Melalui Sukron, Pemkab Sumedang Ajak Sektor Binsis Beri Pelayanan untuk Masyarakat

Kompas.com - 20/04/2022, 19:22 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.comBupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, agenda Sumedang Kreatif Romadon (Sukron) merupakan kolaborasi pentahelix yang melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang dan sektor bisnis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Lewat Sukron, masyarakat bisa mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga tepat selama Ramadhan,” kata Dony, dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (20/4/2022).

Dony menjelaskan, Sukron merupakan salah satu agenda yang diadakan untuk mewarnai Ramadhan sekaligus memperingati Hari Jadi Kabupaten Sumedang.

Ia pun berharap, adanya Sukron bisa membantu kestabilan sejumlah harga kebutuhan pangan yang sempat naik saat Ramadhan dan menjelang Lebaran.

Baca juga: Luapan Sungai Cikeruh Bandung Juga Merendam 5 Desa di Sumedang hingga 1 Meter

"Saya harap peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumedang kali ini semakin bermakna dan penuh warna terutama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata bupati.

Hal tersebut disampaikan Dony saat membuka acara Sukron atau Bazar Ramadhan 1443 Hijriah (H) sekaligus peringatan Hari Jadi ke-444 Kabupaten Sumedang, Selasa (19/4/2022).

Selama sepekan, tepatnya 19-25 April 2022, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang akan diramaikan dengan berbagai acara khas Ramadhan, mulai dari pembagian takjil gratis, pelayanan perizinan dan kependudukan, gelar produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), bazar sembako, gerai vaksin, hingga layanan kesehatan gratis.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), Perdagangan, dan Perindustrian Hari Tri Santosa yang menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Sukron menjelaskan, ada 40 stand yang bisa dikunjungi masyarakat.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Bupati Sumedang Persiapkan Pelayanan hingga Pengamanan bagi Pemudik

“Produk-produk yang ditawarkan, di antaranya makanan dan minuman, tanaman hias, kerajinan, hingga fesyen. Ada juga stand pelayanan publik yang mencakup pelayanan perizinan, administrasi kependudukan, dan kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, tambah dia, Sukron juga diramaikan dengan pagelaran seni budaya di panggung utama. Ada penampilan sejumlah komunitas lokal di Sumedang.

"Ada gelar seni, lomba melukis Sumedang, bedah naskah Sunda, bedah sejarah Sumedang, dan ruang ekspresi bagi komunitas Sumedang," tutur Hari.

Di samping bazar, Pemkab Sumedang juga menggandeng Bulog untuk menyediakan sejumlah mini rest area bagi pemudik di beberapa titik di Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Bupati Dony Harapkan Baznas Sumedang Ubah Penerima Zakat Jadi Pemberi Zakat

Sebagai informasi, pada kesempatan tersebut, Bupati bersama Wakil Bupati (Wabup) Sumedang meninjau sejumlah stand sekaligus menemu warga yang tengah mendapatkan pelayanan, seperti pembuatan e-KTP, kartu keluarga (KK), dan akta kelahiran.

Terkini Lainnya
Resmikan Bendungan Sadawarna Senilai Rp 2,65 Triliun, Jokowi: Semoga Produktivitas Pangan Bisa Naik

Resmikan Bendungan Sadawarna Senilai Rp 2,65 Triliun, Jokowi: Semoga Produktivitas Pangan Bisa Naik

Sumedang Simpati
Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Sumedang Simpati
Bupati Sumedang Dony Hadiri Gala Dinner Peresmian Kampus UID Bali

Bupati Sumedang Dony Hadiri Gala Dinner Peresmian Kampus UID Bali

Sumedang Simpati
Bupati Sumedang Undang Menpan-RB dan 62 Bupati/Wali Kota Hadiri Digital Services Living Lab Summit 2022

Bupati Sumedang Undang Menpan-RB dan 62 Bupati/Wali Kota Hadiri Digital Services Living Lab Summit 2022

Sumedang Simpati
Bupati Dony Sebut Digital Services Living Lab sebagai Solusi Tingkatkan Indeks SPBE

Bupati Dony Sebut Digital Services Living Lab sebagai Solusi Tingkatkan Indeks SPBE

Sumedang Simpati
Siaga Hadapi Ancaman Siber, Sumedang Kini Miliki CSRIT

Siaga Hadapi Ancaman Siber, Sumedang Kini Miliki CSRIT

Sumedang Simpati
Pemkab Sumedang Komitmen Bagikan Platform Indonesia Digital Services Living Lab kepada 62 Kota dan Kabupaten

Pemkab Sumedang Komitmen Bagikan Platform Indonesia Digital Services Living Lab kepada 62 Kota dan Kabupaten

Sumedang Simpati
Dukung Pemkab Sumedang Kembangkan Living Lab, Tito: Kemungkinan Bisa Diadopsi Daerah Lain

Dukung Pemkab Sumedang Kembangkan Living Lab, Tito: Kemungkinan Bisa Diadopsi Daerah Lain

Sumedang Simpati
Pemkab Sumedang Luncurkan

Pemkab Sumedang Luncurkan "Super Meta", Masyarakat Bisa Akses Layanan Publik dengan Teknologi 3D

Sumedang Simpati
Mendagri Tito Apresiasi SPBE Pemkab Sumedang: Sistem Digitalisasinya Begitu Detail

Mendagri Tito Apresiasi SPBE Pemkab Sumedang: Sistem Digitalisasinya Begitu Detail

Sumedang Simpati
Inovasi Pengupas Kolang-kaling Buatan Warga Sumedang Raih Juara Favorit GTTGN XXIII

Inovasi Pengupas Kolang-kaling Buatan Warga Sumedang Raih Juara Favorit GTTGN XXIII

Sumedang Simpati
Membanggakan, Pemkab Sumedang Masuk 10 Besar JDIH Terbaik Tingkat Nasional

Membanggakan, Pemkab Sumedang Masuk 10 Besar JDIH Terbaik Tingkat Nasional

Sumedang Simpati
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Simpati
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Sumedang Simpati
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Sumedang Simpati
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com