Sigap Atasi Inflasi di Riau, Gubernur Syamsuar Gencarkan Operasi Pasar

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Jumat, 19 Agustus 2022
Gubernur Riau Syamsuar saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakoor) terkait Kerawanan Energi dan Kerawanan Pangan, di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Kamis.

DOK. Humas Pemprov Riau Gubernur Riau Syamsuar saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakoor) terkait Kerawanan Energi dan Kerawanan Pangan, di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Kamis.

KOMPAS.com - Provinsi Riau masuk dalam lima daerah di Indonesia dengan angka inflasi tertinggi, yaitu sebesar 7,04 persen.

Hal itu disampaikan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2022 secara virtual.

Dengan adanya kenaikan tersebut, Presiden Jokowi berharap agar inflasi di daerah bisa ditekan hingga di bawah 5 persen.

Menanggapi harapan Jokowi, Gubernur Riau Syamsuar berupaya mengambil langkah cepat dan terukur dalam menurunkan inflasi di wilayahnya dengan mengumpulkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Wakil Gubernur Riau dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau.

"Langkah pertama atau langkah cepat yang perlu dilakukan adalah operasi pasar. Ini tidak bisa ditunda," ujarnya dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Kamis (18/8/2022).

Baca juga: Harga Cabai di Karawang Masih Tinggi, Operasi Pasar Segera Dilakukan

Pernyataan tersebut disampaikan Syamsuar saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakoor) terkait Kerawanan Energi dan Kerawanan Pangan, di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Kamis.

Menurut orang nomor satu di Bumi Melayu itu, operasi pasar harus digelar secara rutin sampai harga-harga di pasar mulai stabil.

Operasi pasar, kata Syamsuar, diprioritaskan di tiga wilayah, yakni Kota Pekanbaru, Dumai, dan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

"Untuk setiap daerah jangan hanya buat satu titik. Bisa saja satu daerah buat hingga lima titik, seperti di Kota Pekanbaru dapat melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru," jelasnya.

Operasi pasar tersebut, kata Syamsuar, harus dilakukan dengan maksimal karena Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau akan melakukan evaluasi setiap bulan. Utamanya di tiga wilayah prioritas.

Baca juga: BPS Soroti Kenaikan Nilai Ekspor Tidak Disertai Peningkatan Volume yang Signifikan

Ia menyebutkan, hasil dari data BPS nantinya yang akan menentukan naik atau turun suatu inflasi di daerah tersebut.

“Dari kerja BPS itu nanti juga akan ketahuan kinerja kami yang sekarang ini," imbuh Syamsuar.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, lanjut dia, diperlukan penanganan gerak cepat terhadap pelaksanaan operasi pasar.

Oleh karenanya, Syamsuar berharap, Disperindagkop Riau bisa bekerja sama dengan OPD terkait untuk segera menggelar pasar murah agar inflasi di daerah dapat diturunkan.

"Dari Kepala Disperindagkop Riau, Pak Taufiq bersama dinas lain tolong bantu ini. Termasuk dinas pertanian atau peternakan yang berkaitan dengan telur, daging, atau ikan," ujarnya.

Baca juga: Wabah PMK di Lumajang Melandai, Dinas Pertanian Dapat Tambahan 3.000 Dosis Vaksin

Penanganan jangka panjang inflasi di Riau

Pada kesempatan tersebut, Syamsuar mengatakan, pihaknya juga memiliki beberapa program untuk penanganan jangka panjang terkait infilasi di Riau.

Pertama, kata dia, dengan melakukan penanaman pangan. Utamanya penanaman cabai, baik oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Riau atau menggunakan tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Kedua, Pemprov Riau juga akan menggerakkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Utamanya, menggerakan BUMDes yang maju di Riau untuk mengembangkan usaha di bidang pertanian pangan.

"Kami harapkan ini bukan hanya di satu desa saja yang ikut menanam cabai, tetapi juga seluruh desa ikut serta menanam, dengan memanfaatkan lahan yang ada," ujar Syamsuar.

Ia meyakini, penanganan inflasi dapat dilakukan melalui operasi pasar ataupun gerak yang membutuhkan waktu seperti melakukan penanaman cabai.

Baca juga: Jokowi: Momok Semua Negara Saat ini Inflasi...

"Nanti kami akan pantau untuk ditindaklanjuti. Kami perlu melakukan upaya percepatan untuk menurunkan inflasi ini," ujar Syamsuar.

Untuk diketahui, kenaikan Inflasi di Riau salah satunya akibat melambungnya harga cabai di pasaran hingga mencapai Rp 60.000 per kilogram (kg).

Padahal, harga cabai di pasaran sebelumnya hanya berkisar Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per kg.

 

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022
Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022
Riau Lebih Baik
DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras
DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras
Riau Lebih Baik
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat
Riau Lebih Baik
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT
Riau Lebih Baik
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit
Riau Lebih Baik
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman
Riau Lebih Baik
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka
Riau Lebih Baik
Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau
Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau
Riau Lebih Baik
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud
Riau Lebih Baik
Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur
Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur
Riau Lebih Baik
Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR
Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR
Riau Lebih Baik
Gubri Minta DPR Bantu Mendata Pengusaha Sawit yang Tidak Bayar Pajak
Gubri Minta DPR Bantu Mendata Pengusaha Sawit yang Tidak Bayar Pajak
Riau Lebih Baik
Luncurkan E-Money di SMA 2 Dayun, Gubernur Syamsuar Minta Seluruh Sekolah di Riau Terapkan E-Money
Luncurkan E-Money di SMA 2 Dayun, Gubernur Syamsuar Minta Seluruh Sekolah di Riau Terapkan E-Money
Riau Lebih Baik
Syamsuar Berharap Pencanangan PKK Bangga Kencana Dapat Tekan Kasus Stunting di Riau
Syamsuar Berharap Pencanangan PKK Bangga Kencana Dapat Tekan Kasus Stunting di Riau
Riau Lebih Baik
Temui Gubri, Rombongan Kades dari Kepulauan Meranti Ingin Kondisi Desa Tetap Diperhatikan
Temui Gubri, Rombongan Kades dari Kepulauan Meranti Ingin Kondisi Desa Tetap Diperhatikan
Riau Lebih Baik