Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Batu Gelar Gerakan Pangan Murah

Kompas.com - 24/09/2024, 16:43 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melaksanakan Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi Badan Pangan Nasional di Rest Area Sidomulyo, Kecamatan Batu, Selasa (24/09/2024). 

Penjabat (Pj) Wali Kota (Walkot) Batu Aries Agung Paewai mengatakan, Gerakan Pangan Murah tidak hanya untuk menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga membantu warga prasejahtera di Desa Sidomulyo. 

Kegiatan itu merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan di masyarakat sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-23 Kota Batu.

Aries mengatakan, kegiatan pasar murah semacam itu perlu menjadi agenda rutin supaya masyarakat Kota Batu dapat membeli bahan-bahan pokok dengan harga yang terjangkau serta memperkuat ketahanan pangan. 

“Hal ini bisa membantu perputaran roda ekonomi Kota Batu sehingga tetap berjalan dengan baik serta bisa mengantisipasi kenaikan harga pangan akibat inflasi,” ujarnya dalam siaran pers.

Pada kesempatan itu, Aries memantau ketersediaan bahan pokok yang dijual dengan harga terjangkau. 

Baca juga: Alasan Pemkot Batu Berencana Rutin Gelar CFD Usai Vakum 4 Tahun

Beberapa kebutuhan pokok yang disediakan, antara lain beras, gula, minyak goreng, telur, kentang, bawang merah, dan bawang putih. 

Kegiatan itu juga didukung Perusahan Umum Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Malang yang menyediakan beras sebanyak 5 ton, gula 200 kilogram (kg), dan minyak goreng 120 liter.

Tak hanya itu, Aries juga berinteraksi dengan para pedagang dari Kelompok Wanita Tani (KWT) yang turut serta menjual hasil olahan komoditas pertanian dari Kota Batu. 

Dia mengapresiasi keterlibatan KWT dalam kegiatan itu yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah (pemda) dalam memberdayakan ekonomi lokal.

Selanjutnya, Aries juga memberikan subsidi untuk pembelian telur serta membeli produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari KWT, yang kemudian dibagikan kepada masyarakat yang hadir. 

Pembagian subsidi itu merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha kecil serta pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan sembako dan daging bagi keluarga yang membutuhkan.

Baca juga: Pemkot Batu Segera Relokasi Bangunan Sekolah Terdampak Bencana Tanah Gerak

Aries mengatakan, kegiatan itu digelar untuk memastikan masyarakat, terutama lapisan ekonomi bawah, dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga di tengah potensi kenaikan harga akibat inflasi. 

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok yang berkualitas dan terjangkau," jelasnya.

Dalam kunjungan itu, Aries hadir bersama Kepala Dinas Pertanian Kota Batu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com