Raker Komwil I Apeksi 2024, Kota-kota Diingatkan untuk Kelola APBD secara Benar

Kompas.com - 03/05/2024, 16:18 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Wakil Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Suhajar Diantoro mengatakan, para wali kota (walkot) harus bisa menjadi pengayom masyarakat dan swasta agar pertumbuhan ekonomi bisa terjadi di kota.

"Kita mendorong wali kota untuk menjadi pengayom serta mengelola anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dengan benar. Dengan demikian, swasta bisa tumbuh membangun negeri," tutur Suhajar melalui siaran persnya, Jumat (3/5/2024).

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia ( Apeksi) 2024 di Kota Pekanbaru pada 1-5 Mei 2024.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi akan berdampak terhadap kemajuan kabupaten sekitar, sehingga pembangunan dalam kota perlu dilakukan.

Baca juga: Pj Walkot Pekanbaru Sambut Anggota Komwil I Apeksi di Jamuan Makan Malam Bersama

"Karena itu, kami berharap kebijakan pemerintah pusat yang pro investasi, dengan memudahkan perizinan, hanya walikota lah yang melaksanakannya dengan baik," tuturnya.

Sebagai informasi, pembukaan Apeksi ditandai dengan pemukulan kompang oleh Pj Gubernur Riau SF Hariyanto, Pj Walkot Pekanbaru Muflihun, Direktur Eksekutif Apeksi Alwis Rustam, dan Wakil Ketua III Komwil I Apeksi sekaligus Walkot Binjai Amir Hamzah.

Agenda tersebut dihadiri oleh 24 perwakilan walkot bersama delegasi anggota Komwil I Apeksi. (ADV)

Terkini Lainnya
Solidaritas Pekanbaru–Aceh: Walkot Agung Salurkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Gubernur Mualem

Solidaritas Pekanbaru–Aceh: Walkot Agung Salurkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Gubernur Mualem

Pekanbaru
Walkot Agung Serahkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Sumut, Gubsu Bobby: Tanda Persahabatan Pekanbaru–Sumut

Walkot Agung Serahkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Sumut, Gubsu Bobby: Tanda Persahabatan Pekanbaru–Sumut

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Gelar Nikah Massal, Fasilitasi Administrasi hingga Pesta Pernikahan

Pemkot Pekanbaru Gelar Nikah Massal, Fasilitasi Administrasi hingga Pesta Pernikahan

Pekanbaru
Sambut Kedatangan Dubes Prancis, Walkot Pekanbaru Siap Buka Peluang Kolaborasi

Sambut Kedatangan Dubes Prancis, Walkot Pekanbaru Siap Buka Peluang Kolaborasi

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Canangkan Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Sejalan Asta Cita Prabowo

Pemkot Pekanbaru Canangkan Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Sejalan Asta Cita Prabowo

Pekanbaru
Wawalkot Pekanbaru Ajak ASN Wujudkan 8 Tekad Korpri Siaga, dari Keteladanan Moral hingga Target Ekonomi 8 Persen

Wawalkot Pekanbaru Ajak ASN Wujudkan 8 Tekad Korpri Siaga, dari Keteladanan Moral hingga Target Ekonomi 8 Persen

Pekanbaru
Pekanbaru Terpilih PSN Peternakan Terintegrasi 2026, Walkot Agung: Kami Siap Sukseskan

Pekanbaru Terpilih PSN Peternakan Terintegrasi 2026, Walkot Agung: Kami Siap Sukseskan

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Gelontorkan Beasiswa RPL Rp 3 Juta dan Naikkan Tunjangan Guru Honorer

Pemkot Pekanbaru Gelontorkan Beasiswa RPL Rp 3 Juta dan Naikkan Tunjangan Guru Honorer

Pekanbaru
Belajar dari Eks PM Singapura, Walkot Pekanbaru Perkuat Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Belajar dari Eks PM Singapura, Walkot Pekanbaru Perkuat Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Pekanbaru
Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Wali Kota Pekanbaru Resmikan Program Aman Bertani

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Wali Kota Pekanbaru Resmikan Program Aman Bertani

Pekanbaru
Walkot Agung Nugroho Kebut Perbaikan 29 Ruas Jalan Rusak di Pekanbaru

Walkot Agung Nugroho Kebut Perbaikan 29 Ruas Jalan Rusak di Pekanbaru

Pekanbaru
Peduli Santri Berprestasi dan Kurang Mampu, Walkot Agung Luncurkan Program

Peduli Santri Berprestasi dan Kurang Mampu, Walkot Agung Luncurkan Program "Beasiswa Santri Pekanbaru"

Pekanbaru
Targetkan Zero Stunting, Pemkot Pekanbaru Beri Asupan Gizi Gratis untuk 3.000 Anak

Targetkan Zero Stunting, Pemkot Pekanbaru Beri Asupan Gizi Gratis untuk 3.000 Anak

Pekanbaru
Ditetapkan Jadi Kota Prioritas, Pekanbaru Bersiap Menuju Status Metropolitan

Ditetapkan Jadi Kota Prioritas, Pekanbaru Bersiap Menuju Status Metropolitan

Pekanbaru
Nikah Massal Gratis untuk 100 Pasangan, Pemkot Pekanbaru Siapkan Hadiah Umrah

Nikah Massal Gratis untuk 100 Pasangan, Pemkot Pekanbaru Siapkan Hadiah Umrah

Pekanbaru
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com