Kahiyang Pimpin Tim Dekranasda Kota Medan di Ajang Pameran KriyaNusa Indonesia

Kompas.com - 14/09/2023, 17:47 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution didampingi Wakil Ketua Dekranasda Ismiralda Wiriya Alrahman memimpin langsung anggotanya dalam Pameran Kerajinan Nusantara (KriyaNusa) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (13/9/2023).

Pada kesempatan tersebut, ia juga ikut serta dalam fashion show dengan mengenakan pakaian dari Ulos Toba bersama para pengurus Dekranasda se-Indonesia, serta ibu-ibu Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM).

KriyaNusa digelar untuk melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan keragaman produk kerajinan Indonesia.

Oleh karena itu, KriyaNusa diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta perajin di Tanah Air guna memamerkan produk-produk unggulan mereka.

Baca juga: Gibran Berbagi Cerita dengan Presiden Dewan Ekonomi dan Sosial PBB tentang Kondisi UMKM Solo Pasca-pandemi

Untuk diketahui, acara KriyaNusa diresmikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) yang ditandai dengan pemukulan rebana.

Usai peresmian, Iriana didampingi Ketum Dekranas, serta ibu-ibu OASE-KIM mengunjungi stand Dekranasda Kota Medan.

Setelah Iriana, Penjabat (Pj) Dekranasda Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Dessy Hassanudin juga mengunjungi stand Dekranasda Kota Medan dan membeli songket.

Sebagai kegiatan rutin tahunan, KriyaNusa 2023 akan berlangsung mulai 13-17 September 2023.

Acara KriyaNusa turut dihadiri Ketua Umum (Ketum) Dekranas Wuri Ma’ruf Amin, pengurus Dekranas dan Dekranasda provinsi serta kabupaten atau kota se-Indonesia.

Baca juga: Lewat Pameran KKJ-PKJB, Dekranasda Jabar Perluas Akses Pasar Sektor Kriya

Jadikan produk kriya Indonesia terus berkembang

Sebelumnya, Ketum Dekranas Wuri Ma’ruf Amin mengatakan, penyelenggaraan KriyaNusa 2023 mengusung tema “Kriya Unggul Indonesia Maju.”

Tema tersebut, kata dia, menggambarkan visi Dekranas untuk menjadikan produk kriya Indonesia terus berkembang dan dapat menjadi komoditas unggulan yang memiliki daya saing global.

“Pameran ini adalah wadah yang tepat untuk mempromosikan karya–karya para pengrajin Indonesia yang mengagumkan sekaligus mengembangkan kekayaan budaya Indonesia,” imbuh Wuri ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (14/9/2023).

Menurutnya, kriya bukan hanya sekedar seni atau kerajinan tangan, tetapi juga merupakan cerminan dari kreativitas, kecerdasan, dan ketekunan masyarakat.

Baca juga: Kemendesa PDTT Ingatkan Pentingnya Inovasi dan Kreativitas dalam Bangun Desa Mandiri

Para perajin, kata Wuri, memiliki pengetahuan dan keterampilan tradisional yang telah diuji dan disempurnakan selama bertahun-tahun.

“Saya berharap seluruh peserta yang hadir agar terus mendukung program pemerintahan, yaitu Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI),” imbuhnya.

Menurut Wuri, rasa bangga buatan Indonesia perlu ditanamkan mulai usia dini.

Tak hanya ditanamkan, kata dia, Gernas BBI juga perlu terus digalakkan untuk menciptakan kesadaran, kecintaan, dan kebanggaan hingga akhirnya masyarakat mau menggunakan produk lokal.

Baca juga: Belanja Produk Lokal di Indonesia Marketpelago Berhadiah Liburan Mewah

“Saya berharap dengan semangat kolaborasi yang terbina, produk kriya nasional semakin unggul dan mampu menjadikan pameran KriyaNusa sebagai ikon pameran kerajinan terbesar di Asia dan bahkan di dunia,” imbuh Wuri.

