Wapres Tekankan Peningkatan SDM dan Kesejahteraan Masyarakat Papua

Deti Mega Purnamasari
Kompas.com - Jumat, 6 November 2020
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberi sambutan di acara Haul Virtual ke-39 K.H. Abdul Hamid pada Senin (26/10/2020).Dok. KIP/Setwapres Wakil Presiden Maruf Amin saat memberi sambutan di acara Haul Virtual ke-39 K.H. Abdul Hamid pada Senin (26/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, pemerintah akan melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat Papua.

Hal tersebut sesuai dengan penunjukkan Ma'ruf oleh Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 20 Tahun 2020 pada 29 September 2020.

Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi mengatakan, meskipun yang mengeksekusi program-program tersebut dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), tetapi Wapres sudah meminta timeline kerja yang akan dilakukan di Papua oleh mereka.

Baca juga: Sukarelawan Covid-19 di Papua Menjerit, Uang Lelah sejak Maret Belum Dibayar

"Wapres untuk tanggung jawab Papua itu, pelaksanaan konkretnya di lapangan Bappenas. Penekanannya, bagaimana peningkatan SDM dan kesejahteraan masyarakat Papua," ujar Masduki dalam wawancara virtual, Jumat (5/11/2020).

Dengan penekanan kesejahteraan dan SDM pula, kata dia, Wapres Ma'ruf ingin agar keamanan di Papua turut dikendalikan dengan pendekatan kesejahteraan dan SDM itu.

Oleh karena itu, kata dia, pendekatan keamanan pun tidak dikedepankan dalam percepatan pembangunan di Papua.

Paling utama adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

"Itu angle yang disampaikan Wakil Presiden pada Menteri Bappenas," kata dia.

Baca juga: Jadi Ketua Tim Percepatan Pembangunan Papua, Wapres Usung Sektor Pendidikan

Selanjutnya, Wapres Ma'ruf juga menekankan agar ada kerja kolaboratif dalam melaksanakan percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua tersebut.

Masduki mengatakan, Wapres Ma'ruf meminta agar kementerian/lembaga terkait dalam program ini tidak bekerja sendiri-sendiri sehingga harus saling berkolaborasi.

"Jangan sama-sama kerja, tapi tidak kerja sama. Selama ini kan sama-sama kerja, karena ketika kementerian/lembaga itu dilibatkan mereka akan berebut untuk membuat rancangan APBN, supaya dapat duit," kata dia.

"Setelah dapat duit, dikerjakan sendiri-sendiri. Itu namanya kerja bersama-sama, tapi tidak ada koordinasi. Itu yang Wapres tak mau," lanjut dia.

Baca juga: Kementerian BUMN Cari 1.000 Putra-Putri Papua untuk Bekerja di BUMN

Masduki memastikan bahwa dalam melaksanakan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat, yang akan dikedepankan adalah pekerjaan yang memajukan SDM.

Terutama agar Papua dan Papua Barat bisa menjadi daerah yang maju seperti daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Adapun Menteri Bappenas Suharso Monoarfa saat itu disebutkannya telah menyanggupi menyelesaikan timeline tersebut selama setengah bulan.

"Kira-kira pekan depan, Insya Allah sudah ada rapat koordinasi lagi intern, baru nanti rapat koordinasi secara keseluruhan," ucap dia.

PenulisDeti Mega Purnamasari
EditorDiamanty Meiliana
Terkini Lainnya
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021
Papua
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021
Papua
Ketua KONI: Keberhasilan PON XX 2021 adalah Harga Diri Papua dan Indonesia
Ketua KONI: Keberhasilan PON XX 2021 adalah Harga Diri Papua dan Indonesia
Papua
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government
Papua
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi
Papua
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen
Papua
Masih 5 Bulan, PON XX Papua Sudah Bagikan Technical Handbook
Masih 5 Bulan, PON XX Papua Sudah Bagikan Technical Handbook
Papua
Papua Identik dengan Konflik, OPD Setempat Diminta Ekspos Kegiatan Pembangunan
Papua Identik dengan Konflik, OPD Setempat Diminta Ekspos Kegiatan Pembangunan
Papua
Kabinda I Gusti Putu Danny Ditembak KKB, Begini Respons Pemprov Papua
Kabinda I Gusti Putu Danny Ditembak KKB, Begini Respons Pemprov Papua
Papua
Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat
Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat
Papua
UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19
UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19
Papua
Jusuf Kalla: Pembangunan SDM Jadi Kunci Kemajuan Papua
Jusuf Kalla: Pembangunan SDM Jadi Kunci Kemajuan Papua
Papua
Raja Machmud Rumagesan Jadi Pahlawan Nasional, Gubernur Papua Barat: Kami Bangga
Raja Machmud Rumagesan Jadi Pahlawan Nasional, Gubernur Papua Barat: Kami Bangga
Papua
Wapres Tekankan Peningkatan SDM dan Kesejahteraan Masyarakat Papua
Wapres Tekankan Peningkatan SDM dan Kesejahteraan Masyarakat Papua
Papua
Jadi Ketua Tim Percepatan Pembangunan Papua, Wapres Usung Sektor Pendidikan
Jadi Ketua Tim Percepatan Pembangunan Papua, Wapres Usung Sektor Pendidikan
Papua