Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Selasa, 11 Mei 2021
Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua Jery Yudianto saat menyikapi terganggunnya akses internet di Jayapura karena  jaringan kabel optik bawah laut milik Telkom Group terputus, Selasa (11/5/2021).DOK. Humas Pemprov Papua Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua Jery Yudianto saat menyikapi terganggunnya akses internet di Jayapura karena jaringan kabel optik bawah laut milik Telkom Group terputus, Selasa (11/5/2021).

 

KOMPAS.com – Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua Jery Yudianto mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua berupaya agar layanan berbasis internet tetap berjalan meski jaringan kabel optik bawah laut milik TelkomGroup terputus.

"Kami mengupayakan untuk terus bersinergi dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk agar dapat menghidupkan semua layanan yang berbasis e-government," ujarnya dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (11/5/2021).

Sebelumnya diberitkan, jaringan kabel optik bawah laut milik TelkomGroup terputus di perairan Sarmi-Biak sejak Jumat (30/4/2021).

Pada Sabtu (1/5/2021), jaringan telekomunikasi Telkom sempat muncul, tetapi dengan kualitas yang sangat rendah.

Baca juga: Kabel Bawah Laut Telkom Putus, Jaringan Internet di Jayapura Terganggu

Hal tersebut menyebabkan layanan internet di Kota Jayapura dan sekitarnya terganggu.

Warga di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Sarmi pun sulit mengakses internet. Sektor terdampak itu termasuk pemerintahan yang kini tengah mengupayakan layanan e-government.

Jery mengaku, berbagai layanan daring di pemerintahan sementara ini tidak berjalan karena ketergantungan akses data milik Telkom.

Salah satu contohnya adalah lelang pekerjaan yang dilakukan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Baca juga: Jaringan Internet Terganggu, Pemkot Jayapura Waspadai Munculnya Klaster Pencari Sinyal

"Pelayanan pemerintahan akan berkontraksi dengan putusnya jaringan internet ini. Misalnya saja untuk LPSE yang menggunakan platform internet," kata Jery.

Namun, secara perlahan, layanan tersebut bisa diakses kembali. Ini terjadi setelah Telkom menambah kapasitas jaringan cadangan menggunakan jalur satelit dan radio IP.

Kendati demikian, Jery memastikan Pemprov Papua terus mendesak Telkom untuk memperbaiki kerusakan dengan cepat.

Hal itu penting dilakukan karena banyak aktivitas masyarakat terganggu akibat minimnya akses internet.

Baca juga: Sri Mulyani: Potensi Ekonomi Digital Tak Konkret Jika Akses Internet Tak Merata

"Kami mengimbau masyarakat bersabar, mengingat penggunaan internet kini telah menjadi bagian dalam kehidupan," katanya.

Pihak Telkom pun menyatakan bahwa proses perbaikan jaringan akan selesai pada awal Juni 2021.

Sampai saat ini, kapasitas jaringan cadangan yang diaktifkan Telkom melalui koneksi satelit dan radio IP mencapai 2,1 gigabit per second (Gbps).

PenulisDwi Nur Hayati
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021
Papua
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021
Papua
Ketua KONI: Keberhasilan PON XX 2021 adalah Harga Diri Papua dan Indonesia
Ketua KONI: Keberhasilan PON XX 2021 adalah Harga Diri Papua dan Indonesia
Papua
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government
Papua
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi
Papua
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen
Papua
Masih 5 Bulan, PON XX Papua Sudah Bagikan Technical Handbook
Masih 5 Bulan, PON XX Papua Sudah Bagikan Technical Handbook
Papua
Papua Identik dengan Konflik, OPD Setempat Diminta Ekspos Kegiatan Pembangunan
Papua Identik dengan Konflik, OPD Setempat Diminta Ekspos Kegiatan Pembangunan
Papua
Kabinda I Gusti Putu Danny Ditembak KKB, Begini Respons Pemprov Papua
Kabinda I Gusti Putu Danny Ditembak KKB, Begini Respons Pemprov Papua
Papua
Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat
Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat
Papua
UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19
UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19
Papua
Jusuf Kalla: Pembangunan SDM Jadi Kunci Kemajuan Papua
Jusuf Kalla: Pembangunan SDM Jadi Kunci Kemajuan Papua
Papua
Raja Machmud Rumagesan Jadi Pahlawan Nasional, Gubernur Papua Barat: Kami Bangga
Raja Machmud Rumagesan Jadi Pahlawan Nasional, Gubernur Papua Barat: Kami Bangga
Papua
Wapres Tekankan Peningkatan SDM dan Kesejahteraan Masyarakat Papua
Wapres Tekankan Peningkatan SDM dan Kesejahteraan Masyarakat Papua
Papua
Jadi Ketua Tim Percepatan Pembangunan Papua, Wapres Usung Sektor Pendidikan
Jadi Ketua Tim Percepatan Pembangunan Papua, Wapres Usung Sektor Pendidikan
Papua