Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi Ke-23 Kota Batu, Pj Walkot Batu: Semoga Semakin Maju dan Makmur

Kompas.com - 18/09/2024, 10:55 WIB
Dwinh,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai memaknai peluncuran logo dan tema Hari Jadi Ke-23 Kota Batu sebagai momentum untuk membangkitkan semangat baru dan memotivasi kemajuan serta kesejahteraan Kota Batu. 

"Dengan adanya peluncuran logo dan tema ini, kami berharap Kota Batu semakin maju dan makmur, terutama melalui produk unggulan seperti pertanian dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sambil tetap menjaga sinergi antara berbagai sektor,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (18/9/2024).

Pada peringatan Hari Jadi Ke-23 Kota Batu, Aries mengajak masyarakat untuk mendukung proses pembangunan kota agar dapat berjalan secara optimal.

Baca juga: Dradjad Wibowo: Kebijakan Pembangunan Berbasis Utang Tidak Bisa Diteruskan

Pernyataan tersebut disampaikan Aries dalam peluncuran logo dan tema Hari Jadi Ke-23 Kota Batu di Sendratari Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (17/9/2024).

Acara tersebut diwarnai dengan penampilan dari Spy Voice SMA Negeri 1 Batu, Tari KWB Spirit Nusantara, serta ditutup dengan Pentas Padang Bulan yang menampilkan lakon dramatari Sanggaredi.

Peluncuran logo dan tema tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Jadi Ke-23 Kota Batu yang akan dilaksanakan pada Kamis (17/10/2024).

Baca juga: Long Weekend Maulid Nabi 2024, Tempat Wisata di Kota Batu Ramai Pengunjung

Tagline Kota Batu KWB Pasti Bisa

Peluncuran logo dan tema Hari Jadi Ke-23 Kota Batu di Sendratari Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (17/9/2024).DOK. Humas Pemkot Batu Peluncuran logo dan tema Hari Jadi Ke-23 Kota Batu di Sendratari Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (17/9/2024).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batu Hendri Suseno, yang juga perwakilan panitia peringatan, menyampaikan bahwa peluncuran logo Hari Jadi Ke-23 Kota Batu 2024 sangat istimewa karena berkolaborasi dengan agenda rutin Pagelaran Pentas Padang Bulan.

"Peringatan Hari Jadi ke-23 mengusung tagline 'KWB Pasti Bisa' dengan tema 'KWB Maju Masyarakat Sejahtera'," ujarnya.

Sebelum diluncurkan, logo yang terpilih melalui sayembara dari 1 September 2024 hingga 15 September 2024.

Dari 60 logo yang bersaing, terpilih tiga pemenang, yakni Asrori sebagai juara pertama, Alfian Yoga P. sebagai juara kedua, dan Billy Akbar A sebagai juara ketiga.

Baca juga: Kalahkan Jakarta, Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXX, Cetak 579 Poin

Logo dari juara pertama akan digunakan dalam berbagai rangkaian acara dan media untuk memperingati Hari Jadi Ke-23 Kota Batu selama hampir dua bulan ke depan.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Sayembara Logo Arief Andy Soebroto menjelaskan bahwa logo yang terpilih telah memenuhi kriteria penilaian seperti orisinalitas, keterbacaan, makna filosofis, kemudahan implementasi pada berbagai media, serta kesesuaian tema dan komposisi warna yang merepresentasikan karakter Kota Batu.

Secara keseluruhan, logo Hari Jadi Ke-23 Kota Batu menggambarkan keberagaman budaya melalui berbagai warna dan bentuk angka 23 yang saling terkait, mencerminkan sikap keterbukaan, fleksibilitas, dan sinergi yang terbangun dengan baik.

Baca juga: Buka Jambore PSKS, Gubernur Kalteng Dorong Sinergi Relawan Sosial

Sebagai informasi, acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wali Kota Batu periode 2017-2022 Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu periode 2017-2022 Punjul Santoso, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kota Batu Andi Yudha Pranata, dan Komandan Kodim (Dandim) 0818 Malang-Batu Yuda Sancoko.

Hadir pula perwakilan Kejaksaan Negeri Batu, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Ratusan masyarakat Kota Batu juga turut meramaikan acara ini.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com