Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Kompas.com - 25/09/2021, 16:07 WIB
Alifia Nuralita Rezqiana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kepala Kesehatan Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih Kolonel Kesehatan Militer (CKM) I Nyoman Linggih mengatakan, pemerintah sedang mengupayakan melakukan vaksinasi untuk 70 persen masyarakat Papua.

Vaksinasi dilakukan terutama terhadap warga yang wilayah menjadi tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Sebagai informasi, empat wilayah penyelenggaraan PON XX Papua 2021 meliputi Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Untuk mengejar target tersebut, Nyoman menjelaskan, Kodam XVII/Cenderawasih kini tengah jemput bola dengan menyelenggarakan vaksinasi di perkampungan di Kota Jayapura, Papua.

“Kami akan terus jemput bola hingga cakupan vaksin ini bisa mencapai 70 persen di Kota Jayapura. Ini juga dalam rangka (agar) penyelenggaraan PON XX Papua 2021 bisa berjalan lancar,” ujarnya di Jayapura, Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: PON XX Papua - Tim Selam Laut PON Jatim Ditantang Liarnya Teluk Yos Sudarso

Menurutnya, apabila program vaksinasi dilaksanakan dengan jemput bola, tidak ada lagi alasan untuk menolak vaksin, terutama bagi masyarakat di Kelurahan Argapura, Kecamatan Jayapura Selatan dan wilayah pesisir.

“Vaksinasi (kali) ini (dilaksanakan) di dua tempat, di Masjid Baitul Rahim dan Kelurahan Argapura RT 04. Vaksinasi ini bertujuan agar warga mau divaksin,” kata Nyoman, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu.

Nyoman menegaskan, program vaksinasi akan terus dilakukan sampai seluruh warga Papua mendapat suntikan vaksin.

Sebelumnya, vaksinasi telah diselenggarakan Pos Kout Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif Mekanis 403/WP yang bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Keerom, di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: PON XX Papua 2021, Cara Loncat Indah Dukung Sportivitas

Untuk diketahui, wilayah tersebut merupakan perbatasan antara Republik Indonesia (RI) dengan Papua Nugini.

Sementara itu, Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letnan Kolonel (Letkol) Inf Ade Pribadi Siregar mengatakan, vaksinasi di Kabupaten Keerom dilaksanakan di perkampungan, khususnya di kampung binaan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista.

Ade berharap, dengan vaksinasi, masyarakat di Kampung Workama diharapkan lebih sehat dan kuat menghadapi pandemi Covid-19.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua menyebutkan, capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Jayapura sudah mencapai 62,7 persen. Kabupaten Jayapura 56,1 persen, Kabupaten Mimika 59,6 persen, Kabupaten Merauke 66,1 persen, dan Kabupaten Keerom 50,1 persen.

Baca juga: Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

Adapun jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Papua mencapai 42.352 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 444 pasien masih dirawat, 40.709 pasien telah sembuh, dan 1.199 lainnya meninggal dunia.

Terkini Lainnya
Integrasikan Riset dalam Pembangunan Daerah, Papua Barat Raih Penghargaan BRIDA Optimal 2025 dari BRIN

Integrasikan Riset dalam Pembangunan Daerah, Papua Barat Raih Penghargaan BRIDA Optimal 2025 dari BRIN

Papua
HUT Ke-73 Provinsi Papua, Lukas Enembe Resmikan Kantor Gubernur Papua dan 8 Bangunan Lain

HUT Ke-73 Provinsi Papua, Lukas Enembe Resmikan Kantor Gubernur Papua dan 8 Bangunan Lain

Papua
Menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Pemprov Papua Terapkan Tanda Tangan Elektronik

Menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Pemprov Papua Terapkan Tanda Tangan Elektronik

Papua
Permudah Akses Belajar, Pemprov Papua Hadirkan Internet Gratis di Perkampungan Jayapura

Permudah Akses Belajar, Pemprov Papua Hadirkan Internet Gratis di Perkampungan Jayapura

Papua
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Papua
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Papua
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Papua
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Papua
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Papua
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Papua
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Papua
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Papua
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Papua
Pemprov Papua Audiensi dengan Kementerian KP, Perda RZWP3K Papua Disetujui

Pemprov Papua Audiensi dengan Kementerian KP, Perda RZWP3K Papua Disetujui

Papua
Kontingen Papua Dilepas ke Peparnas XVI, Gubernur Enembe: Atlet Disabilitas Bisa Capai Hasil Tertinggi

Kontingen Papua Dilepas ke Peparnas XVI, Gubernur Enembe: Atlet Disabilitas Bisa Capai Hasil Tertinggi

Papua
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com