 

Terkini Lainnya
Turunkan Angka Pengangguran, Pemkot Medan Gelar Job Fair Mini di Setiap Kecamatan

Turunkan Angka Pengangguran, Pemkot Medan Gelar Job Fair Mini di Setiap Kecamatan

Medan Berkah
Berkat PBB dan BPHTB, Surplus APBD Kota Medan 2024 Meningkat Jadi Rp 326,47 Miliar

Berkat PBB dan BPHTB, Surplus APBD Kota Medan 2024 Meningkat Jadi Rp 326,47 Miliar

Medan Berkah
15 Rusa Totol Jinak dari Istana Kepresidenan Bogor Resmi Jadi Koleksi Taman Cadika Medan

15 Rusa Totol Jinak dari Istana Kepresidenan Bogor Resmi Jadi Koleksi Taman Cadika Medan

Medan Berkah
Usai Kota Lama Kesawan Direvitalisasi Bobby Nasution, Omzet Pelaku Usaha di Kawasan Ini Meningkat

Usai Kota Lama Kesawan Direvitalisasi Bobby Nasution, Omzet Pelaku Usaha di Kawasan Ini Meningkat

Medan Berkah
Pemkot Medan dan Politeknik Pariwisata Gelar Job Expo, Tersedia 1.374 Lowongan 

Pemkot Medan dan Politeknik Pariwisata Gelar Job Expo, Tersedia 1.374 Lowongan 

Medan Berkah
IPS Naik Jadi 2,94, Kota Medan Raih Peringkat Pertama di Sumut

IPS Naik Jadi 2,94, Kota Medan Raih Peringkat Pertama di Sumut

Medan Berkah
DPRD Kota Medan Periode 2024-2029 Dilantik, Bobby Nasution: Semoga Jalankan Tugas dengan Baik

DPRD Kota Medan Periode 2024-2029 Dilantik, Bobby Nasution: Semoga Jalankan Tugas dengan Baik

Medan Berkah
Buka Turnamen Sepak Bola Korpri Se-Sumut, Bobby Nasution Disambut Meriah Masyarakat Samosir

Buka Turnamen Sepak Bola Korpri Se-Sumut, Bobby Nasution Disambut Meriah Masyarakat Samosir

Medan Berkah
Diresmikan Bobby Nasution, Taman Cadika Medan Kini Hadir dengan Wajah Baru

Diresmikan Bobby Nasution, Taman Cadika Medan Kini Hadir dengan Wajah Baru

Medan Berkah
Walkot Bobby Optimistis Proyek-proyek Multiyears Akan Bermanfaat bagi Masyarakat

Walkot Bobby Optimistis Proyek-proyek Multiyears Akan Bermanfaat bagi Masyarakat

Medan Berkah
Tinjau Proyek Multiyears, Bobby Nasution: Alhamdulilah, Kata Kuncinya Sebentar Lagi Selesai

Tinjau Proyek Multiyears, Bobby Nasution: Alhamdulilah, Kata Kuncinya Sebentar Lagi Selesai

Medan Berkah
Tinjau Banjir di Medan, Bobby Nasution Instruksikan Berbagai Pihak Bertindak Cepat Bantu Warga

Tinjau Banjir di Medan, Bobby Nasution Instruksikan Berbagai Pihak Bertindak Cepat Bantu Warga

Medan Berkah
Bangun Halte Percontohan dan Gunakan 60 Bus Listrik, Bobby Nasution: Ciri Kota Maju Transportasinya Layak

Bangun Halte Percontohan dan Gunakan 60 Bus Listrik, Bobby Nasution: Ciri Kota Maju Transportasinya Layak

Medan Berkah
Sempat Gagal 4 Kali, Pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang Dituntaskan

Sempat Gagal 4 Kali, Pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang Dituntaskan

Medan Berkah
Hadiri PMT di Kota Medan, Kahiyang Ayu Asyik Bermain bersama Anak-anak PAUD

Hadiri PMT di Kota Medan, Kahiyang Ayu Asyik Bermain bersama Anak-anak PAUD

Medan Berkah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com