Kampanyekan Antikorupsi, Pemkot Batu Terima Penghargaan dari KPK

Kompas.com - 16/07/2024, 13:33 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu ditetapkan sebagai salah satu pemerintah daerah (pemda) terbaik yang melakukan kampanye antikorupsi di Indonesia.

Penghargaan yang diberikan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) itu dilakukan dalam ajang Awarding Pariwara Antikorupsi 2024 yang diselenggarakan bersamaan dengan pembukaan Roadshow Bus Antikorupsi 2024 di Gradika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Pada kesempatan itu, KPK menetapkan 10 pemda dan badan usaha milik daerah (BUMD) terbaik berdasarkan bukti kampanye yang telah dilaporkan.

Penjabat (Pj) Wali Kota (Walkot) Batu Aries Agung Parwai didampingi Kepala Diskominfo Kota Batu Onny Ardianto, menerima penghargaan Awarding Pariwara Antikorupsi 2024 yang dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan Roadshow Bus Antikorupsi 2024 di Gradika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah.

Baca juga: Alasan Pemkot Batu Berencana Rutin Gelar CFD Usai Vakum 4 Tahun

Onny mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas prestasi itu. Ia berterima kasih kepada KPK atas penghargaan yang telah diberikan.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kolaborasi kampanye antikorupsi yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Batu. Jajaran pejabat Pemerintah Kota Batu yang turut mendampingi adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Batu, M. Nur Adhim, Inspektur Pemerintah Kota Batu, Sugeng Mulyono, dan Kepala Bagian Prokopim, Sopa Ike Paci.

“Ini merupakan bukti komitmen kami dalam mendukung pencegahan korupsi,” ungkap Onny melalui siaran persnya, Selasa (16/7/2024).

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, Roadshow Bus KPK adalah program yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mencegah dan memberantas korupsi.

Baca juga: Jelang Porprov Jatim 2025, Pemkot Batu Bakal Bangun Jalur Lintas Olahraga BMX

"Selain itu.kampanye dan sosialisasi pencegahan korupsi terus dilakukan melalui berbagai media agar mengena secara tepat kepada masyarakat secara luas dan menyeluruh," ucapnya.

Sebagai informasi, pada ajang itu, KPK juga mengadakan Workshop on Strategic and Creative Campaign yang akan diikuti oleh perwakilan pemda dan BUMD terbaik.

Workshop yang digelar pada 8-10 Juli 2024 di Kota Semarang itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis produksi dan penayangan konten antikorupsi di masing-masing instansi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com