Penuh Visi Pembangunan Bali Berkelanjutan Gubernur Koster

Bali
Tingkatkan Kompetensi Digital Guru dan Perkuat Infrastruktur Pendidikan, Pemprov Bali Siapkan Anggaran Rp 200 Juta

Tingkatkan Kompetensi Digital Guru dan Perkuat Infrastruktur Pendidikan, Pemprov Bali Siapkan Anggaran Rp 200 Juta

Bali
Tutup DBFW 2025 Sesi 1, Dekranasda Bali Komitmen Perkuat Kapasitas Desainer hingga UMKM Lokal

Tutup DBFW 2025 Sesi 1, Dekranasda Bali Komitmen Perkuat Kapasitas Desainer hingga UMKM Lokal

Bali
Hadiri Forum Pengembangan Ekonomi Daerah, Gubernur Koster Dorong Pembenahan Perekonomian Bali

Hadiri Forum Pengembangan Ekonomi Daerah, Gubernur Koster Dorong Pembenahan Perekonomian Bali

Bali
Bali Masuki Babak Baru, Kementerian PPN/Bappenas Reaktivasi Sekretariat Transformasi EKB

Bali Masuki Babak Baru, Kementerian PPN/Bappenas Reaktivasi Sekretariat Transformasi EKB

Bali
Gubernur Koster dan GWK Sepakati Perjanjian Pinjam Pakai Lahan untuk Akses Jalan Warga

Gubernur Koster dan GWK Sepakati Perjanjian Pinjam Pakai Lahan untuk Akses Jalan Warga

Bali
Lindungi Wisatawan dan WNI, Gubernur Bali Siapkan Posko hingga Aplikasi Digital

Lindungi Wisatawan dan WNI, Gubernur Bali Siapkan Posko hingga Aplikasi Digital

Bali
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com